APA SALAHKU KANG

APA SALAHKU KANG
TAK RELA JAUH DARI MU


__ADS_3

POV Rika


Hari ini begitu membuatku bahagia sekaligus sedih, seharian ini betapa bahagia hatiku berdua saja dengan bang rayhan kekasih ku namun sekaligus sedih saat aku tahu bahwa bang ray hendak menempuh pendidikan untuk kenaikan pangkat selama tiga bulan yang akan terasa lama bagi kami berdua. Makanan dan minuman tak terasa nikmat lagi bagiku sedangkan bang ray juga begitu sendu menatapku yang berlinangan air mata,dia memeluk ku erat seakan tak rela berpisah walau hanya hitungan bulan.


"De'..."panggil bang ray.


"Iya bang..."jawab ku sambil terisak.


"Apa abang tak usah ambil pendidikan itu ya de',tak rela abang ninggalin kamu de'..." ucapnya dengan air mata yang menetes di pipi nya.


"Sesungguhnya adek nggak rela juga bang, hampa rasanya jauh dari abang..."jawabku dengan isakan yang tak tertahankan lagi.


"Abang pun juga de'..."balas bang ray makin erat memeluk ku.


"Namun ini demi tugas dan masa depan depan kita juga nanti nya,bang..."ucapku lesu.


"Lalu gimana menurut kamu sayang..."tanya bang ray sambil mengusap air mata ku.

__ADS_1


"Kan hanya tiga bulan kan bang..."tanyaku ragu.


"Iya de',cuma tiga bulan... apakah adek mengizinkan?"tanya bang ray sambil menggenggam jemari ku.


"Adek izinkan walaupun berat hati adek rasanya bang... karena adek sadar ini baru permulaan,belum lagi kelak kalau adek jadi istri abang tentu lebih banyak lagi abang mengemban tugas negara..."jawabku dengan berusaha tersenyum walaupun sedih.


"Alhamdulillah bila adek mengizinkan,kita saling menjaga hati ya de'..."ucap bang ray sambil mengusap rambut ku penuh kasih.


"Iya bang, jagalah hati abang untuk adek...kita bisa komunikasi kan bang?"tanyaku.


"Bisa de', karena tak ada pembatasan komunikasi selain waktu belajar de'..."jawab bang ray sambil memeluk ku.


Tak terasa hari menjelang siang kami pun segera beranjak dan menuju salah satu mall terbesar di surabaya untuk makan siang dan sholat zhuhur di sana, lebih kurang 1 jam kami pun sampai dan segera mencari mushola untuk sholat.Setelah sholat kami mencari tempat makan dan kami memilih gerai soto terenak yang di mall ini,bang ray pun mengajak ku duduk di meja sudut yang membuat kami bisa memandang ke jalan raya.


"De',yuk duduk sayang..."bang ray mempersilahkan aku duduk di samping nya.


"Iya bang, makasih ya sayang..."ucapku sambil tersenyum manis pada nya.

__ADS_1


"Sama-sama sayang..."balas bang ray sambil membalas senyum ku.


"Kamu mau soto apa sayang?"tanya bang ray.


"Soto ayam aja ya bang, minum nya es teh aja... kalau ada emping boleh juga bang..." jawab ku.


"Oke,mbak...sama in aja menu nya ya mbak..." ujar bang ray pada si mbak pelayan.


"Baik,di tunggu sebentar ya mbak,mas..."balas si pelayan sambil berlalu ke dapur.


"Baik..."jawab kami serempak membuat kami tertawa lucu.


"Sayang...jujur kalau bukan karena untuk pendidikan nggak mau abang ninggalin kamu,tiga bulan pula..."keluh bang ray sambil mengusap rambut ku.


"Nggak pa-pa bang,kan cuma tiga bulan abang ninggalin adek..."balasku sambil mengelus pipinya.


"Tapi abang nggak sanggup jauh-jauh dari kamu de'..."tatapnya sendu.

__ADS_1


"Yang penting jaga kepercayaan adek,itu yang adek pinta bang..."balasku lagi sambil menggenggam jemari nya dan dia pun mengangguk dan mengeratkan genggaman tangannya pula pada ku.


__ADS_2