APA SALAHKU KANG

APA SALAHKU KANG
BICARA DENGAN BUNDA


__ADS_3

POV Roby


Setelah aku bersenda gurau dengan eyang,bunda dan adik-adik bersama-sama penuh kegembiraan dan makan malam bersama eyang kakung yang baru pulang dari luar kota.


"Ayah mu sehat rob?"tanya eyang kakung.


"Alhamdulillah sehat yangkung... eyang sehat?"jawabku.


"Alhamdulillah rob, eyang sehat... kerjaan mu lancar?"


"Alhamdulillah lancar yangkung..."jawab roby sambil tersenyum.


"Alhamdulillah...ya udah yangkung ke ruang kerja dulu ya,mau cek kerjaan eyang, sesekali datanglah ke rumah belajar bisnis sama eyang,siapa tau bermanfaat untuk mu rob..."


"Baik yangkung insyaallah..."jawab roby sambil tersenyum.


Tak lama bunda dan simbok merapikan meja makan dan membereskan meja makan hingga rapi kembali, sedangkan adik-adik bermain dengan adik kecil kami yang sedang lincah-lincah nya,aku dan eyang menikmati acara tv sambil ngemil makanan ringan.


Melihat bunda sudah selesai merapikan meja makan aku pun mendekati bunda yang sedang bersantai di tepi kolam renang yang di terangi lampu warna warni di setiap sudutnya hingga memberi kesan nyaman.,ku dekati bunda yang tersenyum kepada ku.


"Rob,ambil cemilan sama minuman dingin di kulkas ya rob..."suruh bunda sebelum aku duduk,tak lama ku bawa brownis dan 2 kaleng minuman dingin.


"Capek ya bun..."tanya ku pelan.

__ADS_1


"Lumayan rob,tapi senang semua sudah makan rob...,oh iya ayah sehat rob?"


"Alhamdulillah bun, tanpa bunda sepi katanya... hehehe..."jawab ku cengengesan.


"Halaahh...ayah mu tukang gombal... hehehe..."ujar bunda sambil tertawa.


"Hahaha...bun..."aku manggil bunda.


"Iya rob, kenapa?"tanya bunda.


"Maafin ayah ya bun..."ujarku tertunduk.


"Kamu nggak salah rob, hanya saja sudah dua kali bunda ngadepin rasa sakit kayak begini rob..."ucap bunda pilu.


"Roby tau yang bunda laku in itu memang seharusnya dan roby, janny dan fandy selalu nurut kan bun?ayah aja yang terlalu meremehkan dan menganggap semua bisa di atasi dengan uang hingga rika makin membangkang terutama ke bunda..."ujar ku.


"Apa karena bunda hanya ibu sambung,rob..."


Isak bundaku mulai terdengar.


"Jangan bicara begitu bun...buat kami bertiga walaupun bunda ibu sambung kami namun bunda tetap ibu kami selamanya..."jawabku pilu.


"Makasih ya rob...bunda bangga memiliki kalian..."bunda pun mengelus pucuk kepala ku.

__ADS_1


"Kami juga sayang bunda..."ucapku sambil tersenyum pada bunda.


"Oh iya bun,ayah udah cerita soal chat itu...roby percaya itu bukan teman bunda,kok bisa ya bun?"tanyaku.


"Nggak ngerti bunda rob,bunda nggak kenal sama sekali dengan kontak itu..."


"Roby juga udah bilang sama ayah untuk nggak mudah terpengaruh bun...ayah nya aja nggak mikir panjang..."


"Ntar bunda share ya kontak nya ke roby biar di periksa sama temen roby yang jago IT ya bun..."pinta ku.


"Oke rob,ntar bunda share ya rob..."jawab bunda.


"Oke bun..."ujar ku.


"Oh ya... untuk sekarang rencana bunda gimana?"


"Rencana bunda sementara di rumah eyang dulu rob sampai masalah ini selesai karena bunda nggak mau bertengkar terus karena salah paham rob..."kata bunda.


"Oke bun,kita lihat perkembangannya nanti gimana ya bun...roby pun berharap yang terbaik untuk kita semua,bun..."jawab ku.


"Iya rob, begitu juga harapan bunda,nak... terutama untuk ayah dan rika..."pandang bunda menerawang.


"Iya bun, semoga..."sahutku tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2