APA SALAHKU KANG

APA SALAHKU KANG
BERTEMU MANTAN DAN RAYHAN CEMBURU


__ADS_3

POV Rika


Setelah sehari aku beristirahat di rumah ibu untuk meredakan lelah selama di perjalanan hari ini aku dan sulis beserta ibu dan zahra pergi ke cafe memantau kondisi serta laporan keuangan cafe kami, kami di jemput bang ray yang kebetulan masih cuti hari ini.Lebih kurang 30 menit kami sampai di sana dan segera menuju ruang kantor setelah lebih dahulu menyapa karyawan yang bertemu sepanjang ke ruangan, sebelum ke ruangan kami bertemu bang surip koki utama cafe kami.


"Wah...mbak rika sudah pulang ke sini lagi, kapan sampai nya mbak?"tanya bang surip sambil bersalaman dengan ku.


"Alhamdulillah bang, kemarin pagi sampai nya bang...ada kendala nggak?"ujarku sambil melihat-lihat kondisi dapur.


"Alhamdulillah nggak ada mbak, banyak yang memuji resep masakan ibu..."balas bang surip.


"Alhamdulillah kalau gitu bang, semangat ya bang..."ujarku sambil tersenyum pada nya.


"Terima kasih mbak,mau di bikinin sarapan mbak?"tawar bang surip pada kami.


"Gimana sulis,bu dan bang ray?"tawarku pada ibu,sulis dan bang ray.


"Ibu dan sulis lontong pecel aja,cah ayu..." jawab ibu di anggukin oleh sulis.

__ADS_1


"Bang ray apa bang?"tanyaku sambil menatap bang ray.


"Abang nasi goreng komplit aja de'..."balas bang ray.


"Untuk zahra nasi sup aja ya bang surip,aku nasi goreng komplit sama kayak bang ray..."jawabku.


"Baik, minum apa mbak?"tanya bang surip lagi.


"Es teh kurang gula aja semua ya bang..." ujarku lagi.


"Makasih ya bang..."ucapku.


"Sama-sama mbak..."balas bang surip sambil berlalu ke dapur dan kami pun segera berlalu ke ruang kantor sekaligus tempat bersantai di tingkat dua.


Lima belas menit kemudian menu sarapan kami di antarkan oleh dua orang karyawan yang segera mendorong pintu dan berjalan menuju karpet tebal tempat kami duduk santai kemudian menaruh menu kami masing-masing,ku biarkan yang lain menikmati sarapan dahulu sedangkan aku bergantian dengan sulis menyuapi zahra dengan nasi yang di campur sup ayam rempah yang nikmat dan harum aroma nya. Tak lama kami selesai sarapan dan duduk sambil menonton acara tv sambil bercanda dan bercengkrama dengan zahra gadis kecil kami yang makin lincah,tak lama aku dan sulis segera men cek daftar keuangan kami lewat laptop yang langsung terhubung dengan laptop di meja kasir dan alhamdulilah nya pendapatan kami makin hari makin naik bahkan ibu bangga saat kami memberitahu tentang kemajuan ini, sesekali bang ray ikut men cek pula apalagi bila ada yang tak kami mengerti.


Tak terasa waktu berlalu hari sudah siang dan tiba-tiba bang ray mendapat telfon dari papanya yang hendak ada urusan ke kliennya lalu minta di jemput.

__ADS_1


"Bu,papa ray nelfon ini minta di jemput ada klien yang mau di temui katanya bu..."ujar bang ray pada ibu.


"Iya ray, nggak pa-pa nak..."balas ibu sambil tersenyum.


"De', nggak pa-pa ya..."bang ray meminta persetujuan ku.


"Iya bang, nggak pa-pa...biar adek antar abang ke depan..."balasku sambil berdiri.


"Bu,sulis... pulang dulu,assalamualaikum..."ujar bang ray sebelum keluar pintu kantor.


"Wa'alaikumsalam..."balas ibu dan sulis serempak.


Saat hampir sampai pintu keluar cafe aku dikejutkan oleh kedatangan seseorang di masa lalu ku.


"Rika....apa khabar..."lelaki itu johan yang pernah ada di masa lalu ku tiba-tiba mencium pipiku kiri kanan di depan bang ray yang tertegun dan tak percaya dengan yang di lihatnya tiba-tiba meninggalkanku begitu saja dengan wajah sendu.


"Bang... tunggu..."panggilku sambil berlari namun bang ray pun makin menjauh tanpa mendengarkan ku lagi serta segera melarikan mobilnya.

__ADS_1


__ADS_2