ALMEIRA'S SECRET

ALMEIRA'S SECRET
#11 S2 Aku ijin ya ma .


__ADS_3

"Walau kehadiranmu tak direncanakan .. Aku akan berusaha menerimamu , karna kau darah dagingku .. Tuhan selalu memberi yang terbaik untuk kita .Aku harap kehadiranmu dalam hidupku akan membawa keberkahan " Lirih Aria sambil tersenyum layaknya seorang ibu kepada anaknya .


...----------------...


"Hoam ..." Aria yang baru bangun dari tidurnya itu menguap .


Aria mengucek-ngucek matanya sebentar kemudian turun dari kasur , dan segera membuka tirai jendelanya . Tak lama kemudian ia mengambil air wudhu ke kamar mandi . Selesai wudhu ia pun segera mengambil mukena dan memakainya .


Setelah Aria selesai membuat makanan yang ia idamkan itu , Aria segera melahapnya dengan rakus .


Ia pun memulai takbiratul ihram . . .


Setelah Aria selesai bersembahyang ..


"Assalamualaikum wr. wb.." ucapnya ketika salam


Aria pun segera mengangkat kedua tangannya dan berdoa . . "Ya Allah .. engkau menghadirkan sebuah bayi dalam rahim hamba .. Hamba yakin engkau pasti telah memiliki rencana yang lain untuk hamba .. Hamba tau ini adalah anak hasil perbuatan zina .. berilah ia keberkahan .. berilah gambar kekuatan untuk merawat dan membesarkan anak ini ..🤲"


Tak lupa Aria pun mendoakan kedua orang tuanya .


Setelah selesai Aria pun segera melipat mukena nya dan turun kebawah untuk menyapa mama adik serta kakaknya .


"Pagi." Ucap Aria sambil tersenyum pahit kepada mereka yang sedang duduk di sofa bermain ponsel , menonton tv , dan juga mengerjakan dokumen.


Mereka menoleh , dan membalas sapaan Aria .


"Morning" sapa Akira sambil meletakkan ponselnya ."Hmm" balas kakak Aria yang tak berpaling dari dokumen yang ia kerjakan .


"Pagi sayang" balas mama Aria sambil tersenyum dan meletakkan remot tv yang ia pegang .


"Mau lari pagi?" tanya mama Aria .


"Untuk hari ini nggak dulu aku... Aku mau ke dapur dulu ya .." Jawab Aria sambil melangkah melewati mama , dan dua saudaranya itu .


"Oh , mau masak apa ?" tanya mama Aria lagi.


Nama nama Aria adalah Raina Mitsuki .


"Masak .. masak sushi sama onigiri ma .." Jawab Aria ragu .


"Hmm ... Kamu tumben sih makan subuh-subuh gini?" Tanya Rania sambil menaikkan satu alisnya .


"Mm , aku kemaren gak makan malem ma ." Jelas Aria bingung , Aria terpaksa berbohong pada mamanya . Sebenarnya Aria sangat-sangat menginginkan Onigiri &Sushi secepatnya , itu adalah efek ngidamnya .

__ADS_1


"Oh , makannya seharusnya kamu makan dulu ! dari TK sampe sekarang nunggu mama omelin dulu !" Ucap mama Aria dengan kesal .


"i..iya ma ."


Di dapur . . .


"Haduh .. kamu pengen makan sih iya .. tapi jangan jam segini dong .." Gumam Aria dalam hati kepada bayinya . Tapi Aria hanya tersenyum kemudian menggelengkan kepalanya sambil mengelus perutnya .


"Mama buatin ya ." Lirih Aria sambil meraih sebuah piring , dan juga bungkus rumput laut .


Setelah selesai membuat makanan yang ia inginkan , Aria segera mencuci tangan dan melahap makanan itu dengan rakusnya . Tanpa sengaja pun ada seseorang yang melihat Aria makan seperti itu . Yang melihat Aria adalah kakaknya 'Reyli Mitsuki'


"Makan apa ?" tanya Rey dengan ketus .


Aria menoleh ke sumber suara . Ia mengenali suara itu . "Ada apa ?" Balas Aria dengan wajah datar .


"Tumben makan pagi ? takut banget lagi !" Sindir Rey dengan tersenyum.


Aria hanya diam tak menjawab , ia hanya fokus pada makanannya . Rey yang melihat itu pun hanya menggelengkan kepala , dan segera melangkah dan duduk disebelah Aria .


"Mau dong ." Seru Rey kepada Aria .


"Hmm?" Aria mendongak melihat kakaknya .


"Ini!" Aria pun mengulurkan tangannya ke mulut Rey , dan menyuapi Rey .


Rey segera mengunyah makanan yang dibuat Aria , dan segera menyubut hidung mungil Aria .


"Aw.." kejut Aria . "Kaka ngapain sih ?! gabutz ya ?!" Sambung Aria lagi .


Rey pun hanya menggeleng dan berdiri , kemudian meninggalkan Aria yang sedang kesal kepadanya .


"Kok pergi sih ?! gajelas nih orang!" gerutu Aria dengan mulut yang penuh dengan onigiri .


"Pfft" Rey yang sedang menoleh , dan mendengarkan gerutuan Aria tertawa kecil .


......................


Siang hari kemudian. . .


Aria yang duduk manis di sofa ruang keluarga sedang menunggu mamanya pulang dari kantor untuk istirahat 30 menit dirumah. 'tinnn' Terdengar suara klakson mobil Raina yang sudah pulang minta dibukain pagar . Sedangkan Aria yang mendengar suara klakson mobil itu merasa gugup , jantungnya berdetak semakin cepat .. Aria ingin meminta ijin kepada mamanya untuk bersekolah di Amerika bersama Fengki . Sejujurnya Fengki , Aria dan Keitel sudah berdiskusi di telpon sejak pagi, kemudian akhirnya sepakat untuk ikut Fengki ke Amerika dan hidup disana untuk beberapa tahun .


'Mama udah pulang .. aku bingung harus darimana mulainya ...' Batin Aria sambil meremas sofa empuknya itu .

__ADS_1


Raina yang sedang berjalan menuju ruang keluarga pun melihat Aria yang sedang menunggu kedatangannya . "Kamu nunggu mama Ri?" Tanya mama Aria sambil berjalan menuju sofa .


"I..iya ma" jawab Aria dengan grogi. Aria yang biasanya berpidato di upacara , dan juga perpisahan sekolah tak pernah grogi , tapi untuk kali ini ia sangatlah gugup dan grogi di hadapan mamanya .


Raina yang merasa bingung karna sikap Aria yang aneh sejak pagi pun bertanya. "Kamu kenapa sih ri ?! daritadi pagi udah aneh banget!" Jelas mamanya .


"Gak papa..." Jawab Aria singkat .


"Yaudah .. tumben nungguin mama , mau ngomong apa ?" Tanya Raina to the poin .


Aria pun merasa tak perlu berbasa-basi mendengar mamanya yang bertanya . "Aku mau sekolah di Amerika" jawab Aria to the poin .


Raina yang mendengar jawaban putrinya itu merasa terkejut . "Apa ?!" kejut Raina .


"He'em , aku mau sekolah di Amerika sama Fengki!" sambung Aria kembali .


"Hei , bahasa asing mu masih kurang Ri ! jadi .. tak mungkin kau bisa sekolah di Amerika !" Pekik Raina .


Beruntung Aria sudah membuat rencana matang-matang tadi bersama Fengki serta Keitel , jadi ia pun bisa menjawab langsung semua pertanyaan mamanya tanpa bingung atau berfikir terlebih dahulu .


"Tenang aja ma , aku bakal belajar sama Fengki kok , terus aku juga mau mandiri , aku mau mengenal dunia lebih luas .. Aku juga mau berusaha buat ngewarisin perusahaan kosmetik keluarga Mitsuki !" Jelas Aria dengan tegas .


'bug..' terdengar suara tas jatuh di ruang keluarga .


Aria dan juga Raina merasa terkejut melihat orang itu .


Siapakah orang itu ?


Ditunggu eps berikutnya pukul 23.00


🐼🐼🐼. 🐼. 🐼🐼🐼.


.....🐼. 🐼 🐼 🐼.


.....🐼. 🐼. 🐼. 🐼.


.....🐼 🐼🐼🐼. 🐼🐼🐼 .


To Be Continued


↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️↘️


__ADS_1


Like , rate 5 , share . 🤗


__ADS_2