
Dor
Dor
Dor
Dor
Akh
"Hihihi inilah akibatnya jika menganggu agen AX bertugas"ucap Angel menyeringai dengan pistol ditangan kanannya.
(Visual angel anggap tangan kanan bawa pistol ya😂).
"Tinggal satu langkah lagi tugasku selesai"ucapku sambil membuka pintu ruangan kantor.
(Ya hari ini angel bertugas untuk mengambil dokumen tentang korupsi dan penyalahgunaan wewenang di kantor F'M company)
Saat tiba diruangan CEO angel segera mencari dokumennya dengan gesit, tenang, dan tanpa suara. Saat ia sudah menemukan buktinya, alangkah terkejutnya angel saat dokumen tersebut terdapat bom kecil yang sudah dirakit dalam waktu 5 menit setelah dipegang. Dan sialnya bom tersebut terdapat perekat jika sudah tersentuh dan tidak akan terlepas.
"Shit sial, apakah ini akhir hidupku. Tuhan kenapa engkau tidak adil bagiku, sudah memberikan keluarga yang membenciku. Walaupun begitu aku sangat menyayangi mereka. Baiklah 5 menit ini aku akan mengucapkan kata terakhirku kepada mereka"ucap Angel seraya membuka ponselnya dan menelfon keluargaku.
Tut Tut Tut
"Halo"ucap ayah,ibu tiri, dan saudara tiri ku bersamaan.
"Halo ayah, ibu, kakak"ucapku tersenyum sambil melambaikan tangan.
"Hei anak kurang ajar sini pulang masih banyak kerjaan yang belum diselesaikan dasar anak tidak tau diuntung, sudah di besarkan itu harus bisa bermanfaat bagi kami dong, sekarang pulang"ucap ibu tiriku.
"Hahaha ibu, ayah dan kakak sebentar aku hanya meminta waktu 5 menit sebelum pergi. Dengar ya sebenarnya aku bekerja sebagai agen negara. Dan kodeku adalah agen AX"ucapku sambil menitikkan air mata, kulihat mereka yang nampak terkejut.
"Hahaha iya aku adalah agen AX, dan sekarang ada bom ditanganku, jadi untuk terakhir kalinya aku mengucapkan
__ADS_1
aku menyayangi kalian semua hiks hiks walaupun kalian tidak menyayangiku, walaupun kalian menyiksaku, walaupun kalian mencaciku. Aku tetap menyayangi kalian semua sepenuh hatiku"ucapku tersenyum sambil menitikkan air mata. Keluarga yang mendengar ku pun menangis, tidak dipungkiri bahwa kehadiran angel menyimpan kenangan di hati kecil mereka walaupun mereka selalu menepisnya dengan perlakukan jahat terhadapku.
"Ku harap jika aku hidup kembali aku bisa memiliki keluarga yang menyayangiku, kalau begitu ayah, ibu, kakak selamat tinggal. Angel sangat menyayangi kalian"ucapku tersenyum tulus.
"Tidak angel jangan tinggalkan kami, mulai sekarang ayah akan menyayangimu seperti kakakmu. Ayah mohon angel kembalilah dengan selamat ya nak"ucap ayah angel sambil menangis.
"Ya angel kakak juga akan menyayangimu sebagai adik kandungku sendiri, kembalilah dek hiks hiks"ucap Kakak angel sambil menangis terisak isak.
"Iya angel sayang, ibu juga akan memberikan kasih sayang yang tidak kamu dapat dari ibu kandungmu. Sekarang pulanglah dengan selamat ya"ucap ibu tiri angel sambil menangis.
"Hehe aku juga menyayangi kalian"ucapku sambil menangis
"Kuharap aku bisa merasakan kasih sayang keluarga dan menikmati kehidupan seperti orang orang pada umumnya"ucapku sambil memejamkan mataku.
Bom bom bom
"Tidak ANGEL hiks hiks"ucap keluargaku sambil berteriak.
Gedung itu pun hancur berkeping keping dengan menyisakan kesedihan yang mendalam bagi keluarga angel.
Di tempat lain terdapat seorang gadis terbaring di kasur dengan berbagai alat medis yang menempel di tubuhnya. Walaupun mukanya pucat tak memudarkan kecantikan yang dimilikinya.
"Bagaimana keadaan anak saya dok"ucap ayah dari pasien tersebut.
"Maaf pak, jika dalam 1 jam ini pasien tidak ada tanda tanda kehidupan, kami tim medis terpaksa harus melepas alat alatnya"ucap dokter tersebut.
"Yang bener saja dok, kalau alatnya dicabut dia bisa mati dok"ucap ayah tersebut sambil mengangkat kerah dokter.
"Maaf bapak sesuai prosedur pasien sudah mengalami koma selama 1 tahun ini dan tidak ada perkembangan apapun, malah keadaan pasien semakin memburuk"ucap dokter tersebut.
"Ayah gimana ini anak kita yah"ucap ibu dari pasien tersebut sambil mengguncang tubuh suaminya.
"Sabar ya Bun, semoga anak kita cepat sadar"ucap ayah tersebut.
Tak lama kemudian terdengar lenguhan kecil diruangan tersebut.
__ADS_1
"Ughh"lenguhanku.
"Dimana ini bukankan tubuhku sudah hancur kenapa aku bisa ada dirumah sakit"batinku sambil membuka mataku.
"Sayang, sayang kamu sudah bangun nak. Alhamdulillah akhirnya anak kita sadar yah"ucap bunda sambil tersenyum dan memegang tanganku.
"Maaf anda siapa"ucapku sambil menatapnya.
"Ya Allah nak ini bunda sama ayah, kamu tidak ingat kami"ucap orang tersebut sambil menggoyangkan tanganku, aku pun hanya menggelengkan kepalaku.
"Ayah gimana ini Arin tidak mengenali kita yah"ucap orang tersebut.
"Sabar ya Bun kita panggilkan dokternya dulu"
Tak lama datanglah seorang dokter muda sambil tersenyum kearah kami.
"Dok tolong periksa putriku dok"ucap orang tersebut.
"Iya buk sebentar"ucap dokter tersebut sambil meletakkan stetoskop didadaku.
"Maaf buk, pak kemungkinan putri bapak mengalami hilang ingatan karena koma terlalu lama dan benturan keras dikepalanya"ucap dokter tersebut sambil menatap kedua orang tersebut.
"Apakah bisa di sembuhkan dok"ucap orang tersebut.
"Bisa pak, pasien akan pulih jika dibantu dengan orang terdekatnya"ucap dokter tersebut sambil tersenyum.
"Sebaiknya biarkan pasien istirahat dulu, kalau begitu saya permisi"lanjut dokter tersebut sambil meninggalkan ruangan.
"Kalau begitu ayah sama bunda pergi dulu ya nak. Kamu istirahat aja"ucap orang tersebut, aku pun hanya menganggukkan kepalaku.
Setelah mereka keluar angel pun segera mencerna apa yang terjadi bukankah ia sudah mati karena bom sialan itu.
~bersambung~
jangan lupa like and komen😉😉😅
__ADS_1