
Hari ini,anita sudah bersiap untuk pergi kesekolah. Dengan rambut yang dibiarkan tergerai,dan wajah polos tanpa polesan makeup seperti yang lainnya.
Setelah puas menatap dirinya dipantulan cermin, anita segera bergegas keluar appartement untuk mencari angkutan umum. Tak lupa,ia juga sudah berpamitan pada rey lewat pesan singkatnya melalui ponsel. Anita terus menyusuri jalanan appartement,bahkan ketika turun menggunakan lift. Semua mata memandang anita dengan tatapan kagum dari pria dan tatapan iri dari wanita.
Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya angkutan umum sudah datang. Anita duduk tepat di dekat pintu angkutan umum yang terbuka,hingga rambutnya berterbangan. Semua mata yang ada didalam angkutan umum merasa takjub atas makhluk ciptaan tuhan yang ada didepan mereka.
"Sempurna" yang menggambarkan diri anita.
30 menit berlalu anita sudah sampai di depan gedung sekolah. Tepatnya gedung SMAN GARUDA PELITA, ia melewati gerbang sekolah dimana dijaga oleh pak ujang selaku security disana. Anita pun seperti biasa ia selalu menyapa pak ujang. Dan pak ujang selalu membalasnya dengan senyuman dan juga sapaan.
Anita memang gadis yang ramah dan sopan,memiliki tingkah laku baik dan juga cantik. Ia pun adalah salah satu gadis cerdas nan berprestasi disekolahnya. Tak jarang pula siswa dan guru menyukai anita, bahkan terang-terangan mengungkapkan perasaannya. Namun anita tak pernah menggubris,anita berfikir hidupnya saja sudah rumit apalagi ditambah dengan percintaan. Namun siapa sangka,dirinya enggan berpacaran tapi kini ia sudah menyandang status istri di usianya yang masih menyandang status pelajar. Jadi anita kini menyandang dua status,hebat bukan?
anita terus menyusuri koridor sekolah,hingga tepatlah di depan pintu kelas,suasana didalam sudah nampak riuh. wajar saja,karna hari sudah semakin siang dan Anita sampai disekolah pukul tujuh. Anita langsung memasuki kelas,seketika suasana menjadi hening. semuanya menatap Anita dengan tatapan yang sulit di artikan.
"Anita!!!!" teriak seseorang yang berdiri dari duduknya.
"keysaaaaaaa!!!!" jawab Anita yang langsung berlari memeluk sahabatnya itu. suasana dikelas tetap hening, semua menatap Anita dan Keysa yang berpelukan begitu erat.
"Woyyyyy!!!!! primadona kedua kita udah masuk kelas lagi woyyyyyyy huuuuuuuu huuuuuwwwhhhhhh" teriak salah seorang siswa sambil menggebrak meja dan memecah keheningan yang ada.
semuanya memeluk Anita, ya memang karna Anita gadis baik jadi siapapun akan menyukai anita. Anita juga merasa bersyukur karna disatukan dalam satu kelas seperti mereka.
"hai teman-teman,apa kabar?" tanya Anita sambil melambaikan tangannya.
"gue baik,Lo kemana aja nit gak ada kabar?" tanya Deni ketua kelas disana.
"iya Lo kemana aja sih ayang mbeb, gue kangen tau. nanya ke si Keysa dia juga gak tau. padahal nih kan ya si Keysa tu sobi Lo,harusnya dia tau dong tentang Lo nit" ucap Rio dengan memanyunkan bibirnya.
"heh!!! dasar kuya Arab. itu bibir gak usah deh di maju-majuin gitu. lucu enggak mirip bebek pak Somad iya" celetuk Devin.
"yeahh so cakep lu, demi apapun demi Stefen william main sinetron dengan judul depannya ANAk lagi, gue lebih cakep dari pada Lo yang mirip binatang ragunan!!" timpal Rio percaya diri.
mendengar dua siswa yang terkenal dengan kebobbrokannya sontak seisi kelas tertawa riuh. tak terkecuali Keysa dan juga Anita.
"hahahaha udah-udah, aku kemaren ada urusan dulu. ibuku sakit dan aku minta doanya juga ya dari kalian semua. " ucap Anita sambil tersenyum getir.
"apa!!!! ayang mbeb mama mertua sakit?? kok kamu gak bilang sama aa Rio sih???" tanya Rio dengan nada lebaynya.
__ADS_1
"iya kenapa kamu gak kasih tau kita nit??" timpal Deni.
"gapapa,ibuku udah baikan dengan perawatan yang baik ko. emang aku juga gak ngasih tau siapa-siapa perihal ini." ucap anita dengan sopan,karna ia tak mau merepotkan semua temannya.
"nah loh Rio dengerin,gue juga gak tau kan kalo sobi ku yang cantik ini lagi ada problem!!" ketus Keysa.
"sabar beb, si Rio mah emang gitu. gak usah didengerin." ujar Devin pada Keysa.
"ishh babab bebeb, bebek Lo tuh lepas!!" ujar keysa.
sontak semua kelas kembali tertawa riuh, memang hanya pembicaraan receh tapi bagi mereka beda lagi.semua obrolan yang dianggap gak berguna bagi mereka adalah obrolan yang penuh makna.
hingga suara dari kelas yang riuh tak beraturan menjadi hening ketika pak Bondan masuk kelas. pak bondan adalah guru matematika di kelas Anita. pak bondan terkenal karna ketegasan dan cerewetnya,serta jika ngasih hukuman. hukumannya paling susah .
"pagi anak-anak!!" ucap pa Bondan sebelum memasuki ruangan kelas.
Anita yang masih berdiri disamping Devin pun segera menyapa pak Bondan.
"pagi pak!" ucap Anita dengan senyuman ramahnya.
"Anita!!!!cantik sekali" gumam pak Bondan. pak Bondan melangkahkan kakinya menuju kelas tanpa memperhatikan jalan,ia hanya memutar arah kepalanya untuk menatap Anita saja. hingga tanpa sadar kursi dan meja guru sudah pak bondan lewati.
"pakkkkk!! dingding pak dingding hey!!! dingdingpak dingding!!!" teriak Rio.
" dingding pak dingding hey dingding pak dingding!!!" teriak Devin kembali.
namun pak Bondan tetap saja berapi-api tak mendengar suara jeritan teriakan dari muridnya. pikir pak Bondan paling kedua murid tengil itu hanya ingin mengganggu nya saja,dan pak Bondan hanya fokus menatap anita..
"jedugggg,brukkkk" pak Bondan menabrak dingding hingga dirinya terjungkal kebelakang.
melihat pak Bondan jatuh dilantai membuat seisi kelas riuh kembali,hingga pak Bondan merasa panas dan ingin menghajar semua siswa disana.
"diam semua!!" teriak pak Bondan sambil berdiri dengan wajah yang nampak murka. tetapi pak Bondan kembali tersenyum ketika melihat kearah Anita. sementara Anita hanya membalas dengan anggukan dan senyuman yang mengulum.
"baiklah,sekarang kita mulai pelajarannya." pak Bondan langsung duduk di kursi guru yang ada disamping papan tulis. ia menulis di papan dengan soal-soal matematika yang mematikan,entah mengapa.mungkin pak Bondan merasa kesal pada seluruh murid yang ada di kelas sosial itu.
"aduhhhh gila !! gara-gara Lo si Rio Devin jadi pak Bondan ngasih tugas banyak gitu!!" bisik Keysa pada Rio dan Devin .
__ADS_1
"hehh Keysa,gue mah baik ngasih tau. itu sih pak Bondan nya aja yang gk liat. matanya terus natap di Anita" ketus Rio.
"khemmm...khemmm.. yang mau ngobrol boleh diluar" ucap pak Bondan dengan gayanya yang dingin,yang mampu membuat semua siswa kikuk. kecuali Anita,Anita nampak tenang baginya soal yang diberikan pak Bondan sangatlah mudah.
beberapa jam berlalu,Anita sudah selesai mengikuti pelajaran disekolah hari ini, bel berbunyi nyaring membuat seluruh siswa riang karna menunjukan bel itu bel untuk pulang. Anita segera.mengemas buku yang masih berserakan di mejanya.
"an,kamu mau langsung pulang?" tanya Keysa ketika Anita berdiri.
"mmmmm,iya kenapa?" tanya Anita.
"kita ke mall dulu yuk belanja,udah lama kita gak maen bareng. aku kan masih kangen sama kamu!!" ucap Keysa sambil memeluk Anita.
"ihhh lebay deh hahahaha. duh maaf ya key kapan-kapan deh kita maen bareng. aku juga kangen sama kamu tapi mau gimana lagi kan kamu tau aku harus kerja buat bantu biaya ibu." ucap Anita berbohong.karna pasalnya semenjak malam itu ia tidak lagi bekerja.
"loh terus biaya pengobatan ibu kamu diluar negri emangnya siapa yang nanggung??kan pasti biayanya banyak nit?" tanya Keysa lagi yang berhasil membuat Anita gelagapan.
"MMM..itu... ya itu... mmmm ditanggup ayah. ya...ya..ya. ditanggung ayah key!" ucap Anita gugup.
"oh tumben ayah kamu mau bantu,emang nenek sihir gak marah?"
"enggaklah bersyukur dia masih mau bantu" ucap Anita.
"emmm yaudah aku duluan ya key,sampai jumpa besok sahabatku!!" pamit Anita yang bergegas pergi,karna jika ia tidak pergi ia pasti di introgasi banyak oleh Keysa sahabatnya itu.
"ok sayangku,hati-hati!!!!" teriak Keysa.
"berisik Lo key,dasar rombeng!!" ketus Rio yang balik lagi kedalam kelas.
"yeyy sirik aja Lo kupret!" ketus Keysa yang berlalu meninggalkan Rio,sedangkan Rio hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Anita kini sudah sampai diappartment milik Rey. ia merasa sangat lelah,karna jarak dari sekolah ke appartement lebih jauh dibandingkan dengan jarak kerumahnya. meskipun Anita naik kendaraan angkutan umum. namun tetap saja lelah disekujur tubuh terasa.
Anita pun membaringkan tubuhnya di sofa utama. karna terlalu lelah,ia langsung terlelap tidur dengan seragam dan sepatu yang masih menempel ditubuhnya. sementara tas yang tadi ia gendong sudah berserakan di lantai.
...Bersambung.........
**hi, maafin author baru update lagi. author gak sengaja wkwk. karna author lagi sibuk daring gitu. dan kegiatan lainnya. tapi untuk gantinya author janji, hari ini author bakal crazy up. kalian rindu kan sama Anita? author juga sama rindu kalian wkwk.
__ADS_1
makasih ya udah mau baca karya author,mohon maaf kalo banyak typo atau alurnya kurang menarik๐๐๐ untuk itu author minta saran nya dari kalian,biar author bisa belajar merevisi kembali.
jika berkenan boleh tinggalkan like komen sama kalo mau ngasih tip juga boleh ko hahahah,UPS!๐คญ**