ALMEIRA'S SECRET

ALMEIRA'S SECRET
5# S2 ×kenapa nggak bilang?×


__ADS_3

HAPPY READING 🐼❇️


"Semoga aja nggak sampe maghrib.." Gumam Aria sambil mendengus .


*****


Sore hari kemudian ...


Aria berada didalam mobil Keitel .


Gambar mobil Keitel ⬇️⬇️⬇️



Aria duduk manis sambil menggunakan sabuk pengaman didalam mobil , wajahnya tampak cemberut .


Kemudian Keitel yang sedang menyetir mobil menoleh pada Aria , dan bertanya "Napa sih cemberut mulu dari tadi ?!"


Aria hanya diam saja, tak menjawab .


"Huft .." Keitel menghela nafas melihat temannya itu hanya di dan cemberut tak mau menjawabnya .


.....


Sudah 10 menit terdapat keheningan didalam mobil itu .


Aria baru mulai membuka bibirnya , dan berbicara .


"Aku kesal , karna kau tak memberitahuku untuk apa kita ke bandara .. lalu kenapa Seya , dan Keila tak ikut ? aku juga kesal terhadap pertanyaan mu tadi yang menanyai leherku !"


Aria berbicara panjang lebar tanpa menoleh ke Keitel pandangannya hanya tertuju ke kaca jendela.


"Hei ! ayolah , sejak aku memberikanmu pertanyaan tadi itu sudah lewat 10menit" {Keitel sebal karna temannya itu baru menjawab pertanyaannya .}


"Ya.. terserah aku mau jawab kapan , yang penting aku jawab kan?!" Aria tetap tak menoleh ke arah Keitel , dan berbicara seenaknya.


"Iya , iya , ratu yang paling jahat ini lagi ngambek kan?!" Keitel berbicara sambil memuji Aria , tentunya Aria akan senang jika ia dektai Ratu jahat.


"Heh ..!" Aria tersenyum sambil menaikkan alisnya senang, dan melihat kearah Keitel yang sedang menyetir.


Kemudian terdengar suara dering ponsel , sumber suara itu berasal dari ponsel Keitel.


Keitel pun segera mengambil ponselnya dari jok mobil dan menjawab panggilan itu tanpa melihat siapa orang yang menelponnya .


"Assalamualaikum ?" Keitel memberi salam terlebih dahulu.


"Waalaikumsalam salam bro ! , Lo dimana ? gue udah turun dari pesawat nih !" Fengki menjawab salam Keitel , kemudian bertanya dimana posisi Keitel.


"Eh ? lo udah sampe ? bentar ya , 12 menit lagi nyampe kok !" Keitel menaruh ponselnya di telinga dan mengempitnya menggunakan bahu.


"Yah .. gue kira udah nyampe !" Ujar Fengki yang terdengar kecewa.

__ADS_1


"Ya maap ! ini nih Ria lama banget piketnya"


Keitel menjawab , sambil melirik Ria yang sedari tadi menatap tajam dirinya yang sedang menelepon.


"Siapa itu ?!" Tanya Aria dengan ketus.


"Ini ? oh , ini temen aku yang nungguin aku di bandara !" Keitel menjawab sambil terus melihat jalanan.


"Benar ?" Aria menaikkan alisnya sambil berbicara seolah ia tak percaya dengan jawaban Keitel.


"Yasudah , Gue ngajak Lo kebandara juga biar bisa ketemu sama dia !"Keitel berkata seolah ia memberi petunjuk ke Aria.


Telepon masih tersambung , Fengki mendengarkan percakapan mereka berdua


"Hmm" Aria menjawab singkat , kemudian ia menyingkirkan pandangannya dari Keitel , ia kembali melihat jendela.


"Hei , lo mau ngajak ribut Ria nih ? dia kan nyeremin tuh kalo marah !" Fengki mengejek Keitel.


"Yaelah , Lo tuh diem aja !" Keitel menjawab sebal.


"Hehehe , gue matiin ye"


"Oke"


Telepon pun mati .


****


Di Bandara ...



"Halo , Lo dimana ?" Keitel berbicara dengan Fengki di telpon.


"Bentar , bentar " Fengki berbicara sambil celingukan.


"Oy , Lo yang pake baju biru , Ama celana putih itu kan ?" Fengki bertanya pada Keitel , keitika ia mendapati tubuh belakang pria dan seorang gadis yang postur tubuhnya mirip dengan Keitel ,dan Ria.


Style Keitel & Aria :



Aria belum ganti seragam sekolah , karna piketnya tadi.



"Iya bener tuh !" Keitel menjawab Fengki.


Fengki pun segera menggeret kopernya menuju Aria dan Keitel . Sesampainya di belakang Keitel & Aria Fengki menepuk bahu Aria , dan Keitel.


"Dor!" Fengki mengejutkan mereka berdua yang sedang mencari-cari dimana Fengki berada.

__ADS_1


"Huh ?" Aria tak terkejut .


"Eh Feng-Feng jatuh dari pesawat" Latah Keitel , sebenarnya Keitel jarang latah , kecuali kalau dia sedang memikirkan sesuatu yang sangatlah penting , kemudian dikejutkan.


"Loh ?! Fengki ? , kenala Lo disini?" Aria terkejut melihat temannya yang seharusnya berada di Australia sekarang berada didepannya.


"Heh ! surprise buat lo !" Fengki tersenyum , kemudian memeluk Aria.


"Lo dah tau Kei ?" {Aria menatap tajam Keitel seraya membalasnya pelukan sahabatnya itu}


"ya , Napa emang?" Keitel berkata seperti itu tanpa ada rasa bersalah sama sekali.


"Ih ! Kenapa gak bilang sih ?! " Aria melepas satu tangannya dari punggung Fengki kemudian mencubit perut Keitel.


Tanpa basa-basi dan tanpa jawaban , Keitel pun bergabung dalam pelukan rindu itu .


"Heheh , aku seneng ketemu kamu lagi Feng !" Aria tersenyum bahagia.


"I Miss you Friends!" Fengki mengeratkan pelukan mereka berdua itu.


"Hei ! sesak napas nih !" {Aria tertawa kesal}


Disana ternyata ada seorang pria memerhatikan sedari tadi berpelukan hangat .


Siapa pria itu ?


.


.


.


.


To Be Continued . .


Like


Vote


Komen


Hai guys , mampir juga ke w karya baruku ya.



Rilis tanggal 24 Oktober


Rating 5 !


Mampir ke karya baruku yuk . . . "JANJI 10TAHUN KEMUDIAN"

__ADS_1



__ADS_2