APA SALAHKU KANG

APA SALAHKU KANG
KEJUTAN UNTUK AA ROBY DAN MEMINTA MAAF PADA BUNDA


__ADS_3

POV Rika


Setelah kami beristirahat untuk mengurangi lelah karena perjalanan dengan kereta api dari surabaya jakarta,siang harinya ku bantu bik inah menyiapkan makan siang yang kami pesan via gofood di dapur.Tiba-tiba ayah mendekati ku dan merengkuh bahu ku.


"Nak...ayah bangga padamu,selama di surabaya begitu banyak perubahan diri mu... bahkan kamu merintis usaha di sana, semoga sukses ya nak..."ujar ayah terharu.


"Alhamdulillah...yah, kesederhanaan dan rasa syukur mengajarkan rika untuk lebih memperbaiki diri agar lebih baik ke depannya,do'a kan rika ya ayah..."jawabku sambil memeluk ayah.


"Insyaallah nak,di mana pun kamu berada kelak selagi kamu berusaha untuk selalu lebih baik maka do'a ayah dan bunda selalu mengiringi langkah mu..."jawab ayah sambil mengelus pucuk kepala ku.


"Rika siapkan dulu makan siang ya ayah..." sahutku lagi.


"Oke nak, kalau sudah panggil kami ya..."ujar ayah sambil berlalu ke ruang keluarga.


"Oke yah..."jawabku sambil menata makan siang untuk kami semua.


Lebih kurang 10 menit makan siang sudah ku siapkan bersama bik inah dan segera ku panggil ayah,bang ray dan adik-adik untuk makan siang.


"Ayah,bang, adik-adik...ayo makan siang..." seruku dari dapur.


"Oke..."seru mereka serempak sambil berjalan ke dapur dan kami semua mulai makan bersama.


"Ayah,aa roby pulang jam berapa yah?" tanyaku pada ayah.


"Sebentar lagi selesai katanya,paling satu jam lagi sampai di rumah,nak..."jawab ayah.

__ADS_1


"Iya ayah,nanti malam jadi makan di luar kan ayah?"tanyaku lagi.


"Iya sayang... sesekali gini apalagi kamu bakal sibuk dengan usaha mu,nak..." jawab ayah lagi.


"Iya ayah..."jawab ku sambil tersenyum.


Satu jam kemudian kami mendengar ada orang mengucap salam di depan,janny dan fandy pun segera berebutan ke depan melihat siapa yang datang.


"Aa...aa pulang,yeii..."sorak mereka berdua sambil memeluk sang kakak laki-laki.


"Aa... teteh pulang aa..."seru fandy gembira.


"Beneran teh rika pulang?"ujar aa roby antara bahagia dan terharu.


"Assalamualaikum aa..."ucapku sambil menampakan diri di depan aa roby yang terdiam memandangku.


"De'...."ucap aa roby terharu dengan air mata yang berlinang.


"Aa..."tangisku meledak menghambur ke pelukan kakak ku.


"Maafkan rika aa... maafkan rika..."tangisku tersedu.


"Iya de'...aa udah maafin kamu,aa bangga kamu berusaha lebih baik dan selamat untuk usaha mu de'..."ucap aa roby sambil mengelus punggung ku sayang.


"Hai bro..."seru seseorang dari belakang ayah.

__ADS_1


"Ya Allah bro,lu di sini..."ucap aa masih memelukku berjalan ke arah bang ray.


"Ngawal adik lu ini dong bro... hahaha..."jawab bang ray sambil tertawa.


"Kalau gtu gue yang ngawal sampai halal bro...hahaha..."balas aa roby hingga pipiku terasa panas.


"Hahaha... beneran ya bro... hahaha..."ujar bang ray sambil tertawa lebar.


"Beneran...sesekali aa main ke surabaya boleh ya de'..."tanya aa roby padaku.


"Boleh dong aa... dengan senang hati..."jawab ku sambil bergayut manja di pundaknya.


"Aa,malam ini kita makan malam di luar ya aa...biar aku yang traktir..."ujarku.


"Wah... boleh banget bu bos..."goda aa roby membuatku malu.


"Ciee...bu bos..."goda ayahku.


"Ayah..."pura-pura ku merajuk, akhirnya kami semua tertawa.


Aku pun bertanya pada ayah untuk mengunjungi bunda bersama-samba besok bersama aa roby juga.


"Ayah,aa roby...besok kita ke rumah eyang ya,rika mau minta maaf..."ucapku sambil terisak.


"Boleh de',bunda pasti senang lihat kamu..." ucap aa roby sambil mengelus pucuk kepala ku,semua jadi terharu.

__ADS_1


__ADS_2