APA SALAHKU KANG

APA SALAHKU KANG
CEMBURU KARENA TAKUT KEHILANGAN


__ADS_3

POV Rayhan


Siang itu terasa panas hatiku melihat seorang lelaki yang tak ku kenal cipika cipiki pada kekasih ku rika,bila ada yang bilang aku lebay aku tak peduli karena aku begitu mencintai nya walau baru hitungan minggu kami jadian namun begitu lama aku harus menunggu untuk bersama dia.Di saat rika mengantarkan aku ke pintu keluar cafe tiba-tiba lelaki itu memanggil nya dan mematung saja tanpa kata lalu si lelaki mencium pipinya yang bahkan belum pernah kami lakukan membuatku geram,marah dan kecewa hingga aku berjalan cepat menuju mobil tanpa mempedulikan teriakan rika yang memanggil ku.


Ku laju kan mobil ku dengan kecepatan sedang walau emosi sedang menyelimuti pikiran ku namun masih ku pikirkan keselamatan ku dan orang sekitar yang tak tahu akan masalah ku, lebih kurang 30 menit aku sampai di rumah dan satpam segera membukakan pintu pagar untuk ku.


"Assalamualaikum...pa..."panggilku mencari papa.


"Wa'alaikumsalam... sudah sampai kamu, lumayan cepat nyampe rumah..."sapa papa.


"Iya pa, kebetulan bisa cepat aja..."jawabku menyembunyikan kegelisahan hati ku.


"Hey jagoan papa...kenapa ini?kamu bisa bohongin orang lain,nak...tapi bukan papa...oke?"ujar papa pada ku dan aku hanya bisa mengangguk sendu.


"Nanti aja ceritanya ya pa,kan mau nganter papa dulu... takutnya telat papa ketemu kliennya..."ujarku mencoba tersenyum.

__ADS_1


"Oke, pulang dari ketemu klien papa kita ke gerai bakso langganan kita ya sambil ngobrol..."saran papa pada ku.


"Oke pa, berangkat sekarang kita?"tanyaku.


"Iya dong sekarang,emang tahun depan... hahaha..."goda papa sambil menepuk bahu ku dan kami segera berangkat ke temu janji papa dengan kliennya.


Di sepanjang jalan papa banyak diam karena tau kalau suasana hati ku sedang tidak baik-baik saja, sebagai penghibur diri papa menyetel lagu-lagu pop tahun 70 an waktu beliau muda dulu dan berdendang kecil.


"Ciee...papa inget masa pacaran dulu ya pa... hehehe..."godaku pada papa.


"Iya nih,inget masa indah sama mama mu... seindah namanya,indah..."kenang papa sambil senyum-senyum sendiri.


Satu jam kemudian kami sampai di tempat papa janji bertemu kliennya dan aku gabung duduk bersama mereka itung-itung belajar bisnis juga dari papa atau siapa tau kelak aku ingin kuliah di hukum ikut jejak papa jadi pengacara,tak terasa urusan mereka telah selesai aku dan papa langsung menuju gerai bakso favorit kami.Lebih kurang 25 menit kami sampai di tempat tujuan,ku turunkan papa di depan pintu masuk gerai bakso sedangkan aku memarkirkan mobil di parkiran yang tak jauh dari sana.Kemudian aku segera menghampiri papa yang sudah mendapatkan tempat duduk yang terlihat nyaman kalau melihat ke sekitar.


Tak lama pelayan datang menyodorkan menu pada kami.

__ADS_1


"Pak,mas...mau pesan apa?"tanyanya ramah.


"Kamu mau pesan apa jagoan..."tanya papa sambil tersenyum pada ku.


"Bakso beranak pakai sayuran aja pa,pake emping plus es teh lemon...papa apa?" tanyaku.


"Papa sama aja,cuma minumnya es teh kurang gula aja..."sahut papa.


"Silahkan di tunggu ya pak, mas..."ujar si pelayan ramah sambil berlalu.


"Baik,terima kasih..."


"Jagoan papa..."panggil papa padaku.


"Iya pa..."balasku sambil memandang papa.

__ADS_1


"Bicarakan,jangan perturutkan emosi..." nasehat papa padaku.


"Baik pa..."jawab ku,tak lama kemudian pesanan kami datang dan tak sabar segera menikmati nya.


__ADS_2