Aku?Jadi Pemeran Figuran!!

Aku?Jadi Pemeran Figuran!!
CHAPTER 9


__ADS_3

Chapter 9


Semua siswa pun mulai menampilkan bakatnya masing masing. Untuk tokoh utamanya, Sean dan Michel memainkan gitar sambil bernyanyi, Aciel memainkan piano dengan nada yang indah, sedangkan untuk Azzam ia menampilan dance sambil bernyanyi. Untuk Evelyn sendiri ia bernyanyi dengan suara yang lembut(nggak terlalu bagus padahal 🤣 karena suaranya di buat buat gitu lho. Nggak kaya suara asli). Dan terakhir tokoh antagonisnya si Sherly ia menampilan permainan biolanya dengan bagus.


Setelah semua siswa maju, acara kedua adalah bimbingan dari wakil guru sekolah ini. Beliau memberi pesan kepada para siswa agar waktu jangan disia-siakan karena waktu adalah emas. Waktu adalah sesuatu yang tak bisa di beli dengan uang, maka dari itu kita harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin Sampai tiba saatnya kita kehabisan waktu dan kita tidak punya apa apa, maka kehidupan kita hanya seperti barang yang tak ternilai harganya. Setelah menyampaikan pesan tersebut para siswa pun dipersilahkan pulang menuju rumah masing masing.


Arin pun segera beranjak dari kursi dan melangkah pergi. Di perjalanan ia celingukan mencari kak Arion yang entah kemana.


"Mana tuh bocah"gumamku sambil celingukan.


"Dor"ucap kak Arion dari belakang.


"Kak Arion jelek"ucapku spontan karena kaget.


"Wah ngatain nih bocah"ucap kak Arion seolah olah marah.


"Maaf lah kak"ucapku sambil mata sedikit berair.


"Eh eh jangan nangis dek kakak bercanda kok"ucapnya gugup karena adiknya menangis.


"Oh, aku.......Juga bercanda kok"ucapku tertawa sambil berlari, karena aku melihat kearah kak Arion yang dibelakang aku pun menabrak sesuatu yang keras di depanku.


"Aduh kok ada tembok disini sih, huhu hidungku merah"ucap arin sambil mengelus hidungnya yang merah. Arin pun mendongak keatas, ia kaget karena yang ia tabrak adalah Michel si datar.


"Eh hehehe maaf atuh tadi nggak ngelihat depan, maaf sekali lagi ya~"ucapku sambil membungkukkan badanku.


"Michel"ucap Michel dingin dan datar.


"Oh, maaf Michel. Dan perkenalkan namaku Arin"ucapku tersenyum manis menampilkan lesung dipipiku sambil mengulurkan tangan.


"Aduh ni tokoh utama kenapa ada disini sih, dasar muka es, tembok"batinku (dasar si Arin nggak nyadar diri, pas jadi angel dinginnya kaya di kutub Utara apalagi datarnya kayak tembok dilapisi tembok lagi😌).


"Oh"ucap Michel sambil menjabat tanganku.

__ADS_1


"Gila cantik plus imut banget sih😚"batin Michel dengan hati yang berbunga bunga.


"Arin tungguin dulu"ucap seseorang dari belakang yang tak lain adalah kak Arion. Ketika Arion sampai di samping Arin, Arin pun melepas tangannya yang masih menjabat tangan Michel. Michel yang tak suka kehadiran Arion mulai mengeluarkan hawa aura dinginnya.


"Kok tiba tiba dingin ya😧"gumamku sambil bergidik ngeri.


"Kamu sih Rin, tiba tiba lari ninggalin kakak"ucap kak Arion yang masih ngos-ngosan ngosan.


"Oh kalau begitu, saya sama kak arion duluan yang Michel, bye"ucapku sambil melambaikan tangan dan melangkah pergi sambil menggandeng tangan kak Arion.


"Bye juga si imut"gumamnya sambil tersenyum.


Arin dan Arion pun pergi menuju tempat parkir dan segera masuk kedalam mobil.


"Dek kamu ngerasa nggak sih kalau Michel itu suka sama kamu"ucap kak Arion sambil menghidupkan mobil.


"Ngaco kak, nggak mungkinlah si datar bakal suka sama aku"ucapku sambil tangannya melipat tangan didadanya.


"Si datar?"ucap kak Arion meminta penjelasan.


"Dasar kamu dek"ucap kak Arion sambil menjalankan mobil.


"Dek kamu nggak ada temen cowok kan"ucap kak Arion dengan mata fokus ke depan.


"Umm nggak kak aku cuma punya teman 1 namanya Vika. Dan dia perempuan"ucapku sambil melihat kearah kak Arion.


"Oh, ingat lho jangan mau temenan sama laki laki. Nanti kalau udah sayang bakal ditinggalin, kamu nggak mau kan ditinggalin"ucap kak Arion sambil menatapku sekilas lalu menatap kearah depan lagi.


"Iya kak, aku juga nggak mau ditinggalin sendirian"ucapku polos.


"Kasihan yang punya temen cowok, bakal ditinggalin. Bikin sakit hati aja"batinku polos sambil angguk angguk.


15 menit kemudian mereka sampai dihalaman mansion. Dengan segera Arin membuka pintu dan berlari menuju kamarnya, karena hari sudah sore membuatnya tak nyaman dengan tubuhnya yang sudah lengket. Sampai di kamar ia pun meletakkan gitar ditempatnya dan masuk ke kamar mandi untuk berendam agar menghilangkan rasa lelahnya. Di temani dengan lilin aromaterapi rasa mint dan sabun mandi aroma vanila membuat pikiran Arin menjadi fresh dan tenang.

__ADS_1


Setalah selesai berendam, ia pun segera masuk ke walk in closet, ia memilih menggunakan kaos oblong dan celana olahraga, kenapa tidak pake celana pendek. Karena si Arin(angel) tidak terbiasa atau tidak suka menggunakan celana pendek yang menampakkan paha mulusnya. Setelah selesai Arin pun segera mengambil laptopnya untuk menjalankan rencana yang sudah ia susun.


Ia pun mulai melakukan pekerjaannya yaitu hacker dai perusahaan satu ke perusaahan lainnya. Ia juga menolong pihak kepolisian tentang pembunuhan atau pencurian yang datanya sudah dihilangkan pelaku, tapi dalam sekejap data tersebut dapat dipulihkan oleh Arin.


Dari hasil hacker kali ini Arin sudah mendapatkan uang sebanyak Rp. 500 juta. Ia pun segera membeli saham dibeberapa perusaahan yang akan maju tahun depan. Ia memilih 3 perusaahan di bidang yang berbeda beda, dan ia juga mendapat saham 25% dari setiap perusahaan. Ia cukup puas dengan hasil yang ia dapatkan. Uang yang masih ada tinggal 50 juta, Arin pikir itu cukup karena ia masih bisa melakukan hacker lagi atau mencari pekerjaan lainnya.


"Yosh sesuai rencana, dengan saham ini kurasa untungnya di tahun depan pasti sudah 5 kali lipat. Hehehe dengan begini kalau perusahaan ayah, kena masalah pasti aku bisa bantu"ucapku sambil manggut-manggut.


"Sudahlah aku capek, tapi aku juga laper😩. Makan dulu ajalah. Habis itu tidur"ucapku sambil beranjak dari kasur dan pergi menuju dapur.


"Masak apa ya"ucapku berpikir saat sampai di dapur.


"Em nasi goreng ajalah yang simple"gumamku.


Arin pun segera menyiapkan bahan bahannya. Ia menambahkan topping sosis, suwiran daging ayam, dan 2 telur ayam. Ia pun mulai memasak 2 porsi karena ia tahu bahwa kakaknya juga belum makan. Mangkanya ia juga membuatkan untuknya. Setelah selesai memasak ia pun menyajikannya di meja makan.


"KAK, MAKAN DULU AKU SUDAH MASAKIN NI"ucapku berteriak.


"IYA DEK BENTAR"ucap kak Arion juga berteriak.


"Wih enak nih kayanya"ucap kak Arion sambil duduk dan mulai mengambil nasi gorengnya.


"Wuih enak banget dek, nggak nyangka kamu bisa masak"ucapnya berbinar sambil makan dengan lahap.


"Iyalah nanti kalau ngomong ngomong, aku disuruh masakin terus"ucapku sambil makan.


"Oh ya kak bunda kemana"ucapku sambil minum air putih.


"Oh bunda lagi arisan, biasalah"ucap kak Arion. Arin pun hanya manggut-manggut dan melanjutkan makan.


Selesai makan Arin pun menuju kamarnya, karena ia sekarang benar benar letih. Ia pun mulai tertidur dalam hitungan menit.


~bersambung~

__ADS_1


Jangan lupa like and komen😉😉🤗


__ADS_2