APA SALAHKU KANG

APA SALAHKU KANG
BERKUNJUNG KE RUMAH EYANG DAN BERTEMU BUNDA


__ADS_3

POV Roby


Sehari setelah rika sampai di rumah esok nya kami berencana pergi bersama menuju rumah eyang dan bunda untuk berkunjung dan mengantarkan rika meminta maaf pada bunda,hari ini alhamdulillah aku tak ada jadwal apapun jadi bisa pergi bersama ayah,rika dan adik-adik bahkan rayhan pun ikut bersama kami.


Lebih kurang 45 menit kami sampai di rumah eyang yang luas bagai istana dengan taman yang asri,kami segera turun setelah aku memarkirkan mobil kami di parkiran milik eyang.Tak lama kami sampai di teras rumah eyang dan ayah dengan kocaknya menyuruh semuanya kecuali aku bersembunyi di samping pintu dengan niat memberi kejutan.


"Assalamualaikum..."ucapku sambil memencet bel pintu.


"Wa'alaikumsalam..."terdengar suara mbok minah art keluarga eyang sambil membuka pintu.


"Eehh den roby...masuk den..."ucap mbok minah sambil melebarkan pintu, tiba-tiba beliau terkejut melihat kami ramai sekali.


"Mbok...sstt... jangan bilang dulu mbok biar jadi kejutan... hehehe..."ucapku sambil tertawa.


"Siipp den,yuk masuk semua..."bisik mbok minah padaku.


"Bu,nduk...ada yang datang ini..."seru mbok minah sambil berjalan menuju dapur.

__ADS_1


"Siapa mbok?"tanya ibu.


"Ada den roby bu..."jawab mbok minah menahan tawa.


"Serius mbok?"tanya ibu lagi.


"Serius bu..."ucap mbok minah.Ibu pun segera ke depan dan melihat roby di depan pintu.


"Eeaalaah cucu bagus eyang,ayo masuk sayang..."seru eyang uti gembira.


Tiba-tiba di belakang roby yang masuk ke ruang tamu berderet somat menantunya, cucu-cucunya serta seorang pemuda tampan yang baru di lihatnya dan yang paling mengejutkan rika cucu perempuan satu-satunya yang langsung berlari menjatuhkan diri berlutut di kaki eyangnya.


"Ya Allah, cucu cantik eyang...sini nduk... sini berdiri..."ucap bu ratih sambil memeluk cucu perempuan satu-satunya itu.


"Yangti... maafkan rika selama ini sudah menyusahkan eyang berdua,ayah,bunda,aa roby dan adik-adik..."ucap rika sambil tersedu-sedu.


"Iya cu... kami selalu memaafkan mu cantik, yang penting kamu berusaha lebih baik ya sayang..."ucap bu ratih sambil memeluk cucu perempuan satu-satunya itu.

__ADS_1


"Terima kasih eyang, insyaallah rika nggak kan mengecewakan lagi..."ucap rika masih dalam pelukan eyangnya.


"Rika..."terdengar suara bergetar yang ku kenal memanggil adikku,di sudut ruang tamu terlihat bunda yang tergugu memandang kami.


"Bundaa..."seru rika sambil berlari menuju bunda dan memeluk bunda erat.


"Sayang...teh..."ujar bunda sambil mengelus punggung anak perempuannya itu.


"Maafkan rika bunda...rika sudah jahat sama bunda selama ini, sudah buat ayah dan bunda susah...hiks..."ucap rika pada bunda sambil menangis tersedu.


"Iya sayang, sudah nak...bunda sudah memaafkan cah ayu bunda, semoga rika selalu jadi kebanggaan keluarga ya nak..."ucap bunda sambil tetap memeluk rika.


"Insyaallah bunda,rika berusaha tak mengecewakan ayah dan bunda lagi..."ucap rika sambil tersenyum walau air mata masih membasahi pipinya.


"Aamiin..."jawab kami semua serempak, tiba-tiba bunda berlari menuju ayah.


"Ayah..."bunda lari dan memeluk ayah serta menangis dalam pelukannya.

__ADS_1


"Ayah minta maaf bun, ayah minta maaf..." bisik ayah di telinga bunda.


"Iya ayah,bunda minta maaf juga..."ucap bunda terisak haru.Kami pun terharu melihat ayah dan bunda saling memaafkan.


__ADS_2