AKU HANYA BONEKAMU SAJA

AKU HANYA BONEKAMU SAJA
Penyatuan Yang Romantis


__ADS_3

Anggun dan Rasya mulai merasa lelah karena harus menyalami tamu undangan yang terus mengalir seolah tiada henti. Sesekali Rasya menyeka keringat di dahi Anggun dengan sapu tangan miliknya.


"Mulai hari ini aku memanggilmu 'beib ' ya !",bisik Rasya di telinga Anggun saat ia menyeka keringat yang ada di dahi Anggun. Rasya bahkan tak sadar mengelus - elus pipi Anggun yang masih penuh dengan riasan di wajah cantiknya itu.


Anggun hanya tersenyum mendengar Rasya mengucapkan kata itu. Kemudian dia mengiyakan keinginan suaminya tersebut.


"Cie...cie ...Pengantin baru kita sangat romantis sekali",ucap Mia yang menyadarkan keduanya. Masing - masing anggota keluarga mereka berdua terkekeh melihat kelakuan jahil Mia.


"Dasar anak kecil ,ganggu aja kamu Mia. Lihat tuh muka kakakmu udah merah banget !",protes Rasya pada kelakuan Mia. Tentu saja Anggun merasa malu, meskipun saat ini Rasya telah menjadi suaminya, tapi tidak sepantasnya ia harus bermesra - mesraan seperti itu saat pesta sedang berlangsung dan banyak tamu yang melihatnya.


Namun hal itu tidak berlangsung lama karena Rasya selalu bisa mengatasi segalanya dengan mudah. Dengan waktu yang relatif singkat ,Rasya bisa kembali membuat Anggun tersenyum kembali.


Banyak ucapan selamat dan juga doa dari kedua orang tua mereka berdua,kenalan dan juga para tamu undangan kepada pengantin baru itu. Anggun dan juga seluruh keluarganya sangat bersyukur karena pesta pernikahannya berlangsung dengan meriah dan sesuai dengan harapan keluarga mereka. Mama Lisa dan juga suaminya tak henti - hentinya memuji menantu barunya itu karena telah berhasil mengatur segalanya dengan baik.

__ADS_1


***


Seusai acara itu,Rasya masih menginap di hotel yang sama dengan tempat pesta pernikahannya tersebut. Ia mendapatkan ruangan istimewa serta cukup luas dengan fasilitas yang sangat lengkap untuk malam pertamanya nanti. Mama Melani dan juga Mama Lisa telah mengatur kamar tersebut sebagai hadiah pernikahannya dengan Anggun. Ruangan hotel itu dihias sedemikian rupa sehingga terlihat sangat indah.


Anggun dan juga Rasya merasa takjub begitu memasuki kamar hotel tersebut. Anggun terpesona dengan ruangan yang akan ia gunakan untuk malam pertama nanti dengan Rasya.


Klek....


Di ranjang mereka juga di hias dengan taburan bunga yang membentuk tanda hati. Kamar itu sangat wangi karena aroma bunga mawar dan juga pewangi ruangan yang memenuhi ruangan .


Saat Anggun sedang menikmati suasana di sekitarnya ada dua buah tangan yang melilit tubuhnya dari belakang.


"Beib kamu suka kamarnya kan ?",tanya Rasya pada wanita yang sekarang menjadi istri sahnya itu.

__ADS_1


"Suka sekali Ras ",jawab Anggun dengan posisi masih membelakangi Rasya.


"Mulai hari ini jangan panggil namaku dong Beib.... Aku lebih suka kamu panggil Mas ! Meskipun kita seumuran tapi tidak masalah kan ? ",pinta Rasya pada Anggun .


Anggun pun menuruti keinginan Rasya lagi. Meskipun ia merasa kikuk dengan kata 'mas ' dan lidahnya terasa kelu untuk mengatakan itu,namun untuk menyenangkan hati Rasya ia melakukan apa yang diminta oleh suaminya itu.


"Baiklah mas aku akan memanggilmu Mas Rasya !",ucap Anggun dengan tersenyum.


"Aku tidak menyangka kalau takdir kita yang begitu indah telah mempersatukan kita. Kamu adalah harta berhargaku saat ini dan juga selamanya tetaplah bertahan di sampingku . Mari kita jalani kehidupan rumah tangga yang normal seperti pasangan lainnnya",ucap Rasya sambil menggenggam tangan Anggun dengan lembut. Rasya kemudian mencium punggung tangan istrinya itu dengan sangat mesra.


"Aku juga bahagia bisa bersamamu Mas ! Bagiku hidup bersama dengan mu sudah seperti impian untukku . ",ucap Anggun malu - malu.


"Boleh aku melakukannya Beib?",tanya Rasya pada Anggun yang ada di depannya. Anggun hanya bisa pasrah dengan keinginan Rasya. Wanita itu memejamkan matanya saat Rasya hendak mencium bibirnya. Setelah berciuman cukup lama, Rasya mulai mengangkat tubuh Anggun ke kamarnya dan menjamah tubuh istrinya satu persatu. Setiap lekukan yang ada di tubuh Anggun tak luput dari jangkauannya. Tangannya berhenti pada dua gunung kembar milik Anggun, ia memainkannya dengan lembut yang membuat Anggun mendesah. Desahan - desahan Anggun semakin membuat hasrat Rasya kian panas. Malam itu ia berhasil membuat istrinya kehilangan mahkota yang selama ini selalu di jaganya dengan baik. Rasya mengecup kening istrinya tersebut dan mengatakan beribu - ribu terima kasih kepada Anggun karena malam pertamanya itu. Malam itu Rasya hanya melakukannya sekali karena Anggun merasa kesakitan karena perbuatannya malam itu

__ADS_1


__ADS_2