Aku Wanita Penggoda?

Aku Wanita Penggoda?
Episode 10


__ADS_3

Hari sudah tengah malam, Rey baru saja sampai dirumah.


Rey masuk kedalam kamar dan dilihatnya Maria sedang tertidur pulas dengan tangan. Perlahan Rey mendekatkan dirinya pada Maria.


Ada rasa bersalah pada Maria, Rey sendiri sekarang gusar apakah keputusannya ini sudah benar. Namun Rey sendiri tak menampik jika Rey merasa begitu nyaman dan mendapatkan kehangatan dari Anita walaupun Rey belum mencintai Anita.


Entah apa yang terjadi jika keluarga Rey mengetahui ini semua, terlebih keluarga Rey begitu menyayangi Maria. Orang tua Rey menganggap Maria sebagai putrinya sendiri bahkan terkadang dari segi perhatian pun orang tua seperti lebih memprioritaskan Maria dibandingkan Rey sendiri.


Tak hanya orang tua Rey, Maria sendiri memiliki seorang adik. Apakah adiknya itu akan memaafkan Rey atau bahkan membunuh Rey jika mengetahui kebenarannya.


Namun Rey segera menepis pikiran pikiran itu, Rey juga tak berniat untuk melukai Maria,namun sikap Maria seakan sudah tak ada lagi cinta untuk Rey.


Jangankan untuk menyiapkan segala kebutuhan Rey,menanyakan keadaan Rey saja Maria sudah tak melakukannya. Apa ini sepenuhnya salah Rey?


Segala cara sudah Rey lakukan untuk mencoba mengembalikan sikap Maria namun hasilnya nihil. Rey sendiri mengerti bagaimana rasanya ditinggalkan oleh orang yang tersayang namun tak seharusnya ia berlarut dalam.kesedihan terlalu lama hingga melampiaskan penyesalannya pada orang lain.


"Andai kamu mendengarkanku sayang,aku tidak akan melukaimu seperti ini. Entah apa yang terjadi jika kamu mengetahui semuanya.namun aku berjanji jika kamu seperti dahulu lagi aku pasti akan menceraikan Anita. Karna percayalah dari lubuk hatiku kamu memiliki tempat tersendiri yang tidak pernah akan aku berikan pada orang lain." Batin Rey berkata sambil mengecup kening Maria yang kini sedang terlelap dalam tidur.


Rey pun segera berdiri kembali dan menuju kamar mandi. Entah mengapa ia tersenyum sendiri ketika mengingat tingkah Anita yang polos dan menggemaskan.


Tak butuh waktu lama Rey segera menyelesaikan mandinya dan naik keatas ranjang untuk tidur tepatnya di samping Maria. Rey merasa lelah hari ini, Rey pun tertidur sambil memeluk Maria yang membelakanginya.


Namun siapa sangka tangan Maria menyingkirkan tangan Rey dari pinggangnya. Rey pun hanya menghela nafas kasar kemudian Rey pun tidur dengan membelakangi Maria.


"Maria aku ingin memeluk mu saja kamu tak mau,padahal kamu dalam keadaan tidur" batin Rey yang kemudian langsung terlelap tidur.


-Keesokan Paginya.


Rey sudah bersiap-siap. Setelah sarapan bersama dengan Maria. Rey seperti biasa berpamitan pada Maria,meskipun Maria tak membalas nya. Rey hanya memaksakan senyumannya didepan Maria. Ia pun segera melenggangkan kakinya keluar rumah.


Diluar rumah sudah ada Zoy yang menunggu, Zoy pun sama nampak terlihat sangat rapih dan tampan.


"Selamat pagi tuan!" Ucap Zoy sambil membungkukkan badannya. Sementara Rey hanya memicingkan matanya dan menaikan alisnya sebelah.


"Ingin ku pecat?" Ucap Rey singkat.


Ya,Rey memang tidak suka apabila Zoy berbicara formal padanya meskipun pada jam kerja. Berbeda dengan yang lainya meskipun memiliki ikatan keluarga atau sahabat jika sedang jam kerja mereka pasti akan memanggil atasan mereka dengan sebutan tuan.

__ADS_1


"Aishhh tidak,tidak. Galak amat sih ah!!" Sungut Zoy seolah sedang merajuk.


Rey tak menanggapi ucapan Zoy. Rey kini memasuki mobil dan disusul oleh Zoy.


Zoy segera menancapkan pedal gas dan menuju appartement Rey untuk melaksanakan ijab qobul.


Ya sesuai dengan yang direncanakan hari ini Rey akan menikahi Anita dan menjadikannya gadis kecil itu sebagai istri kedua Rey.


"Zoy apa semuanya sudah beres?" Tanya Rey dalam perjalanan.


"Sudah semua tinggal dilaksanakan" ucap Zoy.


"Bagus,lalu soal ibu Anita?" Tanya rey kembali memastikan jika semuanya berjalan lancar.


"Kau tak usah khawatir aku sudah melakukannya dengan baik dan semuanya beres. Untuk ibu nya Anita nanti kita akan menggunakan pesawat pribadi dan akan take off siang hari. Dan dokter serta perawat pribadi kita juga ikut untuk menjaga Bu Anita disana" ujar Zoy menjelaskan panjang lebar.


"Terimakasih Zoy, kamu memang selalu bisa diandalkan." Ucap Rey sambil tersenyum lebar pada Zoy.


"Tentu apapun bisa aku lakukan Rey hahahahah!" Ucap Zoy sambil tertawa.


"Apa?" Tanya Zoy yang menaikan alisnya sebelah.


"Menaklukan hati wanita,sampe-sampe jadi jomblo akut gini hahahahaha" ucap Rey yang meledek.


"Yeahhh ledek terus ledek terus. Mentang-mentang udah mau punya bini 2 luuu!!" Sungut Zoy yang mulai kesal.


"Wiss Yoi dong bro. Cepetan lah nikah biar tau rasanya surga dunia hahahah" ucap Rey kembali meledek.


Sementara Zoy hanya mengerucutkan bibirnya dan merasa kesal. ingin rasanya Zoy memukul kepala Rey hanya saja sekarang ia tengah menyetir.


Sementara itu di appartement Rey. Anita sedang didandani oleh kedua perias profesional dan terkenal. Perias itu sangat mengagumi kecantikan alami yang dimiliki oleh Anita,sehingga hanya memoles sedikit saja Anita sudah terlihat sempurna.


"Benar-benar sempurna . Cantik sekali!!" Ucap kedua perias itu yang melihat Anita dari pantulan cermin.semebtara Anita merasa malu dengan pujian yang mereka lontarkan.


"Ah mbak bisa aja. Apa aku tidak terlihat aneh? Aku tidak pernah berdandan seperti ini??" Lirih Anita.


"Kau sangat cantik nona,kau sempurna. Beruntung sekali pak Rey bisa menikahimu." Ucap salah seorang perias.

__ADS_1


"Iya benar, tapi bukankah pak Rey sudah menikah ya. Bukannya dulu kita juga yang mendandani bu Maria waktu pernikahannya?" Ucap seorang perias yang satunya lagi.


"Lah iya iya" ujar perias itu sambil memegang brush nya.


Anita mendengar percakapan mereka hanya tersenyum , namun hatinya entah mengapa merasakan sakit,nafasnya terasa sesak. Anita berfikir apa ini salah. Anita salah Anita sudah masuk kedalam rumah tangga mas Rey. Anita terus saja memikirkan nasib kedepannya akan seperti apa.


Hingga suara dering ponsel membuyarkan lamunannya. Anita langsung menekan ikon hijau ketika melihat nama orang yang memanggil yang tak lain adalah Keysa sahabat Maria.


Maria begitu antusias dan segera mengangkatnya.


"Hallo!!" Ucap Maria.


"Anitaaaaaaa!!!!! Astaga kamu kemana aja hah? Apa yang terjadi sama kamu? Sudah 5 hari kamu tidak sekolah apa kamu sakit? Aku terpaksa bilang sama absensi kelas kalo kamu sakit tau. Kamu ngulang gitu aja,aku telpon gak diangkat, aku chat gak dibales , aku kerumah kamu. Kamu gak ada dirumah. Aku takut kenapa-napw tau hikss..hiksss.. dan sekarang kamu juga gak masuk sekolah lagi hiks..hikss.."


Anita merasa senang mendengar ocehan Keysa sahabatnya itu, sahabatnya yang sudah sangat ia rindukan. Keysa adalah gadis yang sangat baik dan Keysa adalah sahabat satu-satunya Anita.


"Heyy Keysa aku bingung harus jawab yang mana dulu ni!!" Ujar Anita dengan nada sedikit merajuk.


"Oh ya? Yaudah jawab intinya aja!!"


"Jadi ibuku sakit key, dan aku akan membawa ibu keluar negri. Aku baik-baik saja ko. Oh iya terimakasih sudah memberiku absen daripada aku di alpakan , kan gak lucu hahaha. Dan soal kabar maaf aku tak mengabarimu aku gak megang hp key." Ucap Anita sedikit berbohong, tak mungkin ia menceritakan yang sebenarnya pada Keysa. Meskipun Keysa. Sahabat baik Anita namun tetap saja dia belum siap menceritakan statusnya yang baru jelas-jelas seperti wanita penggoda karna mau dijadikan istri kedua demi uang.


"Astaga? Momskyy ku sakit? Nita!!!! Ko kamu tega sih gak ngasih tau aku hah!!! Aku juga kan putrinya ibu!!!! " Teriak Keysa yang meninggi, membuat Anita menjauhkan ponselnya dari telinga.


"Heyyyy jangan berteriak,kupingku sakit mendengarnya. Aku gak mau ngerepotin kamu Keysa. Kamu gak usah khawatirin aku sama ibu ya. Besok lusa aku udah sekolah ko.." ucap Anita


"Beneran??" Tanya Keysa.


"Iya bawel!!!" Ucap Anita sambil tertawa.


"Yeyy dasar. Yaudah kalo begitu aku tunggu kamu aku sudah rindu padamu. Bener kata dilan ya nit, rindu itu berat." Ucap Keysa yang membuat Anita terkekeh geli.


"Hahaha dasar, yasudah aku tutup telponnya ya " ucap Anita.


"Iyaa,see u sayangnya aku"


"See u too" ucap Anita yang kemudian mematikab telponnya .

__ADS_1


__ADS_2