
Aria terkekeh mendengar jawaban Asuo . "Heh , padahal bener , tapi nggak mau ngaku !"
Asuo menyerah dan mengiyakan sindiran Aria .
"Iya deh , iya."
Aria pun tertawa puas melihat kembarannya menyerah .
...🍃🍃🍃...
Jam berlalu , begitupula dengan hari , akhirnya tibalah hari kembalinya Aria ke Indonesia .
Pagi hari yang indah , terdengar suara burung berkicau .
Suara tawa gadis kecil menghiasi rumah ini , Aria tengah membereskan semua kopernya , dan menggendong putrinya yang tadi sedang berlarian bersama Fengki .
Terdapat sebuah taxi di depan rumah sedang menunggu Aria dan yang lainnya , kemarin Asuo menginap dirumah Fengki , jadi bisa langsung sekalian berangkat ke bandara .
Moza yang sedang digendong oleh Aria mengerutkan alisnya bingung . "Eomma , ita mau kemana ?" tanya gadis kecil itu .
Aria tersenyum kecut mendengar pertanyaan putri kecilnya itu , "kita mau ke rumah mama di luar negeri, kemarin lusa kan mama udah bilang?" jawab Aria .
Aria berjalan keluar dari rumah Fengki , dan masuk kedalam taxi , Aria memainkan ponselnya sembari menunggu Asuo dan Fengki yang sedang mematikan semua lampu serta mengunci pintu dengan password .
Aria membaca pesan-pesan dari teman serta keluarganya yang kemaren belum sempat ia baca .
__ADS_1
Terdapat pesan dari Keitel , ia pesan itu memberitahu ingin menjemputnya serta Moza , Asuo dan Fengki .
Fengki dan Asuo yang sudah keluar dari rumahnya dengan membawa koper segera memasukkan koper kedalam bagasi taxi .
...🍃🍃🍃...
Setelah enam belas jam didalam pesawat akhirnya Aria telah turun dari pesawat . tepat pukul 22.30 Aria tiba di Indonesia , disana sudah terdapat Keitel yang menunggunya .
Keitel sudah sangat rindu dengan keponakan kecilnya itu . Aria membawa satu tas kecil yang berisi peralatan dan kebutuhan Moza , sedangkan Fengki dan Asuo berjalan menggeret kopernya .
"Appa Eitel !" Sahut Moza dengan mata berbinar-binar ketika melihat Keitel tengah berdiri menunggu mereka .
Aria mengangguk dan menurunkan Moza dari gendongannya . "Hati-hati ya , jangan lari !" Tegas Aria ketika putri kecilnya itu tersenyum riang ingin segera digendong Keitel .
Tanpa mengiyakan titah mamanya itu Moza segera berjalan cepat menuju Keitel , Keitel yang melihat itupun ikut berjalan menuju Moza .
Fengki dan Aria terkekeh mendengar sahutan Asuo itu . "Hmm , kalo iri bilang bos !" seru Aria senang .
"How are you darlin ?" tanya Keitel yang sudah menggedong Moza sembari mencubit hidung mungil Moza .
Moza melepaskan dua jari Keitel yang mencubit hidungnya itu . "Umch , im fine Appa !" jawab Moza kesal .
"Aduduh , ada yang kesel nih sama Appa , iya deh maaf nggak bakal Appa cubit lagi deh idungnya ."
Melihat tingkah putri dan temannya itu Aria tertawa senang . "Pfft , lucu banget sih mereka ."
__ADS_1
Keitel mengerutkan keningnya ketika melihat Aria berada didepannya . "Ri , Lo mau langsung ke kediaman Mitsuki ?" tanya Keitel .
"He'em , aku mau kasih surprise buat keluarga ku ." Jawab Aria sembari mengambil Moza yang berada dalam pelukan Keitel .
"Owh , pantesan aja kagak ada yang jemput Lo !"
"Gue mau langsung balek ke kediaman utama , udah lama juga gue gak kasih kabar ." Sahut Fengki kepada Aria dan Keitel .
...🍃🍃🍃...
Guys , aku lupa marganya si Fengki 🙈🙈🙈 , ada yang mau ngasih tau nggak ? tapi kayaknya aku juga belum kasih tau deh marganya Fengki , yaudah kalo belum dikasih tau sama aku , saranin dong ! 😼.
...🍃To Be Continued 🍃...
...Maaf jika ada salah kata dan maksud yang tidak dimengerti , silahkan ketikkan saran dan keritikannnya di kolom komentar...
...Jangan lupa like , sumbangkan poin kalian ya di novel ini 🤗 🙏...
Ig : @meira.2928
Ig Aria : @taraanka_
⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️
__ADS_1
Baca Eps berikutnya !!! Ada 2 foto 👁️👄👁️