APA SALAHKU KANG

APA SALAHKU KANG
LUKA


__ADS_3

POV Narti


Tak terasa hari berganti pagi di saat ku dengar azan subuh berkumandang di mesjid dekat rumahku, putra bungsu ku juga terbangun sambil menghisap jempolnya dan mengerjap-ngerjapkan matanya dengan lucu.


"Sayang...udah bangun ya cayang bunda..." tanya ku sambil menyentuh pipi chubby nya.


"Ndaa...ndaa...hmmm..."ucap anand sambil memegang baju ibunya.

__ADS_1


"Iya sayang... haus ya..."goda narti...


"Ndaa..."rajuk anand.


Tak lama anand dengan rakus melahap air kehidupan dari bundanya hingga kenyang dan tertidur lagi,setelah itu aku langsung ke kamar mandi berwudhu siap-siap untuk sholat subuh.Saat ku menunaikan sholat subuh tak terasa air mata ku mengalir di saat ku berdialog dan mengadu pada Allah tentang luka yang begitu menyakitkan yang ku rasakan sekarang, teringat kembali kejadian dan masalah terdahulu yang sangat sering menyesakan dada ku yang tak jauh dari mantan-mantan masa lalu kang somat setelah kehilangan mantan istri pertamanya hingga perilaku rika yang terlalu liar hingga membuat malu keluarga secara langsung maupun di media sosial.Dahulu masih bisa ku tahan walau sempat pulang ke rumah ibu karena begitu banyak tekanan yang ku rasakan apalagi ternyata aku sedang hamil yang membuatku tak bisa meminta cerai ada kang somat waktu itu dan ku berharap waktu itu kang somat akan berubah menjadi lebih setia demi anak yang ku kandung apalagi saat itu rika pun meminta maaf dan alhamdulilah kami bisa lebih dekat.


Lebih parah lagi rika mulai kembali ke perilakunya dahulu dan wajar aku menegur dan mengingatkan karena dia anak gadis yang harus ku jaga pergaulannya namun dia menganggap aku terlalu mengekangnya dan akhirnya dia meminta pada ayahnya untuk tinggal sendiri di rumah mewah yang dibelikan ayahnya untuk hadiah ulang tahun rika satu tahun lalu.

__ADS_1


Saat itu pergaulan rika makin liar karena berani membawa pacar dan teman laki-laki nya menginap di sana,aku mendapat info ini dari kenalan ku yang tinggal di dekat rumah rika,saat ku diskusikan pada kang somat dia hanya menganggap sepele tanpa memikirkan akibatnya dan meminta ku tak terlalu memikirkan nya hingga ku malas menanggapi berita tentang kelakuan rika dan aku fokus pada tumbuh kembang anand,janny dan fandy saja sedangkan roby sesekali pulang karena dia tinggal di apartemennya sendiri.


Hingga kemarin malam tiba-tiba rika pulang ke rumah keluarga dengan alasan rindu katanya dan kebetulan aku,kang somat,anand,janny dan fandy hendak berkunjung ke tempat klien kerja kang somat di bandung, otomatis hanya rika yang ada di rumah, sempat ku ajak pergi bersama kami namun rika menolak karena capek dan ingin istirahat di rumah saja dan akhirnya kami tak bisa memaksanya.


Lebih kurang jam 9 malam kami tiba di rumah kembali namun aku curiga melihat ada mobil seperti mobil pacar rika yang terparkir di garasi rumah kami dan seharusnya jam 9 ini pacar rika sudah pulang,ku beritahu kang somat dan dia pun curiga. Setelah kami masuk ke rumah,ku suruh janny dan fandy ke kamar mereka untuk bersih-bersih dan istirahat karena besok mereka harus sekolah sedangkan anand yang tertidur lelap ku bawa dulu ke kamar untuk di tidurkan di boks bayi nya.


Kemudian aku dan kang somat mengendap-ngendap ke kamar rika yang tak jauh dari kamar kami,dan kebetulan pintunya sedikit terbuka dan kami lamat-lamat mendengar suara yang begitu kuat desahannya hingga kang somat sudah tak sanggup lagi menahan amarahnya melihat adegan tak pantas yang dilakukan rika dan johan pacarnya.Mereka tak sadar kami sudah di depan pintu kamar yang terbuka hingga teriakan kang somat menggema.

__ADS_1


"Rika......."


__ADS_2