APA SALAHKU KANG

APA SALAHKU KANG
KEMBALI JAUH


__ADS_3

POV Rika


Tak terasa seminggu sudah aku di jakarta bertemu bunda dan keluarga besar,hari ke delapan pagi ini aku balik ke surabaya bersama bang ray yang masih punya libur dua hari lagi namun dia mempercepat kepulangan kami ke surabaya agar aku tak kelelahan itu alasannya membuatku merasa tersanjung dan bahagia karena merasa jadi wanita paling beruntung bisa memilikinya.


Kami tiba di stasiun kereta tepat 30 menit sebelum keberangkatan jadi tak menunggu lama, sekarang ini kami membawa cukup banyak buah tangan dari bunda dan eyang putri sekalian dengan yang kami beli di jalan.Sambil menunggu panggilan untuk kami aku mengeluarkan minuman dingin yang kami beli karena aku merasa haus tak lupa ku tawari bang ray minuman.


"Bang..."ujarku sambil menepuk lengan bang ray.


"Iya de'..."balas bang ray sambil tersenyum manis padaku.


"Abang mau minum?"tanyaku.


"Boleh,minta air mineral nya ya de'..."balasnya.


"Iya bang..."jawab ku sambil meletakkan minuman ku di samping ku lalu ku buka kan air mineral untuk bang ray dan segera ku serahkan pada bang ray.

__ADS_1


"Makasih sayang..."ujar bang ray sambil menowel hidung mancung ku yang membuat ku tersipu.


"Sama-sama abang..."balasku sambil tersenyum manis padanya.Kami pun menikmati minuman kami sambil menunggu panggilan keberangkatan.


Sepuluh menit kemudian terdengar panggilan keberangkatan untuk kami dan segel ku masukkan sisa minuman tadi ke dalam kantong plastik yang berisi cemilan kami,aku bawa satu kotak kardus berisi oleh-oleh dari keluarga, sisanya di bawa bang ray lalu kami segera masuk ke gerbong kami dan segera mencari tempat duduk kami di kelas eksekutif yang telah kami pesan via aplikasi sebelum hari keberangkatan.


Tak lama kami sampai di tempat duduk dan segera menyusun tas dan kresek tempat oleh-oleh di bagasi panjang di atas kepala kami,tak lama kemudian kami berdua duduk di kursi kami dengan nyaman.Aku asyik melihat-lihat dari jendela ke orang-orang yang lalu lalang di dalam stasiun dan penjual makanan minuman berteriak menjajakan dagangannya mencari rezeki untuk kelangsungan hidup mereka membuatku bersyukur dalam hati bahwa hidupku masih lebih baik dari mereka yang harus berjuang keras hingga tak terasa air mata ku menetes di kedua sudut mata ku.


"De'..."bang ray memanggil ku sambil mengusap rambut ku penuh sayang.


"Eehh...iya bang, kaget adek..."jawab ku malu karena tertangkap sedang melamun.


"Sedih adek melihat mereka yang harus mencari nafkah ber panas-panas an bahkan kehujanan,bang..."ujarku sambil terisak sedih.


"Alhamdulillah kamu sudah lebih peka sayang,abang bangga padamu de'... bersyukur lah kita diberi kelebihan oleh Allah..."ujar bang ray sambil mengusap rambut ku penuh kasih.

__ADS_1


"Iya bang... alhamdulillah... kalau boleh setiap bulan kita berbagi dengan mereka yang kurang beruntung ya bang..."ujarku sambil merebahkan kepala ku di bahunya.


"Alhamdulillah... insyaallah sayang..."balas bang ray sambil mengecup kening ku penuh kasih yang membuatku makin yakin padanya.


"De', sekarang udah mau masuk zhuhur...mau makan siang dulu atau sholat dulu?"tanya bang ray.


"Adek sedang halangan bang..."ujarku malu.


"Nggak usah malu gitu sayang,lagi banyak nggak?"tanya bang ray lagi.


"Nggak bang..."ujarku sambil tersenyum.


"Ya udah,kalau nggak nyaman kasih tau abang ya..."ujar bang ray.


"Iya bang,abang sholat dulu baru kita makan siang..."balasku sambil tersenyum.

__ADS_1


"Oke...ntar abang wudhu dulu..."ujar bang ray sambil berlalu ke toilet.


"Iya bang..."balasku sambil menaruh selimut di tempat duduk bang ray agar tak ada yang menganggu ku.


__ADS_2