APA SALAHKU KANG

APA SALAHKU KANG
PULANG KE JAKARTA


__ADS_3

POV Rika


Tak terasa dua bulan lebih aku di surabaya,betah rasanya aku di sini karena pengaruh dan aktifitas sehari-hari yang begitu menyenangkan dan membawa perubahan kepada pola pikir dan pola hidupku.


"Rika,apa kamu nggak rindu pada keluarga mu di jakarta?"tanya sulis hari ini saat kami sedang memeriksa data keuangan cafe kami.


"Jujur aku rindu lis hanya saja aku malu..." jawab ku sendu.


"Kenapa harus malu?aku percaya mereka juga merindukan mu dan percayalah mereka memaafkan mu..."ucap sulis sambil membelai punggung ku.


"Tapi aku tak enak pulang sendiri..."jawab ku ragu.


"Assalamualaikum..."tiba-tiba bang ray masuk setelah mengucap salam.


"Wa'alaikumsalam bang... tumben mampir?" tanya sulis sambil tersenyum.


"Iya nih abang free pagi ini,nanti malam baru dinas..."jawab bang ray sambil mendekati kami.


"Duduk dulu bang..."sahut ku gugup.


"Iya rika...oh iya,tadi abang dengar-dengar mau pulang ke jakarta...kapan?"tanya bang ray.

__ADS_1


"Belum tau bang,ragu rika pulang sendiri..."jawab ku lesu.


"Kenapa ragu?abang temani ya sekalian abang mau ketemu roby dan om somat...udah tahunan nggak ketemu mereka..."tawar bang ray.


"Tuh kan ada bang ray yang mau nemenin,kapan mau berangkat?pakai pesawat apa kereta?"tanya sulis padaku.


"Pakai kereta aja ya bang,besok bisa berangkat bang?"tanyaku pada bang ray.


"Boleh rika, ambil kereta sore aja biar nyampe jakarta pagi...tapi abang minta izin dulu sama atasan abang ya?"jawab bang ray.


"Iya bang...abang jemput ke rumah?"tanyaku lagi.


"Iya rika,biar nggak repot bawa mobil nya..."jawab bang ray.


"Oke... bolehkan abang istirahat di sini?"tanya bang ray pada kami.


"Boleh bang, istirahat aja..."jawab kami berdua serempak sambil kembali meneruskan pekerjaan.


"Oh iya rika, nanti pamit ibu dulu ya? rencana berapa lama?"tanya sulis padaku.


"Aku ikut bang ray aja,lis... lagian kerjaan nggak mungkin di tinggal lama-lama,kasian kamu nanti repot sendiri..."jawabku sambil tersenyum.

__ADS_1


"Iya deh bu perwira,belajar nurut ya...ciee..." goda sulis membuat pipiku panas, sedangkan bang ray menaik turunkan alisnya jenaka memandangku.


Tak terasa hari pun telah sore hingga aku,sulis,ibu dan zahra diantarkan pulang oleh bang ray.Bang ray mampir sebentar meminta izin pada ibu untuk kami berdua berkunjung ke jakarta ke rumah orangtua ku dan ibu pun mengizinkan dan menasehati agar besok hati-hati di perjalanan.Tak lama bang ray pun langsung menuju markasnya untuk dinas malam ini.


"Cah ayu..."panggil ibu penuh kasih sayang pada ku.


"Iya bu..."jawab ku memandang ibu.


"Besok berangkat jam berapa? pesawat apa kereta?"tanya ibu.


"Pakai kereta sore bu,biar sampai jakarta nya pagi,bu..."jawab ku.


"Bagus itu biar bisa istirahat, rencananya kamu pulang ke jakarta berapa lama?"tanya ibu lagi.


"Ikut bang ray aja bu, soalnya nggak mungkin rika minta bang ray terlalu lama..."jawabku.


"Iya cah ayu, nggak pa-pa...besok berangkat dari cafe aja,malam ini kamu berkemas apa yang mau di bawa ya..."suruh ibu.


"Iya bu, untuk oleh-oleh biar beli di jalan aja bu..."ujarku.


"Iya nggak pa-pa, selesai berkemas kita makan malam kamu jangan tidur malam-malam ya..."ujar ibu padaku.

__ADS_1


"Iya bu..."jawab ku.Tak lama mas bayu pulang,kami pun segera makan malam bersama.


__ADS_2