
Setelah pernikahan Rehan, Sisil mulai merasakan kesepian dan dia setiap hari dipaksa oleh Devan untuk melihat aktivitasnya sebagai ketua geng motor dan harus selalu mendampinginya di setiap acara balapan liar yang diadakan oleh geng motornya. Sisil merasa bosan setengah mati.
Walaupun Sisil juga menyukai balapan motor. Tetapi kalau setiap malam harus dipaksa oleh Devan, dia merasa tidak nyaman juga dengan hal itu. Apalagi harus melihat kemanjaan Christina kepada Devan.
Sisil benar-benar tidak habis pikir kepada Christina dia saat ini kondisinya sedang tidak baik-baik saja. Karena penyakitnya bisa saja kambuh kapan saja. Tetapi dia setiap malam selalu memaksakan diri untuk mendampingi Devan di dalam setiap balap liarnya yang pasti sangat berpengaruh untuk kesehatan Christina yang sedang drop.
Sisil berada di arena balapan serasa dijadikan sebagai dokter pribadi untuk Christina bagi Devan. Hati Sisil merasa kesal bukan kepalang.
Christina semakin tidak suka dengan kehadiran Sisil disisi kekasihnya. Christina mulai melancarkan aksinya untuk memisahkan Devan dan Sisil dengan berbagai cara dan intrik yang selama ini selalu berhasil membuat Devan merasa kasihan kepadanya. Christina paling tahu kelemahan Devan. Sakitnya dan kelemahan fisiknya.
Christina sudah seperti ular berbisa yang sedang menggerayangi perasaan Sisil saat ini dengan keculasan dan wajah angelnya.
"Aw.. sakitnya!! Sisil! Apa kau sengaja melakukan ini padaku? Kenapa setelah meminum obat yang tadi kau berikan perutku terasa begitu sakit dan mual? Apa kau sengaja ingin membunuhku secara perlahan?" teriak Christina dengan keras.
Suara Christina sontak membuat anggota geng motor lainnya kaget. Semua orang yang saat ini sedang merundingkan perbuatan anak buah ataupun anggota Geng Motor Galaksa yang mangkir dari peraturan yang dibuat oleh Devan.
Mereka jadi gak fokus melihat Christina yang terus saja meringis kesakitan dan marah-marah kepada Sisil yang dianggap sudah mencelakainya.
__ADS_1
"Bos kau uruslah dua wanitamu. Kami benar-benar pusing melihat mereka. Astaga, bos! Apa kau tahu kau adalah laki-laki paling keji di atas bumi ini." ucap Alex yang menggelengkan kepalanya.
Devan mengerutkan keningnya karena dia tidak mengerti apa maksud dari perkataan Alex tadi.
"Maksudnya?"
"Ya lah, Bos!! Bagaimana mungkin kau begitu tega meminta kepada istri sahmu untuk mengurus dan merawat kekasihmu yang penyakitan itu? Lagian ya, Bos!! Kemana sih mata kamu selama ini? Sisil kurang apa lagi coba? Dia seorang wanita yang begitu sempurna, cantik, jago balapan seperti kita, dia juga calon seorang dokter. Ya ampun, Bos!! istrimu itu adalah paket lengkap supergirllah yang tidak akan pernah bisa kau temui di manapun. Christina itu apa? Dia beda keyakinan dengan kita-kita. Kedua orang tua kalian juga tidak merestui hubungan kalian berdua. Apa yang menahan hatimu untuk meninggalkan Christina?" tanya Alex yang sedang berusaha untuk merubah pola pikir dan membuka mata hatinya.
Devan melihat Sisil yang dengan begitu sabar mengurus dan merawat Christina. Walaupun apa yang dilakukan oleh Sisil semuanya salah di mata Christina.
Devan meneteskan air matanya dan dia langsung menghapusnya begitu saja. Karena bagaimanapun juga Devan tidak mau kalau rekan-rekannya yang lain melihat sisi kelemahannya.
Para anggota yang memiliki kesetiakawanan kepada Devan, tampak merasa prihatin dengan nasib ketua mereka yang selama ini selalu menjaga harkat dan martabat Geng Motor Galaksa mereka dengan selalu memenangkan berbagai pertandingan balapan motor dengan geng motor lainnya.
Sisil yang tadi tanpa sengaja mendengarkan apa yang dikatakan oleh Devan, sontak mengelus dadanya yang terasa sakit.
'Ternyata apapun yang aku lakukan untuk Devan, selamanya tidak akan pernah bisa menyaingi posisi Christina di hati suamiku. Christina pastinya sangat istimewa di hatinya. Devan bahkan tidak mempedulikan Christina yang saat ini sedang begitu lemah karena penyakitnya mematikan.' batin Sisil dengan sedih sekali.
__ADS_1
'Mungkin lebih baik aku mundur saja dan meminta cerai dari Devan. Aku akan biarkan dua kekasih itu untuk hidup bersama dan saling mencintai. Aku akan membujuk Abi dan kedua orang tuaku agar merestui hubungan mereka berdua.' Sisil terlihat meneteskan air mata kesedihan ketika memikirkan dirinya akan kehilangan Devan untuk selamanya setelah perceraian mereka.
Tanpa disadari Sisil sudah merasakan perasaan cinta kepada Devan yang hampir beberapa bulan ini telah mewarnai kehidupannya.
Sisil bertekad akan memberikan kebahagiaan untuk Devan dan tidak akan membiarkan laki-laki itu merasa menyesal karena kehilangan the best time untuk bersama dengan Christina yang sekarang ini kondisinya semakin mengkhawatirkan.
Christina yang sangat bebal dan tidak bisa dia nasehati oleh siapapun yang tetap saja bersikekeh ingin hadir di setiap acara Devan. Christina bahkan tidak segan-segan untuk bergadang menemani kekasihnya yang dia cintai.
'Mugkin cinta Christina untuk Devan begitu besar, tampaknya cintaku tidak akan menang untuk bersaing dengannya. Sebaiknya Aku mundur dan menyerah dengan pernikahan ini. Level tertinggi dari mencintai seseorang adalah melepaskan orang yang kita cintai untuk berbahagia dengan orang yang di cintainya.'' Sisil malam itu sudah bulat dan meyakinkan dirinya untuk mengajukan gugatan perceraian kepada Devan.
Melihat Devan yang saat ini sedang memeluk Christina dan wajah Devan yang penuh dengan kekhawatiran membuat Sisil akhirnya memutuskan untuk meninggalkan arena balapan.
Sisil sungguh tidak mampu untuk melihat itu semua di depan matanya. Sisil sudah cukup bersabar dan sudah yakin dengan keputusannya.
Malam itu Sisil membereskan semua barang-barang miliknya dan bersiap untuk meninggalkan pondok pesantren akan tetapi Halimah datang dan menasehati Sisil untuk bersabar dan jangan menyerah dengan pernikahannya.
"Walaupun Devan mencintai Christina, tetapi mereka tidak akan pernah bisa menikah untuk selamanya. Selain karena kondisi Christina yang memang sudah tidak ada harapan. Keyakinan mereka berdua juga menjadi halangan terbesar untuk menyatukan cinta mereka berdua. Kecuali Christina mau keluar dari keyakinan dia dan mengikuti Devan mungkin Abi masih bisa mempertimbangkan pernikahan mereka berdua. Akan tetapi itu adalah sesuatu hal yang mustahil mengingat Christina adalah anak seorang Pastur. Sisil! Tante sarankan agar kamu tetap bersabar dalam pernikahanmu Insya Allah kesabaranmu akan membuahkan hasil dan bisa menyentuh pintu hati Devan suatu saat nanti!" Halimah terus menasehati Sisil agar bisa bersabar.
__ADS_1