
Melani memperlakukan Anggun dengan sangat hangat seperti dulu.Dia memesan makanan dan juga minuman kesukaan Anggun yang Melani ketahui sejak kecil. Yah, Anggun sangat suka dengan Bebek goreng dan juga jus alpukat. Karena rasa rindunya pada Anggun ,bahkan Melani memaksa Anggun agar ia mau di suapinya seperti dulu saat Anggun masih kecil.
Seusai makan,Melani,Bram dan Anggun tampak bercakap - cakap dengan santai disofa yang lumayan luas di hotel tersebut. Rasya baru masuk setelah ia menerima telepon dari orang suruhannya . Rasya merasa bahagia sekaligus terharu karena melihat mamanya terlihat sangat senang dengan kedatangan Anggun. Gadis yang telah dianggapnya sebagai putri kecilnya dulu kini telah menjadi seorang dokter gigi yang hebat. Ditambah lagi dengan perubahan penampilan Anggun yang sabgat drastis. Tentu hal itu membuat mamanya semakin bangga dengan Anggun.
"Anggun,kamu sekarang semakin cantik ! Selamat ya karena cita - citamu menjadi dokter gigi telah terkabul.Kami sangat bahagia bisa bertemu denganmu disini Nak! Mungkin karena kamulah Rasya juga mengambil libur satu minggu full disini ,padahal sebelumnya dia hanya akan mengambil waktu libur selama dua hari ",ucap Melani yang membuat Anggun tersenyum.Sedangkan Rasya hanya cuek dengan ucapan mamanya.
"Masak sih Tante? Dulu aku berpikir Rasya akan bahagia bila aku pergi. Karena dia akan mendapatkan kasih sayang penuh dari Tante",ucap Anggun sambil melirik Rasya yang sedang mengotak atik ponselnya.
__ADS_1
"Ya udah habis ini pergi lagi aja Anggun ! Sekalian tidak usah ketemu lagi sama kami ",ucap Rasya dengan cemberut .Ia kesal pada Anggun karena pikiran Anggun yang seperti itu. Bagaimana mungkin Anggun berpikir Rasya tidak mau berbagi kasih kayang dari Mamanya pada mereka berdua.
"Jangan dipikirkan ucapan Rasya Sayang ,Tante tahu kok sebenarnya dia sama seperti Tante. Merasa sangat kehilangan saat kamu pergi dari kota kelahiran kalian dulu. Tante berharap kalian bisa menikah sehingga Tante akan selalu bisa bersamamu. Tante juga tahu bahwa kebahagiaan Rasya hanya bersamamu Nak !",ucap Melani serius kepada anak dan juga calon menantunya itu.
"Rasya juga ingin hal yang sama seperti Mama ! Tapi keputusannya ada pada Anggun Ma! Rasya tidak tahu bagaimana perasaan Anggun yang sekarang . Apa sekarang dia sudah punya laki - laki yang dicintainya apa belum ",Rasya mengatakan itu pada Anggun sambil menatap wajah Anggun dengan serius . Mengingat pengagum rahasia Anggun adalah atasan Anggun sendiri dan juga seorang dokter,tentunya hal itu membuat mereka lebih cocok dari pada harus bersama dengan Rasya. Karena itulah, Rasya berniat mengikat hubungannya dengan Anggun sebelum ia kembali kekota asalnya agar Rasya merasa sedikit tenang disana saat bekerja nanti.
" Aku tidak pernah mencintai orang lain Ras ! Baiklah aku akan menikah denganmu.",ucap Anggun sambil menunduk. Ia merasa malu menatap wajah Rasya yang sekarang ini tengah memperhatikannya dengan seksama.
__ADS_1
Ketika mendengar jawaban dari Anggun, Melani mendekat pada Anggun dan ia memeluk wanita yang ada di hadapannya itu.
"Terima kasih Sayang ,akhirnya kamu mau menikah dengan anak Tante. Tante janji kamu akan bahagia hidup bersama kami ",ucap Melani dengan terisak di pelukan Anggun. Sungguh ,ini merupakan kebahagiaan terbesar dalam hidupnya. Rasya dan juga Anggun akan bersatu seperti mimpinya selama ini.
Sedangkan Rasya hanya diam terpaku di tempat duduknya. Papanya menepuk - nepuk bahu Rasya.
"Selamat Nak , Anggun telah menerimamu sebagai calon suaminya . Bahagiakan Anggun dan selalu buat ia tersenyum",nasehat Papa Rasya pada putra satu - satunya itu.
__ADS_1