Aku Wanita Penggoda?

Aku Wanita Penggoda?
Episode 21


__ADS_3

sementara itu Maria kini masih menunggu kepulangan Rey dari kantor. sambil menunggui Maria pun membantu bi isah menata makan malam.


ia pun bergegas membuat salad kesukaan Rey.


setelah semuanya selesai, ia kini tengah duduk diruang utama menunggu sang suami tercinta.


waktu terus berlalu Maria terus menunggu Rey untuk pulang,namun suara klakson mobil saja pun belum terdengar. ada perasaan sedih dan kecewa di hati Maria, Maria tersadar mungkin perasaan inilah yang dirasakan Rey selama 2tahun ini. Maria seketika begitu sangat mencintai Rey Karna Rey ternyata memang mencintai dirinya. Maria sangat yakin akan cinta Rey Karna Rey ternyata mampu menunggunya hingga selama itu.


Maria kini mulai jengah,pikirnya yasudah mungkin Rey lembur kembali. Maria pun mulai beranjak dari sofa untuk kembali kekamar. namun baru saja Maria melangkah,suara klakson terdengar di area halaman rumah. Maria hafal betul jika itu klakson mobil Rey,ia pun dengan sumeringah berbalik badan kemudian membuka kan pintu.


benar saja itu Rey, Maria langsung menyapanya dan mencium tangan sang suami serta membantu membawakan tas kantor milik Rey. Rey pun melakukan hal serupa ia mencium kening Maria dan memeluknya.


"mas aku kira kamu lembur lagi.." ucap Maria sambil menaiki anak tangga.


"engga ko tadi dijalan agak sedikit macet. biasalah ibukota" kata Rey berbohong.


"iya sih,yaudah mas mandi dulu aku siapin air hangat dulu" ujar Maria sambil menyimpan tas milik Rey di sofa kamar. sementara Rey hanya mengangguk sambil tersenyum.


entah apa jadinya jika nanti Maria tau kalo dia sudah memiliki istri lagi. untuk membayangkan saja Rey tak mampu. namun,jika dipaksa untuk melepaskan Anita Rey saya tak bisa,entahlah. apa Rey sudah mencintai Anita?? oh tidak bukankah Rey hanya mencintai Maria???.


setelah selesai menyiapkan air hangat untuk Rey, Maria mengambilkan pakaian ganti untuk Rey. dan Rey ia segera berendam membersihkan tubuhnya yang lengket. terlebih dirinya belum membersihkan badan ketika habis bermain dengan Anita.


mengingat Anita,Rey jadi kepikiran tentangnya. dia meninggalkan Anita ketika sudah tertidur pulas. sebelum Rey pulang Rey juga sudah memesankan makanan untuk makan malam dan disimpan di atas nakas.


entah mengapa menurut Rey,Anita bisa menjadi hiburan Rey sendiri dikala lelah akan segala pekerjaan. tingkah Anita yang konyol serta ucapan yang asal cerocos membuat Rey begitu nyaman didekat Anita.


beberapa menit berlalu ia kini sudah selesai mandi kemudian segera memakai pakaian gantinya.


dan turun bersama dengan Maria untuk makan malam.

__ADS_1


sesampainya ditempat makan,Rey melihat kearah meja makan disana sudah terhidang makanan kesukaan Rey bahkan salad pun sudah ada.


"sayang kamu mau sama apa?" tanya Maria yang hendak mengambilkan lauk untuk Rey.


"aku mau itu,itu,dan itu" tunjuk Rey pada beberapa lauk yang tersedia.


"baiklah"


"ini mas!!" ucap Maria sambil menyodorkan piringnya.


"terimakasih sayang" ucap Rey yang langsung mengisi perutnya yang lapar.


Maria dan Rey memakan begitu lahap,apalagi Rey yang memang kehabisan tenaga setelah menyerang Anita bertubi-tubi.


"mas!!" panggil Maria sambil menyuapkan sesendok nasi pada mulutnya.


"besok aku mau ke belanja ya, tapi aku pengen sama mas" ucap Maria manja.


"hahahaha baiklah-baiklah mas akan antar, gimana kalo malem aja sekalian kita jalan-jalan malam?" tanya Rey kembali.


"beneran ya mas??"


"iya sayang" ucap Rey sambil mencubit hidung Maria.


sementara Maria menahan sakit namun ia juga merasa senang karna diperlakukan seperti itu oleh Rey. tak hanya Maria seluruh kaum perempuan pun akan sangat senang jika diperlakukan seperti itu.


"baiklah mulai sekarang aku akan bersamamu setiap malam,dan untuk Anita aku akan menemuinya di siang sampai sore hari" Batin Rey yang sudah mengambil pilihan itu dan sudah memutuskannya.


Rey akan bersama dengan Maria setiap malam, dan Rey akan mengunjungi Anita dikala siang dan sore hari jika ia memiliki waktu luang dikantor. bukannya apa-apa,hanya saja jika Rey mengunjungi Anita pada malam hari,ia takut jika Maria akan curiga padannya.

__ADS_1


******


disisi lain Anita kini sudah terbangun, badannya merasakan sakit. ia merasakan lemas pula karna serangan dari Rey yang bertubi-tubi.


diliriknya jam kini menunjukan pukul 07:30, pantas saja ia merasa lapar. setelah keadaanya tersadar ia mencari-cari keberadaan rey namun Rey tak ada disampingnya. dengan perlahan Anita mulai turun dan membungkus tubuh polosnya dengan selimut ia berjalan kearah kamar mandi. menempelkan telinganya dipintu ,mencoba mendengar siapa tau Rey sedang membersihkan diri. namun sepi,tak ada suara apapun kecuali suara detik jam.


Anita menghela nafas dan mulai duduk kembali,karna rasa nyeri di area selangkangannya masih terasa perih. ia melirik keatas nakas sudah ada kantong plastik bertuliskan 'HomeResto' dengan aroma yang sedap. sudahlah pasti itu adalah makanan.


"kebetulan sekali,aku lapar belum makan. mas Rey memang pengertian" ucap Anita lalu membuka kantong plastik itu.


namun saat ia membuka kantong plastik,disana sudah ada secarik pesan. Anita pun membacanya perlahan.


"Anita,mas pulang dulu. kamu jangan lupa makan malam. ini harus habis,dan minumlah susu dulu sebelum tidur. jaga kesehatanmu,dan terimakasih untuk pelayanmu tadi🖤"


~Rey Agatha


begitulah kira-kira isi pesan nya,entah mengapa membaca pesan itu tiba-tiba saja Air mata Anita lolos begitu saja. hatinya merasa sakit,seakan kecewa. Anita merasa hancur,ia tidur bersama dengan laki-laki. membiarkan tubuhnya dijamah tapi habis itu ditinggal begitu saja.


tapi disisi lain,Anita juga sadar bahwa ada yang lebih sakit hati dari dia yaitu ibu nya dan juga istri pertama rey jika mengetahui hubungan Anita dan Rey yang sebenarnya. Anita menangis sesenggukan, Rasa lapar yang semula begitu terasa kini seakan hilang seketika.


Anita hanya merutuki dirinya sendiri,Anita hanya menangis memikirkan mengapa takdir yang ia jalani begitu berat.Anita kini memilih untuk membersihkan tubuhnya,ia berfikir ingin mengguyur dirinya dibawah air untuk menenangkan pikirannya.


ia sudah berada dikamar mandi,sekilas ia menatap cermin. memantulkan dirinya yang tengah berbadan polos dan terdapat tanda merah disekujur tubuhnya akibat ulah rey. Anita menyentuh tanda merahnya yang ada dibagian dada. ia menangis sesenggukan merasakan nyeri,namun bagaimana pun juga inilah perjanjiannya. dan anita akan memenuhi segala perjanjian yang ia buat tanpa menumbuhkan rasa cinta dihatinya untuk Rey.


...Bersambung...


jangan lupa like dan komen, maaf author up nya dikit dulu. karna author lagi ada tugas negara dulu hehe.


oh iya bab ini author agak merevisi dikit ya,tadi pas lagi rapat soalnya ke update padahal author gk ada niatan update hari ini. duh tapi yasudahlah🤣🤣🙏

__ADS_1


__ADS_2