AKU HANYA BONEKAMU SAJA

AKU HANYA BONEKAMU SAJA
Lamaran di Rumah Anggun


__ADS_3

Perasaan hangat dan juga bahagia sedang menyelimuti kedua insan yang telah mengungkapkan isi hatinya kepada masing - masing pasangan tersebut. Sebelum pulang ke rumah Anggun, Rasya mengajak Anggun berputar - putar di kota Medan untuk melepas rindu yang sudah lama bersarang di hati mereka masing - masing.Mobil Rasya berhenti didepan sebuah taman di kota Medan dan Rasya mengajak Anggun menuju taman tersebut. Sepanjang perjalanan,tangan Rasya tak henti - hentinya menggenggam tangan Anggun . Tatapan hangat dan juga cinta terpancar jelas dari dua insan yang sedang di mabuk asmara tersebut.Rasya terus menggiring Anggun menuju kursi panjang di taman itu.


"Saat ini aku merasa sangat bahagia Anggun,akhirnya kita bisa bersama - sama seperti ini. Aku sungguh tidak menyangka takdir mempertemukan kita di kota ini dan kita bisa memiliki hubungan seindah ini",ucap Rasya saat keduanya berada di sebuah taman di kota Medan sambil menikmati pemandangan malam di kota itu.Tangan Rasya mulai menempelkan tubuh Anggun ke bahunya.


"Sejak kapan kamu menyukaiku Ras?",tanya Anggun dengan menolehkan pandangannya ke arah Rasya yang sedang memeluknya erat. Ia ingin tahu sejak kapan pria itu mulai jatuh cinta kepadanya.

__ADS_1


"Entahlah ! Aku juga tidak tahu sejak kapan aku mulai menyukaimu Anggun! Yang jelas saat kamu meninggalkanku lima tahun yang lalu,hidupku sudah serasa sangat hampa tanpamu!",ucap Rasya mencoba jujur pada Anggun. Rasya memang tidak mengetahui secara pasti sejak kapan ia mulai menyukai Anggun. Masih teringat dibenaknya,ia merasa sangat kecewa ,putus asa dan juga merasa sangat kehilangan Anggun saat wanita itu pindah ke kota Medan lima tahun yang lalu.Mungkinkah saat itu ia sudah jatuh cinta pada Anggun ? Atau mungkin perasaan itu datang saat ia mencium Anggun di hadapan teman - teman sekelasnya? Entahlah ,Rasya juga bingung menjelaskan semuanya kepada Anggun. Namun, sekarang Rasya tahu bahwa Anggun bukan hanya teman masa kecilnya dan juga teman mainnya saat masih anak - anak tapi wanita itu juga merupakan seseorang yang selalu ada di hatinya, kekasihnya, calon istrinya dan orang yang akan selalu ia bahagiakan di sisa hidupnya nanti.


"Kok jawabannya gitu sih Ras? Padahal aku benar - benar ingin tahu yang sebenarnya !",ucap Anggun dengan muka sedikit cemberut. Ia sebal terhadap jawaban Rasya karena menurutnya jawaban itu kurang memuaskan untuknya.


"Apa semua itu sangat penting untukmu Anggun ? Bukankah yang terpenting bagi kita berdua adalah kita bisa bersama Anggun ?Aku sangat mencintaimu dan kamu mencintaiku. Itu bukankah lebih penting dari pertanyaan itu ?",tanya Rasya pada Anggun. Rasya berusaha mengalihkan pertanyaan Anggun yang tak mampu ia jawab itu.

__ADS_1


****


Keesokan malamnya ,rombongan keluarga Rasya datang ke rumah Anggun. Mereka membawa banyak seserahan untuk keluarga Anggun . Keluarga Anggun menyambut kedatangan keluarga Rasya dengan sangat hangat dan juga ramah.Lisa tampak memeluk Melani. Kedua wanita itu sedang merasa terharu dan juga merasa sangat bahagia karena mereka akan segera berbesan.


"Mari silahkan masuk Mbak Melani, Mas Bram dan para hadirin sekalian ",ucap Lisa usai berpelukan dengan Melani.

__ADS_1


Lisa dan juga Satria mempersilahkan para tamunya untuk masuk kedalam aula rumah Anggun yang sudah di dekorasi sedemikian rupa sehingga terlihat sangat sedap di pandang mata. Mata Rasya mulai mencari - cari wanita yang sebentar lagi akan menjadi istrinya tersebut mengitari ruangan yang ada disana. Rupanya Anggun belum turun dari kamarnya karena masih merias wajahnya. Rasya terus saja melirik keatas berharap wanita itu segera turun. Meskipun baru semalam mereka bertemu,namun Rasya sudah merasakan rindu kepada Anggun.


Tak lama kemudian ,mata Rasya mulai menangkap wanita yang telah lama di rindukannya itu. Anggun terlihat sangat cantik dengan balutan kebaya putih yang terlihat pas di tubuh mungilnya itu. Anggun memakai make up tipis dan rambutnya di sanggul di belakang. Cukup lama Rasya menatap Anggun yang sangat mempesona di hatinya. Laki - laki itu tersenyum kepada Anggun yang sedang berjalan kearahnya. Semua keluarga di sana terlihat begitu bahagia. Acara lamaran pun segera di laksanakan. Rasya mengikat lagi jari Anggun dengan cincin yang telah di siapkan oleh keluarganya . Ia meminta Anggun kepada keluarganya yang akan di jadikan sebagai istri sahnya nanti. Rasya berjanji kepada keluarga Anggun akan mencintai dan juga menjaga Anggun hingga ajal menjemput mereka berdua. Masing - masing kedua orang tua mereka menitikkan air mata bahagia melihat lamaran itu. Kali ini mereka benar - benar melihat ketulusan cinta Rasya dan juga Anggun .


__ADS_2