ALMEIRA'S SECRET

ALMEIRA'S SECRET
#31 ×Kembalilah×


__ADS_3

HAPPPY READING 🐼 🍃


Aria terkejut ketika merasakan pundaknya disentuh oleh seseorang . "Si..siapa ?" tanya Aria gugup . Aria pun menoleh kebelakang dan melihat siapa yang menyentuh pundaknya .


"Hai." ucap ramah pria yang menepuk pundak Aria itu .


"Ka..kakak ?!" pekik Aria terkejut .


Pria yang menepuk pundak Aria itu ternyata adalah Mitsuki Rey . Rey yang tadinya berada di kantor , karna melupakan sesuatu dia kembali ke rumah . Tapi siapa sangka dirinya malah dikejutkan oleh adiknya yang telah berbuat ulah.


"Hmm , ayo masuk." ajak Rey dengan ketus .


Aria merasa gugup dan ragu untuk mengikuti ajakan kakaknya .


Belum menjawab , Rey pun sudah meraih tangan Aria dan membawanya masuk .


Tinggal selangkah kaki masuk kedalam rumah , Aria menghentikan langkahnya.


Rey menoleh kebelakang , dan menatap tajam wajah Aria . "Kenap berhenti?" tanyanya. Mendengar itu Aria hanya menunduk diam .


"Yasudah , ayo masuk."


Aria pun mengikuti kakaknya masuk kedalam kediaman .


Akire yang berada di ruang tamu melihat Rey yang menarik lengan Aria. "Kakak ?" tanya Akira kepada kedua kakaknya itu .


"Mama sama ayah dimana ?" tanya Reus ketus kepada Akira .


"Mama.. mama lagi di dapur .. kalo ayah .. dia lagi di taman ." jawab Akira gugup .


Tanpa menjawab , Rey pun segera berjalan menuju dapur bersama dengan Aria .


"Mama baik-baik aja kan ?" tanya Aria yang masih berada digenggaman Rey .

__ADS_1


"Hmm , penyakit jantung mama nggak kumat kok." jawab Rey .


Aria yang mendengar itupun bernafas lega.


"Ma , coba lihat siapa yang aku bawa." ucap Rey kepada mamanya. Raina yang sedang memotong tomat itu pun menoleh kepada Rey .


"Aria ?" sebut Raina terkejut .


"Hmm , ini ma anak yang udah buat onar di keluarga kita." ucap Rey lagi .


"Asuo mana ?" tanya Raina khawatir .


"Ada ." jawab Aria singkat .


"Jangan panggil ayah kamu ! nanti Aria diapa-apain lagi !" Raina yang khawatir putri pertamanya akan dipukul oleh suaminya pun mencegah Rey yang sudah berbalik ingin pergi .


"Kenapa ?" tanya Rey.


"Ayah kamu itu masih kesel sama Aria , kamu juga tau sendiri kan kalo temperamen ayah kamu itu buruk ?!" bentak Raina mencegah Rey.


Raina pun puas melihat balasan Rey . Raina berjalan menghampiri Aria dan segera memeluknya .


"Nak .. maafin mama yang nggak bisa jaga kamu." ucap Raina sedih .


Aria pun membalas pelukan mamanya dan tersenyum . "Itu bukan salah mama kan ? jadi mama nggak boleh minta maaf !" balas Aria .


"Tapi nak .. karna kelalaian ayah dan mama .. kamu jadi bisa hamil diluar nikah." ucap Raina .


"Hmm , lagipula ini juga bukan sepenuhnya salah mama kan? ini juga salah orang yang udah ngasih obat ke dalam minuman ku ."


"Apa ?! kamu dikasih obat ?!" sontak Raina terkejut.


Tak lama kemudian Raina kejang-kejang dan dia pun menjadi pingsan .

__ADS_1


Melihat mamanya yang hampir terjatuh pingsan , Aria segera menopang tubuh mamanya .


Dirinya berteriak histeris memanggil-manggil para pelayan serta kakak dan adiknya .


Melihat Raina pingsan , para pelayan dan Rey terkejut tak main , mereka sekarang sangat panik .


Akire pun menangis sejadi-jadinya . Toma yang melihat Aria berada dirumahnya merasa geram , tetapi dirinya lebih mementingkan istrinya yang sedang pingsan itu .


Mereka segera menelepon dokter spesialis jantung untuk datang segera kerumahnya .


Beberapa menit pun berlalu , kini Aria berserta kedua saudaranya sedang berkumpul di kamar milik Raina . Raina tengah berbaring tak berdaya .


"Ma .. bangun ma." lirih Aria kepada mamanya . Aria tentu sangat sedih , apalagi ketika ia merasa bersalah karna membuat mamanya jatuh pingsan.


"Sia lan ! Mama kamu jadi kayak gini itu gara-gara kamu Ria !" umpat Toma kesal. Toma kini tidak dapat mengelola emosinya .


"Udah yah , mama bisa-bisa makin sakit kalo ayah teriak-teriak terus ." ucap Akira menghentikan emosi ayahnya .


"Tuan , dokter Felix sudah datang." ucap salah seorang pelayan yang masuk setelah mengetuk pintu kamar Raina.


"Baik , suruh dia masuk."


"Selamat pagi , siapakah yang sakit disini ?" tanya dokter muda itu . Yup dokter muda itu adalah Felix Siauw .


"Mama saya dok yang sakit , penyakit nya kumat lagi karna kaget." jawab Aria .


Felix melihat wajah Aria dan seketika dia teringat sesuatu . "Hmm ? bukannya kamu .. orang yang selalu dicari-cari sama Akire ?" tanya Felix sembari menopang dagunya .


...🍃To Be Continued 🍃...


...Maaf jika ada salah kata dan maksud yang tidak dimengerti , silahkan ketikkan saran dan keritikannnya di kolom komentar...


...Jangan lupa like , sumbangkan poin kalian ya di novel ini 🤗 🙏...

__ADS_1


Ig : @meira.2928


Ig Aria : @taraanka_


__ADS_2