APA SALAHKU KANG

APA SALAHKU KANG
UJIAN HATI


__ADS_3

POV Rayhan


Malam ini setelah aku dan rika saling meminta maaf akhirnya kami merasakan kedamaian yang telah kami rajut sebelumnya dan aku berharap ini akan selamanya,esok hari aku hendak mulai bertugas setelah sepuluh hari ku ambil cuti untuk menemani rika ke jakarta.Malam ini ku habiskan waktu berdua bersama rika dengan berjalan-jalan sekitar kota sambil menikmati malam yang terasa semakin romantis sambil menikmati makanan di angkringan dan menyeruput es degan yang menyegarkan sambil mendengarkan lagu-lagu campursari dari pengamen jalanan yang mengais rezeki dengan alat musik serta suara merdu mereka.


Tak lama kami berdua segera pulang karena aku takut rika kelelahan dan besok pagi aku harus melapor ke kantor setelah cuti ku selesai,lebih kurang 40 menit kami sampai di rumah ibu dan segera ku antarkan rika ke rumah tak lama kemudian aku pun izin pulang karena sudah malam.


"Bu, rayhan pulang dulu ya bu...maaf ngajak anak gadis ibu sampai jam segini... hehehe..."ujarku sambil nyengir.


"Nggak pa-pa cah bagus, sesekali itu wajar apalagi kalian baru berbaikan...namun nasehat ibu ke depan kalian harus saling percaya dan saling jujur ya..."nasehat ibu padaku.


"Iya bu, insyaallah nasehat ibu akan ray jadikan pedoman untuk hubungan kami,bu..."balasku santun.


"Alhamdulillah...ya udah, kamu hati-hati di jalan ya cah bagus..."ujar ibu padaku.

__ADS_1


"Iya bu... assalamualaikum..."jawabku sambil mengucap salam sebelum melangkah keluar gang rumah ibu.


Lebih kurang 1 jam aku sampai di rumah, setelah pak satpam membukakan pagar dan aku segera masuk langsung menuju ke garasi mobil rumah papa lalu segera menuju pintu utama rumah.


"Assalamualaikum..."ucapku sambil memencet bel pintu dan tak lama pintu dibukakan oleh seseorang dan aku kaget melihatnya.


"Wa'alaikumsalam..."jawab nya sambil tersenyum.


"Rio...woy...kapan lu datang, nggak bilang-bilang gue lu ya..."seruku senang sambil memeluk sepupuku itu.


"Tahu dari mana lu?hmmm...pasti papa bocorin ke elu ya...hehh..."ujarku pura-pura kesal.


"Jangan gampang kesal bro,entar cepat tua... hehehe..."canda rio sepupuku yang suka bercanda ini.

__ADS_1


"Hahaha... ada-ada aja lu doyok... hahaha..." balasku dengan memanggilnya doyok karena suka ngelawak.


"Hahaha..."balasnya tertawa sambil menoyor keningku,ku balas pula menoyor keningnya. Begitulah kami dari kecil dahulu sudah seperti saudara kandung.


Papa sudah tidur karena lelah keluar seharian akhirnya kami segera menuju kamar ku karena dari kecil kami terbiasa tidur sekamar, setelah ku bersihkan tubuh dan wajah ku baru aku keluar kamar mandi dan segera merebahkan diri di samping rio sepupuku yang sedang mengutak-atik hp nya.


"Lagi apa sih lu yo,sibuk amat kayaknya..." tegur ku sambil sedikit mengintip hp nya.


"Iya nih,lagi tukar khabar sama luna sekalian cek kerjaan..."ujarnya santai.


"Wah keren pak bos satu ini..."sahutku sambil tersenyum.


"Biasa aja ray,ya gini kalau jadi bos harus jeli biar nggak keteteran... hehehe..."balas rio sambil tertawa.

__ADS_1


"Lain kali ajarin gue ya yo..."pintaku sambil menatapnya.


"Insyaallah ray...lu tuh punya peluang besar bro, perwira iya sarjana hukum iya dan lu bisa nerusin perusahaan papa lu kan?"ujar rio sambil tersenyum pada ku, dan kami asyik bercerita hingga mengantuk dan mata terpejam menuju alam mimpi.


__ADS_2