
Sudah sebulan lebih Rasya pulang ke Jakarta di kota kelahirannya. Anggun mulai merasakan rasa rindu yang membuncah menguasai dirinya. Meskipun setiap hari Rasya menelponnya sepulang kerja, namun rasa rindu itu seolah tak tertahankan dalam jiwanya.
Seperti malam ini, ia selalu melirik ponselnya yang sedang berada diatas nakas menunggu panggilan Rasya yang tak kunjung datangk.Anggun sudah sangat rindu dengan suara Rasya yang selalu menggetarkan hatinya.
Anggun melihat arloji dikamarnya sudah menunjuk kearah pukul sepuluh malam. Seharusnya Rasya sudah pulang dari tadi . Entah kenapa , Anggun begitu khawatir kepada pria yang akhir - akhir ini selalu membuatnya terpikat dengan pesonanya yang luar biasa itu. Wanita itu berharap Rasya segera menelponnya dan memberinya kabar .Karena biasanya jam segini mereka sudah berkomunikasi melalui jaringan telepon seluler.
'Rasya dimana sih kamu ? Kenapa tidak segera menelponku ? Sekarang kamu dimana Rasya',monolog Anggun sembari menutupi rasa kalut dalam dirinya sendiri. Beberapa kali Anggun mencoba menghubungi Rasya dan juga memberi pesan melalui wa , namun semuanya masih belum terbaca oleh Rasya.
Karena sudah tak bisa membendung lagi rasa khawatirnya,akhirnya Anggun memberanikan diri menelpon mamanya Rasya untuk menanyakan kabar Rasya kepadanya. Ia menutup rasa malu dan gengsinya untuk mengetahui keadaan Rasya di sana. Anggun tidak akan bisa tenang sebelum tahu bagaimana keadaan Rasya sekarang.
Tut.. tut..tut...
__ADS_1
"Halo Anggun ! Tumben telpon Tante ? Lagi kangen ya sama Tante ? ",ucap Melani dengan ramah saat menjawab sambungan dari Anggun.
"Tante apa kabar di sana? Sebenarnya Anggun ingin bertanya tentang Rasya Tan !",ucap Anggun dengan sedikit membuang rasa gengsinya. Ia tahu semua orang pasti sudah melihat rasa cintanya yang begitu besar kepada Rasya.
"Alhamdulillah sehat semua Anggun,Oh jadi calon mantu Tante sedang kangen ya sama anak Tante! Tenang Sayang, seminggu lagi kami akan ke Medan lagi untuk melamarmu. Setelah itu,kalian bisa segera menikah dan kamu akan Tante ajak kesini Nak!",ucap Melani yang bermaksud menggoda Anggun di panggilan video callnya itu.
"Tante kok ngomongnya gitu sih ,Anggun cuman mau nanya apa Rasya belum pulang ? Biasanya jam segini anak Tante udah ngabarin Anggun kalau udah pulang !",ucap Anggun mencoba jujur pada Melani. Ia berharap Mamanya Rasya tersebut memberi kabar yang jelas tentang keberadaan Rasya. Namun ,karena mendengar dan melihat wajah calon ibu mertuanya itu tampak tenang - tenang saja itu berarti tidak ada yang perlu dikhawatirkan terhadap Rasya .
" Lihatlah Anggun !calon suamimu ini sedang kelelahan bekerja. Bahkan ia tertidur di kursi kerjanya bukan di tempat tidur. Tante rasa anak Tante akan lebih terurus bila kamu telah menikah dengannya Nak !",ucap Melani sambil memperlihat kan posisi Rasya yang tertidur di kursi kerjanya. Wajahnya tampak letih dan lelah.Urat - urat wajahnya menampakkan bahwa laki - laki itu telah lelah bekerja seharian ini.
Anggun merasa lega dengan ucapan mamanya Rasya. Tadinya ia begitu khawatir kepada Rasya karena tak menjawab panggilan ataupun pesan whatts apnya. Namun ketika melihat wajah Rasya yang terlihat lelah seperti itu,membuatnya kasihan juga .Seandainya saja,ia ada di sana dan telah menjadi istrinya, dia akan mengurus Rasya dengan baik seperti permintaan Melani padanya.
__ADS_1
"Apa perlu Tante bangunkan Rasya Anggun?",tanya Melani pada Anggun yang hanya terdiam di seberang sana.
"Tidak usah Tante,biarkan Rasya istirahat saja Tan ! Kayaknya Rasya sedang kecapekan banget ! ",ucap Anggun sambil tersenyum pada Melani.
"Baiklah Sayang! Sekarang kamu juga ikut tidur ya ! Rasya baik - baik saja bersama Tante ! Disini Tante menjaga Rasya dengan baik agar anak ini tidak berulah ",ucap Melani untuk menenangkan Anggun.
"Terima kasih Tante! Anggun tutup dulu ya ! Assalammua'laikum"
"Wa'alaikum salam Nak !",ucap Melani sebelum ia menutup panggilan videonya itu.
Menjelang tengah malam,Anggun juga belum memejamkan matanya. Ia masih teringat momen - momen manis bersama Rasya. Anggun baru bisa terlelap pukul dua dini hari .
__ADS_1