Anak Nakal Pak Kyai

Anak Nakal Pak Kyai
Bab 25


__ADS_3

Sisil terlelap karena kelelahan. Hari ini adalah hari yang paling berat untuk Sisil yang sudah berhasil melarikan diri dari lokalisasi milik Christina.


Sisil tidak tahu kalau Devan sejak tadi terus saja memperhatikan kontrakannya yang sudah mulai sepi dan tanpa kehidupan lagi.


Devan dari luar kontrakan Sis terlihat begitu murka saat melihat Andreas yang masuk ke dalam rumah itu bersama Sisil tanpa merasa takut ataupun canggung sama sekali dengan istrinya.


"Sebenarnya apa hubungan Sisil dengan pimpinan dari Geng Motor Scorpio? Kenapa Sisil terlihat begitu akrab dan dekat dengan Andreas?" monolog Devan yang merasa benar-benar sudah kehilangan akal sehatnya sekarang.


Kalau tidak merasa takut akan digerebek oleh warga. Devan pasti saat ini sudah menerobos masuk ke kontrakan milik Sisil. Hati Devan saat ini benar-benar sangat panas dan cemburu melihat istrinya berada di satu rumah bersama musuh besarnya di dalam organisasi geng motor.


Sudah bukan rahasia umum lagi kalau Geng Motor Scorpio dan Geng Motor Galaksa adalah musuh bebuyutan sejak mereka bahkan masih duduk di bangku SMA.


Devan terlihat mengepalkan kedua tangannya dan terus melihat ke pintu kontrakan Sisil. Devan berharap untuk Andreas keluar dari pintu rumah kontrakan tempat Sisil sekarang berada.


"Kurang ajar! Apakah mereka sedang melakukan sesuatu yang negatif di dalam sana? Kenapa sejak tadi Andreas tidak juga keluar?" tanya Devan yang entah kenapa saat ini jantungnya sedang berdebar sangat kencang sekali karena pikiran negatif yang terus saja merasuk di dalam otaknya.


Hati Devan mencelos ketika melihat lampu di rumah itu padam. Hanya tersisa lampu kamar Sisil saja yang terlihat benderang.


Devan sangat tahu kalau itu adalah kamar Sisil. Karena sejak pernikahan mereka, Devan tahu kalau Sisil tidak bisa tidur kalau dalam keadaan lampu yang padam. Sisil selalu menyalakan lampu kamarnya sampai pagi.


"Aih, apa yang sedang mereka lakukan di dalam sana?" Devan benar-benar merasa tersiksa dengan pikirannya sendiri tentang Sisil dan Andreas yang saat ini berada di dalam rumah berduaan saja.

__ADS_1


Ingin sekali Devan menerobos masuk ke sana, akan tetapi dia juga takut kalau apa yang ada di dalam kepalanya saat ini tidak benar-benar terjadi.


Sisil pasti akan marah besar dan membenci dirinya kalau sampai tidak terjadi apa-apa di dalam sana. Tetapi dia sudah membuat kegaduhan di tempat tinggal Sisil yang baru.


Devan saat ini benar-benar sangat frustasi sekali karena tidak tahu harus melakukan apa lagi. Akhirnya Devan memutuskan untuk mencari masjid terdekat yang bisa dia jangkau saat ini.


Karena dirinya butuh untuk sholat dan berdoa kepada Allah. Devan ingin bertanya pada Allah, tentang perasaannya saat ini dan rumah tangganya bersama Sisil yang sedang berada di ujung tanduk.


Devan langsung masuk ke dalam masjid dan mengambil air wudhu. Devan tidak merasa takut sama sekali. Walaupun di tempat sebesar itu dirinya hanya seorang diri di saja.


Setelah melaksanakan salat isya dan juga salat Tahajud, Devan terlihat berdoa dengan begitu khusyuk kepada Allah. "Ya Allah!! Hamba memohon kepadamu untuk selalu melindungi rumah tanggaku bersama Sisil. Aku mohon ya Allah!! Lindungilah selalu dimanapun istriku berada. Semoga kami bisa segera keluar dari masalah kami saat ini tanpa harus adanya perceraian. Ya Allah!! Hamba benar-benar mencintai Sisil dan ingin sekali menjalani kehidupan rumah tangga kami, sama seperti orang lain. Bantu Hamba ya Allah!" Terlihat Devan sampai meneteskan air matanya ketika dia berdoa kepada Tuhan yang dia percaya selama hidupnya.


Walaupun selama ini Devan terkenal dengan julukan 'Anak Nakal Pak Kyai' tetapi tetap saja Devan adalah seorang Hafiz dan dia juga pernah mencicipi kuliah di al-azhar barang 1 atau 2 tahun lamanya.


Waktu itu kalau bukan karena Geng Motor Galaksa yang tiba-tiba tersandung masalah besar, tidak mungkin membuat Devan akhirnya memilih untuk pulang ke Indonesia dan memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya di Indonesia.


Segitu cintanya Devan dengan Geng Motor Galaksa. Sehingga dia selalu memprioritaskannya dan tidak pernah memikirkan tentang masa depannya sendiri di dunia pendidikan.


Hal itulah yang selalu membuat hati ayahnya merasa sedih dan merasa bersalah kepada Devan. Karena kebencian Devan kepada sang ayah yang sudah mendarah daging membuat Devan menjadi seorang pemuda yang sangat sulit diatur dan liar.


Dulu, saat Devan masih duduk di bangku SMA, Kyai Ibrahim harus bolak-balik masuk ke kantor polisi hanya untuk menjamin dan membebaskan anak semata wayangnya. Halimah sudah divonis oleh dokter bahwa dia tidak bisa memiliki anak.

__ADS_1


Kandungan Halimah sangat lemah sejak dia selalu mengalami keguguran. Hingga akhirnya dia sekarang dinyatakan mandul oleh dokter.


Seandainya saja Kyai Ibrahim mengetahui tentang apa yang sudah dilakukan oleh Devan kepada Halimah, pasti Kyai Ibrahim tidak akan pernah bisa memaafkan kelakuan anaknya yang sangat kurang ajar itu kepada istri mudanya.


Demi Halimah agar tidak bisa punya anak, Devan yang saat itu dalam fase kenakalan yang luar biasa. Dia sengaja memberikan obat peluruh kandungan kepada Halimah sehingga membuatnya keguguran berkali-kali sehingga akhirnya divonis mandul oleh dokter yang menangani Halimah.


Bahkan sampai saat ini Devan tidak pernah merasa bersalah sama sekali sudah melakukan hal buruk seperti itu kepada ibu tirinya yang dia benci setengah mati.


Sampai saat ini Devan belum bisa menerima pernikahan ayahnya dengan Halimah.


Devan mengucek matanya karena merasa silau dengan lampu yang dinyalakan oleh pengurus Masjid yang hendak azan subuh.


Devan sontak langsung bangun dan meminta maaf kepada pengurus Masjid Karena dia sudah tidur di sana tanpa izin.


"Maafkan saya karena saya tidur di sini tanpa izin kepada bapak. Tadi malam saya melintasi masjid ini tanpa sengaja. Karena sudah terlalu larut malam. Akhirnya saya malah salat dan tertidur di sini. Maafkan saya!" Devan terlihat menyesal dengan apa yang sudah dia lakukan.


Pengurus Masjid itu sudah memeriksa CCTV ketika tadi dia hendak melaksanakan kewajibannya untuk adzan subuh. Dia sudah melihat semua yang dilakukan oleh Devan di masjid itu yang tidak melakukan hal-hal yang negatif.


Devan di sana hanya sholat isya dan tahajud. Setelah itu mengaji sebentar untuk menenangkan perasaannya yang sedang galau memikirkan sesel dan Andreas yang berada di dalam satu rumah pada tengah malam seperti itu. Lalu Devan tertidur karena merasa kelelahan.


"Tidak apa-apa, ayo kita sholat shubuh dulu!" ucap pria itu sambil tersenyum kepada Devan.

__ADS_1


__ADS_2