APA SALAHKU KANG

APA SALAHKU KANG
PULANG KE RUMAH IBU


__ADS_3

"Bu, langsung ke alamat ya bu..."ujar driver grabcar yang di tumpangi narti setelah mereka keluar dari rumah somat.


"Iya pak, langsung ke alamat saja..."jawab narti sambil menepuk-nepuk bokong anand putra kecilnya yang mulai tertidur.


"Baik bu..."dan tak lama lebih kurang 35 menit narti sampai di depan teras rumah orangtua nya,turun dari mobil dan mengeluarkan barang-barang bawaannya di bantu oleh sang driver.


"Pak,saya bayar lewat aplikasi ya pak sekalian saya kasih bintang lima..."ucap narti sambil tersenyum.


"Baik bu terimakasih, semoga rezeki ibu dilancarkan..."ucap sang driver terharu.


"Sama-sama pak, terimakasih kasih ya pak, hati-hati di jalan ya pak..."


"Baik bu, insyaallah...mari bu... assalamualaikum..."


"Wa'alaikumsalam...."jawab narti sambil menatap mobil grabcar tersebut berlalu dari rumah nya.


Tak lama narti pun berbalik menuju pintu utama rumah ibunya.


"Assalamualaikum bu..."ucap narti sambil memencet bel di dekat pintu.


"Wa'alaikumsalam..."ucap bu ratih ibunda narti sambil membuka pintu.


"Eaalaahh nduk, pulang kamu nduk... ayo masuk, kasian anand kedinginan...mbok...tolong bantu angkat bawaan narti ya mbok..."ucap bu ratih sambil memanggil mbok minah, asisten rumah tangga mereka.

__ADS_1


"Baik bu... eaalaahh cah ayu pulang...ayo nduk masuk biar mbok bawain tas kamu ya..."ujar mbok minah sambil tersenyum pada narti.


"Iya mbok, makasih ya mbok..."


"Iya nduk... sama-sama..."


Bu ratih pun memeluk putrinya dengan penuh kerinduan dan mengambil anand dari gendongan bundanya.


"Nduk,mau duduk dulu apa bersih-bersih dulu?"


"Bersih-bersih dulu bu,nyambi nidurin anand, kayaknya cucu ganteng eyang uti udah ngantuk banget... hehehe..."ujar narti sambil tertawa menggoda ibunya.


"Yo wis sana, bersih-bersih sambil nidurin anand di kamar kamu nduk,ntar balik sini nonton drakor kita...hehehe..."


"Ada nduk...baru tadi sore mbok goreng,masih anget-anget loh nduk, sekalian mbok bikin teh anget ya nduk..."


"Siap mbok...hehehe..."ujar narti sambil tertawa dan segera menuju kamarnya.


Lebih kurang 15 menit narti pun keluar dari kamarnya dengan kondisi yang lebih segar.


"Ibu..."ucap narti sambil gelendotan manja memeluk ibunya.


"Iya nduk,sudah tidur cucuku?"

__ADS_1


"Sudah bu,enak banget tidurnya..."jawab narti tersenyum sambil memandang ibunya.


"Eeehh...drakor nya udah mulai nduk..."seru ibu.


"Iya bu...asyik..."balas narti tersenyum.


"Lebih asyik ada cemilan ama minumannya nduk..."sela mbok minah.


"Betul mbok...wah tambah seru kita...hehehe.."


jawab narti sambil tertawa.Akhirnya mereka heboh nonton drakor kesukaan mereka,lebih kurang 3 jam mereka nonton hingga jam 11 malam dan mulai mengantuk dan mbok minah duluan tidur sambil membawa bekas tempat cemilan mereka ke dapur.


Sambil berjalan ke kamar,bu ratih menahan tangan anak perempuannya itu dan memegang ke dua bahu anaknya.


"Nduk...ada yang kamu simpan nduk?"ucap bu ratih sambil mengelus pucuk kepala anaknya itu.


"Hmmmmm...narti bingung membicarakan sekarang bu...takut ibu kepikiran,takut ibu sakit karena diriku..."jawab narti sambil tertunduk.


"Yo wis nduk, sekarang pergilah tidur sayang,besok kita bicarakan ya, waktu masih panjang untuk bercerita, kebetulan ayah juga pulang dari luar kota besok..."


"Iya bu, narti juga rindu ayah..."


"Yo wis nduk... tidurlah, selamat tidur...i love you nduk..."rengkuh ibu penuh kasih sayang.

__ADS_1


"Love you too ibu...see you tomorrow..."sambil memeluk ibunya.Dan akhirnya mereka masuk ke kamar masing-masing.


__ADS_2