
POV Rika
Pagi ini begitu mengharukan bagi ku, setelah dua bulan lebih aku pergi dari rumah hanya karena mem perturutkan keegoisan ku namun di sana pula aku mendapatkan ketenangan dan perubahan besar dalam hidupku.
Pagi ini setelah aku dan bang ray tiba di rumah ku beri kejutan untuk semua yang menatapku haru,ayah dan adik-adik ku memeluk ku hingga kami bertangisan bersama,ku bersimpuh di depan ayah meminta maaf karena selama ini terlalu sering membuat ayah dan bunda kecewa akan tingkah laku ku.
"Ya Allah rika,ayah senang kamu pulang nak,naik apa kalian dari surabaya?"sahut ayah sambil memeluk bahuku lembut.
"Kami naik kereta,ayah...oh iya yah kenalkan ini bang rayhan teman aa roby waktu SMU dulu,bang ray dan om tyo banyak membantu rika selama di surabaya,ayah..."jelasku panjang lebar.
"Terima kasih ya ray sudah menjaga anak om..."ucap ayah pada bang ray sambil memeluk bang ray.
"Sama-sama om,itu sudah kewajiban saya..." ucap bang ray sambil tersenyum.
"Oh iya om,roby mana om?"tanya bang ray lagi.
"Roby lagi ada beberapa jadwal hari ini ray,nanti om telfon biar pulang ke rumah..."jawab ayah.
__ADS_1
"Baik om..."sahut bang ray sambil tersenyum.
"Oh iya...kamu nginap di rumah om saja ya ray...rika tunjukkan kamar dekat kamar adik-adik mu ya nak..."suruh ayah pada ku.
"Baik yah...janny fandy bantu teteh ya de'..."pintaku pada adik-adik ku.
"Iya teh..."adik-adik ku membawakan paper bag,besek dan kantong kresek ke ruang keluarga sedangkan aku mengantarkan bang ray ke kamar nya.
Lebih kurang 20 menit membersihkan diri kami sama-sama keluar kamar dan saling bertatapan mata hingga pipiku terasa panas karena malu.
"Bang...yuk kita ke ruang keluarga,ayah dan adik-adik pasti menunggu..."ujarku pada bang ray.
"Cieee...suit...ada yang barengan ini... hahaha..."goda ayah pada kami membuatku merajuk.
"Hmmm...ayah..."pura-pura aku merajuk akhirnya karena tak bisa menahan lepaslah tawaku dan kami tertawa bersama-sama.
"Teh, cemilan nya enak banget..."ujar fandy sambil mencomot salah satu jajanan khas surabaya itu.
__ADS_1
"Alhamdulillah kalau kamu suka,entar kapan-kapan teteh beliin lagi..."ujarku.
"Emang kamu mau balik ke surabaya lagi geulis nya ayah?"tanya ayah padaku.
"Iya yah, jujur di sanalah pola pikir dan pola pergaulan rika berubah, yah... sekalian ngelola bisnis kuliner rika dan sulis di surabaya,ayah...izinin rika ya ayah"pinta ku pada ayah.
"Kalau memang itu keputusan mu ayah dukung selama niat baik,asal jaga diri dan pergaulan kamu,nak..."jawab ayah memberi restu.
"Insyaallah ayah,rika nggak kan ngecewain ayah dan bunda lagi...tapi bunda mana yah?dari tadi rika nggak lihat bunda dan anand..." aku bertanya pada ayah.
"Kamu ingin bertemu bunda dan adik anand?" tanya ayah.
"Iya ayah, rika ingin minta maaf sama bunda karena keegoisan rika membuat bunda terluka dan sedih..."ucapku sendu.
"Ayah mengerti, insyaallah besok kita bersama-sama ke rumah eyang mu ya nak..."jawab ayah sambil memeluk ku penuh kebanggaan.
"Iya yah,aa roby jadi kan yah pulang ke rumah...rika pengen ngajak semua makan di luar..."ujarku.
__ADS_1
"Cieee...bos besar traktir kita nih.... hahaha..." goda ayah sedangkan aku tersipu malu dan semua tertawa bahagia.