
HAPPY READING 🐼
"Ck" Akire berdecak pinggang kesal . 'Kenapa muter-muter sih .. nggak ada kesempatan buat ngasih tau Aria kah ?'. Gerutu Akire kesal .
Akire mengusap wajahnya kasar dan menghela nafas . "Huft , lupakan saja .. lagipula Aria tak hamil .. jadi aku juga tak harus bertanggungjawab." Lirih Akire kesal .
Sedangkan Aria kini telah berpamitan dengan kedua orangtuanya ,serta sahabat-sahabatnya . "Ma .. aku sama Asuo pergi ya .." ucap Aria sebelum pergi .
"Aku gak perlu salam perpisahan kan ?" Seru Asuo .
'plak' Terdengar suara pukulan di lengan Asuo .
"Dasar , mentang-mentang udah sering pulang pergi ke Amerika gak perlu salam perpisahan." Ucap kesal Aria .
"Udah ya .. Om , te Fengki sama Aria pergi dulu." Pamit Fengki sembari mencium punggung tangan kedua orang tua Aria .
,
......................
Aria , Fengki serta Asuo sudah menaiki pesawat .
Aria yang mengantuk tertidur pulas di sebelah Asuo , sedangkan Fengki ia sedang memainkan ponselnya .
Sesampainya di Amerika ...
__ADS_1
"Asuo , rumah kita dimana ?" Aria yang belum pernah ke Amerika bertanya kepada Asuo didalam mobil . Mereka telah turun dari pesawat sekitar satu jam yang lalu.
Asuo yang sedang duduk di belakang menjawab pertanyaan Aria . "Deket kok , bentar lagi sampe .. jarak bandara sama rumah kita cuma 15km , terus gak jauh dari rumah kita nanti juga ada arena balap ." Jelas Asuo .
Aria yang duduk di samping kursi kemudi menatap kesal Asuo . "Hei , aku ini tanya jalan rumah bukan tanya letak rumah !" Kesal Aria .
Fengki yang sedang mengemudikan mobilnya tertawa kecil . Mendengar tawaan Fengki , Aria mencubit lengan kiri Fengki . "Aw , Ri gue lagi nyetir !" ucap Fengki kesal .
"By the way .. kita mulai sekolah kapan ?" Tanya Aria yang mengabaikan Fengki .
"Mulai minggu depan bakal masuk sekolah." Jawab Asuo dan Fengki bersamaan .
'Hmm , kalo gitu .. aku bakal tinggal dirumah Fengki seminggu lagi .' Gumam Aria dalam hatinya .
Akire sedang merutuki kesalahannya tadi . 'Lo pengecut Re , Lo lamban ' Gumam Akire kesal .
Akire kini sedang berada di sebuah Bar , ia ingin meluapkan kekesalannya dan mengajak Felix , Renhard serta Rou Yang untuk minum-minum .
"Ren , gue pengecut ya ?" Lirih Akire .
Mendengar lirihan Akire ketiga temannya itu tersedak air putih . "Uhuk..uhuk." Renhard menatap Akire tak percaya . "Pe..pengecut ?!" Sontak Renhard terkejut .
"Makan apa nih orang? main pistol umur tujuh tahun ?" Sontak Felix tak percaya .
Begitupula dengan Rou Yang yang sama terkejutnya . "Dulu dia pernah ngejek guru BK waktu SMP kan?!" Sontak Rou Yang kaget .
__ADS_1
"Lo kenapa nyet ?" Tanya Felix iseng .
"Gue gagal ngasih tau Aria .." Gumam Akire yang sudah mabuk .
Mendengar kata Aria tentunya ketiga teman Akire itu semakin kaget . "Aria ?!" ucap kaget ketiga orang itu .
"Hadeh , jadi Lo bawa kita ke bar cuma ngomong gini doang ? untung kita cuma minum air put- " ucap Felix .
"Hei tanggung jawab Akire itu gede ogeb !" Sahut Renhard menyela .
"$*!"$!jwjuw$!;" Terjadilah keributan disana . .
...🍃🐼🍃...
...To Be Continued ....
...Maaf jika ada salah kata dan maksud yang tidak dimengerti , silahkan ketikkan saran dan keritikannnya di kolom komentar 📍...
...Jangan lupa like , sumbangkan poin kalian ya di novel ini 🤗 🙏...
Note : Bagi kalian yang ngerasa aneh tentang mobil yang dipake Ama Fengki , mobilnya itu beberapa bulan yang kalau dititipin ke temen Fengki yang rumahnya deket banget sama bandara , jadi tadi dianterin deh mobilnya .
...*MAAF BANGET BARU UP JAM SEGINI 🙏...
...TADI AKU ADA LATIHAN , TERUS KUOTA HABIS , HARAP DIMAKLUMI 🍃*....
__ADS_1