AKU HANYA BONEKAMU SAJA

AKU HANYA BONEKAMU SAJA
Biarkan Aku Melindungimu Anggun


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam, Rasya dan Anggun segera turun dari mobil yang telah di parkir oleh Rasya .Anggun merasa sangat senang karena bisa mengunjungi taman The Le Hu Garden bersama orang yang sangat di cintainya sejak kecil.


"Ayo Ras kita ke sana (tunjuk Anggun pada taman yang berbentuk ❤)",ajak Anggun sambil menggandeng tangan Rasya dan mengajaknya berlari - lari kecil bersamanya.Secara reflek , Anggun yang sadar bahwa tangannya telah menggenggam Rasya segera melepaskan tangan Rasya karena malu akan tingkahnya sendiri yang seperti anak kecil . Untuk menutupi rasa malunya , Anggun pun berlari menjauh dari Rasya yang ada di belakangnya.


" Hati - hati Anggun ,nanti kamu terjatuh ",teriak Rasya saat tangannya sudah lepas dari genggaman Anggun .


Benar saja Rasya mengatakan hal itu , Anggun benar - benar terjatuh karena tersandung batu. Rasya dengan sigap segera melihat kaki Anggun yang terlihat lecet dan berdarah.Ia merogoh saku celananya dan mengambil sapu tangan miliknya untuk menghentikan darah yang terus keluar di kaki Anggun.Rasya melihat Anggun yang sedang meringis menahan sakitnya.Rasya pun membalikkan tubuhnya dan kemudian menyuruh Anggun agar ia mau naik ke pinggangnya .Ia menggendong Anggun di belakang tubuhnya.


"Ayo Anggun naiklah ",suruh Rasya agar tubuhnya naik di pinggang Rasya.


"Aku bisa jalan sendiri Ras ! Lagi pula disini sedang banyak pengunjung. Aku malu kamu gendong di depan banyak orang ",tolak Anggun pada tawaran Rasya yang hendak menggendongnya dari belakang.

__ADS_1


Anggun hendak bangkit dari duduknya dan mencoba berdiri ,namun Rasya malah membopong tubuh kecil Anggun dengan kedua tangannya setelah ia mengalungkan tas Anggun di lehernya dan memberikan sepatu Anggun untuk di bawanya.


"Rasya lepasin Aku Ras ....Jangan kayak gini Ras ...Aku bisa jalan sendiri kok Ras ! ",Anggun meronta - ronta di sepanjang perjalanan yang dilalui oleh Rasya.


"Kamu bisa diam ga Anggun ? Kalau kamu bergerak terus kapan kita akan sampai di sana? Sekali lagi kamu bergerak ,aku akan menciummu !",ancam Rasya yang sengaja dibuatnya untuk membuat Anggun terdiam dan tidak banyak bergerak.


Anggun hanya pasrah dengan tindakan Rasya kepadanya. Ia merasa takut dengan ancaman Rasya yang ditujukan kepadanya.


Setelah mendapatkan tempat duduk yang pas,Rasya segera meletakkan tubuh Anggun di rerumputan yang ada di taman itu. Rasya kemudian mengecek rembesan darah apakah masih mengalir di kaki Anggun atau tidak.


"Baiklah ! Jangan lama - lama ya Ras ! ",jawab Anggun .

__ADS_1


Dengan segera , Rasya mulai berjalan dengan cepat kearah mobilnya untuk mengambil peralatan P3K yang dibutuhkannya untuk mengobati luka Anggun.Meskipun tidak terlalu parah ,tapi Rasya merasa sangat khawatir terhadap Anggun.


Sedangkan Anggun terdiam sembari melamun di tempat dimana ia tadi harus menunggu Rasya .Melihat kejadian tadi , membuatnya semakin mencintai Rasya . Anggun begitu senang dengan sikap protectif yang ditunjukkan Rasya kepadanya. Anggun juga merasakan debaran jantung yang hebat saat ia berada dalam gendongan Rasya. Ia tidak menyangka kalau Rasya bisa bersikap semanis ini padanya. Hatinya begitu berbunga - bunga tanpa menyadari bahwa kakinya sekarang ini sedang terluka.


Sesaat kemudian Rasya datang dengan membawa kotak P3K . Ia segera mengambil kapas dan juga obat merah untuk membersihkan luka Anggun dan segera memberi perban pada kaki Anggun agar tak terkena infeksi .Dengan telaten ,Rasya mengobati Anggun sembari memberi nasehat - nasehat kecil kepada Anggun agar ia tidak ceroboh saat berjalan ataupun berlari seperti yang dilakukannya saat masih kecil dulu. Ketika masih kecil,Rasya memang sering menggendong Anggun dari belakang saat Anggun tidak kuat berjalan karena kelelahan ketika bermain dengannya ataupun saat pulang pergi ke sekolah .


"Terima kasih Ras ! ",ucap Anggun setelah ia selesai mengobati Anggun.


"Iya sama - sama . Lain kali hati - hati ya !",nasehat Rasya sambil tersenyum kepada Anggun.


Rasya pun mengambil tangan Anggun dan menggenggamnya dengan erat. Ia dan Anggun mulai menikmati keindahan alam yang ada didepan mereka. Hembusan angin yang sepoi - sepoi seolah - olah menjadi saksi bisu kebahagiaan yang sedang di rasakan oleh Anggun dan Rasya saat itu.

__ADS_1


"Aku sangat bahagia Anggun ,akhirnya saat - saat seperti ini terulang lagi dalam kehidupan kita yang sekarang ",ucap Rasya yang meletakkan pundak Anggun di dadanya. Ia begitu nyaman saat Anggun sangat dekat dengannya seperti saat ini.


Jantung Anggun terus berdegup kencang melihat perlakuan Rasya kepadanya. Getaran - getaran cinta yang ada didalam hatinya terus bergelora di hatinya .Ia sangat bahagia karena sikap Rasya kepadanya yang tetap baik seperti dulu.


__ADS_2