
HAPPY READING 🐼❇️
Satu bulan lebih dua minggu telah berlalu , Aria sudah diberi izin oleh keluarganya untuk pergi ke Amerika .
Ujian akhir semester akan datang , Aria sibuk mempersiapkan ujian untuk mendapatkan nilai yang bagus agar dapat masuk kelas terbagus di sekolah Amerika .
Aria , Fengki serta Keitel sudah memikirkan rencana dimana Aria akan tinggal . Rencananya adalah Fengki akan tinggal di rumah Asuo dan Aria ketika di Amerika nanti , kemudian Aria akan tinggal di rumah Fengki yang berada di Amerika . Tapi ada kemungkinan juga mereka akan mengatakan kebenarannya kepada Asuo untuk jaga-jaga .
"Ma , Ria udah nyiapin baju buat ke ke Amerika." Seru Aria kepada mamanya dengan sangat senang .
Usia kandungan Aria sekarang sudah masuk Minggu ke 13 , perut Aria sudah mulai buncit , keluarganya tidak menyadari jika perut Aria membesar karna Aria selalu memakai pakaian longgar . Ketika Aria sekolah , Aria selalu memakai jaket agar tak terlalu terlihat perutnya , Aria juga tak berolahraga pagi agar keluarganya biasa-biasa saja jika Aria gemuk .
Aria sedang berbicara dengan Fengki di telpon ."Halo Feng ? dua minggu lagi ya baru berangkat ke Amerika , ujian aku minggu ini selesai kok , terus seminggu kemudian pembagian hasil sama info liburan kenaikan kelas !" Ucap Aria yang sedang meletakkan kopernya di belakang lemari .
"Oh ya ? kalo gitu bisa berangkat dengan tenang dong !
Udah pamit sama temen-temen sekolah ?" Tanya Fengki membalas kalimat Aria .
Aria pun tersenyum dan berjalan ke kasur . "He'em aku udah pamit sama Seya , sama Keila , surat pindah aku juga lagi diurus !" Jawab Aria .
"Oh .. Lo bakal mulai semester baru di Amerika bareng gue kan ?!" Tanya Fengki dengan ragu .
Aria diam sejenak dan berfikir .. "Mmm aku mungkin bakal sekelas sama kamu deh !" Jawab Aria sembari menata selimut .
"Oke , jaga kandungan Lo ya , kalo butuh apa-apa telpon gue atau Keitel!" Titah Fengki kepada Aria .
Aria pun hanya tertawa , kemudian mematikan telpon nya .
"Kamu udah tiga bulan di dalem perut mama , enam bulan lagi keluar ya 🥰" Aria mengelus perutnya yang buncit itu , dan menggumam .
Aria tertawa kecil kemudian berkata lirih .."Kamu jangan rewel ya di dalem perut mama , kalo rewel nanti mama susah .."
Disisi lain . .
__ADS_1
"Kak , Aria mau pindah sekolah ke Amerika loh ! Gak mau ngasih tau Riri kalo kakak yang merenggut kesucian Riri ?!" Tanya Iera dengan manja kepada Akire yang sedang latihan menembak .
Dor .. Akire melepaskan pelurunya .
Akire meletakkan pistolnya ke meja , dan berjalan ke bangku rotan . "Huft .. jangan bahas itu lagi Ra ! Gue udah berusaha lupain kejadian itu , tapi Lo malah bahas lagi !" Akire mengusap wajahnya kasar dan menghela nafas pendek . Ia membentak Iera .
Iera hanya tertawa dan berjalan mendekati makanya yang menjauh . "Hmm , kak gak mau jadiin Riri kakak ipar aku ?" Iera menggoda Akire dan mengambil gelas yang akan diambil Akire .
Akire tersedak air ludah . "Uhuk...uhuk , Lo bilang apa tadi ?!" Akire bangku dari duduknya. Iera hanya melempar gelas yang tadi ia ambil , dan mengambil pistol Akire .
Dor .. Suara tembakan , Iera menembak mengarah pada sebuah bantal di kursi rotan yang berada agak jauh dari tempat mereka .
Iera melangkah kembali kepada Akire dan mengembalikan pistolnya ke tangan Akire , ia menepuk pundak Akire dan berlalu pergi meninggalkan tempat latihan menembak khusus keluarga Guo . "Hmm , kak berani berbuat berani bertanggung jawab" Ucap Iera kepada Akire. Akire hanya diam saja , ia tahu kalau seharusnya ia bertanggung jawab terhadap Aria .
keesokan harinya . . .
"Hei !!! Apa kabar bro ?!" Seru Felix yang baru datang ke kantor Akire .
Akire hanya berdecak kesal kepada Felix . "Ngapain Lo kesini ?" Ketus Akire kepada Felix .
"Sama siapa ?" Tanya Akire yang baru aja meletakkan berkasnya .
Felix tersenyum miring . "Renhard , Iena , Iera , Rou Yang , nanti gue bakal ajak pacar gue juga!"
"Hmm" jawab Akire singkat.
Back to Aria POV . .
Aria sedang bermain monopoli bersama Asuo serta Akira di ruang keluarga.
Akira yang baru saja melempar dadu segera menjalankan pionnya . Sedangkan Aria yang menunggu Akira dan Asuo melempar dadu serta menjalankan pionnya meminum susu coklat .
"Ho ~ masuk penjara ding!" Ejek Asuo kepada Akira yang mendapatkan penjara sehabis menjalankan pionnya .
__ADS_1
"Ih !" kesal Akira .
"Humph.." Aria menutupi mulutnya yang tiba-tiba saja ingin mengeluarkan suara orang mual .
'Gawat , aku mual .. mana ada Asuo sama Akira lagi .. harus buruan ke km deh ..!" Batin Aria yang masih menutup mulutnya .
Akira melihat kakaknya , dan bertanya "Kenapa ?" Tanyanya singkat .Aria hanya menggeleng dan bergegas ke kamar mandi , beruntungnya kamar mandi di ruang keluarga ada dua dan berada dekat .
"Hoek..Hoek .." Aria memuntahkan isi perutnya .
"Nak .. kamu kenapa ?" Gumam Aria sambil membasuh wajahnya .
"Yang tenang ya .. tinggal beberapa hari lagi kok kamu bisa bebas !" Batin Aria sambil mengelus perutnya.
Keesokan harinya di sekolah . .
"Ri , Lo kenapa mau pindah sih ?!" Tanya Keila yang sedang sedih karna akan berpisah dengan sahabatnya .
Aria hanya tersenyum pahit . "Aku mau nambah wawasan , sama pengen deket sama Asuo , sama Fengki" Jelas Aria kepada Keila yang hampir saja meneteskan air matanya keatas lembar jawaban komputer.
Aria berusaha menenangkan Keila "Udah , lagian aku bakal pergi 11 hari lagi kok !" Ucap Aria .
"Tau nih , lebay amat , ntar Aria bakal pulang akhir taun !" Ejek Keitel dari belakang yang mendengar pembicaraan kedua sahabat itu.
"Hish , ngerusak suasana aja Lo !" Kesal Keila yang menoleh ke belakang .
Aria pun teringat jika akhir tahun nanti debaynya ada kemungkinan sudah lahir .
Keitel yang melihat tatapan sayu Aria pun mengerti apa yang sedang dipikirkan Aria . "Tenang aja Ri , nanti sehari sebelum hari H gue bakal ke Amerika kok !" Bisik Keitel kepada Aria . Aria yang mendengar itu pun tersenyum , dan kembali mengerjakan soal ujian nya .
...**🍃🐼🍃...
...To Be Continued ....
__ADS_1
...Maaf jika ada salah kata dan maksud yang tidak dimengerti , silahkan ketikkan saran dan keritikannnya di kolom komentar 📍...
...Jangan lupa like , sumbangkan poin kalian ya di novel ini 🤗 🙏**...