Ambiguitas Diantara Kita

Ambiguitas Diantara Kita
26# Lebih Dekat


__ADS_3

Wajah azki masih dekat ke wajah nayra.


Nayra tersenyum. Membalas mengecup laki-laki itu.


Nayra berbalik, melanjutkan kegiatannya membuat kopi.


"liat pakaian mu?"kata azki sambil memeluk tubuh nayra, dan mendekatkan wajahnya pada wajah nayra.


Nayra baru menyadari bahwa, ia masih menggunakan baju tidur. setelan baju tidur warna abu muda, dengan baju lengan pendek, sampai ke pinggang, dan celana pendek di atas lutut.


"ini kopinya, nay ganti baju bentar"kata nayra sambil menyerahkan kopi kepada azki, yang sudah melepaskan pelukannya dari nayra namun masih berada di belakangnya.


Nayra masuk ke kamar, namun azki ikut menyusul dengan membawa kopinya.


"gk perlu diganti"katanya pelan


"nanti abang gk baik-baik aja"kata nayra melihat ke arah azki.


"kalo gk baik-baik saja juga gk apa-apa. Allah gk akan ngehukum kita, malah akan ngasih hadiah" Azki berdiri disamping meja kerja nayra, sambil sedikit merapikan tumpukan kertas itu agar ia bisa meletakkan kopi miliknya.


"Tapi kita masih harus nunggu" kata nayra. Tangannya sedang memegang piyama putih panjang.


Azki mengambil piyama itu dari tangan istrinya, dan meletakkan kembali di keranjang baju yang ada di dekat mereka.

__ADS_1


"btw, jangan ajak nay begadang ya. Nay ngantuk. Liat mata nay"kata nayra, menunjukkan kantong matanya yang mulai kelihatan.


"nay, mau ninggalin abang sendiri nikmati kopi?"kata azki dengan nada merayu.


"Nay, ngantuk abang"kata nay sedikit merengek.


"Tidur lah, abang sendiri saja"kata azki


Azki sedang duduk dilantai bersandar dengan kasur, sedangkan nayra sudah berbaring di atas kasur, menyelimuti tubuhnya.


Dilihatnya wajah laki-laki itu, yang sudah beberapa hari tidak bertemu dengannya, muncul rasa kasihan kepadanya.


"bagaimana pesantren?"kata nayra


Nayra bangkit dari tempat tidur, dengan mata yang terasa berat.


Ia memegang bahu Azki, di pijatnya pelan-pelan bahu azki , terkadang memukul pelan dengan bagian samping tangannya, dan memijat lengan laki-laki itu.


Azki berbalik melihat nayra, dan mencium perempuan itu.


"tidurlah. Nay, membuat saya benar-benar tidak baik"kata azki dengan senyum menggoda.


Nayra yang bingung, lansung menjauh dari azki dan menutup seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Azki tersenyum.


"bagaimana mau berzina, aku yang sudah halal dengannya masih seperti itu wajahnya. Dia bilang dia gadis modren, berpengatahuan luas, pengajar" ucap azki pelan


"modren bukan berarti liar. Aku bagaimana mu, jika kau menjaga, mengapa tuhan menciptakan aku menjadi liar?. Begini saja aku sudah merasa kurang pantas bagi mu."batin nayra.


Nayra sudah tidur, azki memilih untuk tidur karena sendirian dan tak tau apa lagi yanh ingin ia kerjakan. Dimatikannya lampu kamar dan menghidupkan lampu tidur.


Ia memilih tak 1 selimut dengan nayra, karena ia tak terlalu yakin bisa tetap baik-baik saja, jika tidur dengan memeluk nayra dengan pakaian nayra yang serba pendek dan tidak terlalu tebal.


"he"suara azki ketika tidur


Laki-laki itu gelisah dengan mata yang masih tertutup. Ia mulai mengeluarkan suara aneh dengan wajah yang ketakutan.


Nayra terbangun, merasa tidak nyaman karena azki yang gelisah disampingnya.


"abang"panggil nayra pelan sambil memegang wajah azki


"sayang" panggil nayra lagi, azki belum juga bisa tenang.


Nayra memeluk azki, kemudian diangkatnya sedikit kepala azki hingga tidur dalam pelukannya. Azki yang belum sadar memeluk nayra erat. Nayra terus mengelus pucuk kepala laki-laki itu, yang tak lama azki mulai tenang dengan tidurnya. Akhirnya, nayra tertidur dengan azki yang masih dalam pelukannya.


Azki terbangun, dengan dirinya yang sudah dalam pelukan Nayra. Dilepasnya pelan-pelan pelukan nayra padanya, dan memperbaiki selimut yang menutupi tubuh nayra. Nayra memperbaiki posisi tidurnya, yang masih terlihat nyenyak. Azki diam sebentar, membiarkan nayra memperbaiki posisi tidurnya hingga nyaman. Dengan lembut di belaynya rambut nayra, kemudian ia mencium perempuan itu.

__ADS_1


Azki tersenyum. Ia sadar bahwa nayra telah menenangkannya.


__ADS_2