Arrive

Arrive
5 siapa dia?


__ADS_3

Setelah seminggu berlalu aku menjalani hari hariku yang menjadi sedikit menyebalkan, bagaimana tidak, dua lelaki aneh terus saja mengekor padaku. Terlebih pada Daniel. Aku bingung sebenarnya dia itu roh pelindung macam apa sih?


Bisa bisa nya dia menyihir semua orang untuk beranggapan bahwa aku ini kekasihnya. Nina dan satu sekolah tentu tahu bahkan mamahku sendiri pun menganggap aku ini pacaran dengan Daniel bahkan katanya aku telah lama berpacaran dengan dia.


Memang sih mereka berdua itu laki laki yang bisa dibilang tampan, tapi jika harus bersama mereka yang selalu bertengkar itu tentu membuatku risih dan tak nyaman. Tapi mau bagaimana lagi aku sangat ingin tahu siapa sebenarnya Daniel itu, dan sepertinya Rangga bisa menjawabnya.


Aku turun dari kamarku untuk sarapan dan segera berangkat sekolah, aku berpamitan pada mamah yang tengah menonton berita tv dengan sangat serius.


"*Beratus ratus tahun yang lalu negara bernama Bhilbult terbentuk, negara yang terdiri dari beberapa negara bagian berupa kerajaan kerajaan yang satu sama lain tak mempunyai persamaan.


Pertama:


Kerajaan Minurslis, adalah kerjaan yang di huni oleh para iblis dan makhluk makhluk abadi lainnya.


Kedua:


Kerajaan Neutralis, adalah kerajaan yang di huni oleh manusia biasa, hanya manusia biasa.


Ketiga:


Kerajaan plusialis, adalah kerajaan yang di huni oleh manusia yang mempunyai kekuatan khusus.


Itulah tiga ras yang menghuni daratan Bhilbult, tapi setelah mereka saling menyerang sebuah kerajaan baru muncul.


Yaitu kerajaan alphetis, kerajaan yang dihuni oleh sebagian besar ras Neutralis dan sebagian kecil ras plusialis yang melarikan diri dari peperangan tersebut. Dan itulah tempat kita berada sekarang.


Namun sampai saat ini alasan mereka saling berperang belum ada, dan tak ada yang mau tahu juga. Hingga akhirnya ke tiga kerajaan itu hanya sebuah cerita.


Tapi cerita yang benar benar nyata dan tak ada habisnya karena mereka kembali berperang di jaman modern sampai sekarang*."

__ADS_1


"Nonton apa sih mah?" tanyaku pada mamah yang terlihat begitu serius nonton acara berita tersebut.


"Ini loh kerajaan kuno yang mamah pikir udah gak ada itu ternyata masih ada dan mereka berperang lagi," jawab mamah sambil menunjuk nunjuk ke arah tv.


"Kerajaan kuno? Di jaman modern?" ucapku bingung sambil menatap ke layar tv yang hanya menunjukan foto foto kerajaan kuno tersebut, bukan foto atau Vidio yang menunjukan mereka sedang berperang.


"Iya ada, untung kita berada di kerajaan alphetis yang udah berubah jadi negara seutuhnya, katanya sih ketiga kerajaan itu bener bener gak kesentuh sama dunia modern. Karena mereka terus berperang tanpa henti jadi mereka ketinggalan jaman gitu," ucap mamah menjelaskan panjang lebar.


"Kalau gak kesentuh dunia modern kenapa ini bisa di jadiin berita? Lagian ketiga kerajaan ini jauh banget kan karena ada di belahan daratan Bhilbult yang lain?" tanyaku bingung pada cerita sejarah negara ini.


"Katanya sih ada seseorang pembawa pesan gitu datang ke alphetis, buat ngabarin ini dan minta bantuan buat nyelesain peperangan ini," ucap mamah yang sebenarnya sama sama bingung. "tuh itu orangnya."


Aku melihat ke arah tv, terlihat seorang laki laki yang mengenakan sebuah baju jirah kuno dan wajah yang terlihat kebingungan melihat awak media saling bertanya padanya, dan dia hanya mampu berkata,


"Tolong... Mereka kembali berperang... Tolong."


Tidddd tidddd tidddd


"Yaudah mah aku berangkat ya," ucapku kemudian mencium punggung tangan mamahku lalu pergi.


Sebenarnya aku selalu ingin menjelaskan pada mamah kalau Daniel itu bukan pacarku, tapi aku tahu mamah tidak percaya karena sudah tersihir oleh roh penjaga aneh itu, dia sangat aneh bagaimana roh penjaga punya motor? aku jadi sedikit ragu soal Daniel. Sepertinya dia bukan roh penjaga tapi penyihir aneh yang cerewet.


"Kamu masih ragu aja sih sama aku, udah kamu percaya sama aku," ucapnya kemudian mencubit pipiku.


"Gak usah pegang pegang deh," ucapku menatapnya kesal sambil memegangi bekas cubitannya."mana ada coba roh yang bisa munculin motor keren kayak gini," Aku memukul pelan motor milikknya itu.


"Kan aku udah bilang aku ini roh tingkat tinggi," ucapnya tertawa melihat wajahku yang kesal.


"Malah ngetawain lagi,"

__ADS_1


"Oh iya helm nya, aku pakein ya?"


"Gak usah! masih bisa pake sendiri," ucapku sambil merebut helm yang di pegang nya dan lagi lagi dia hanya tertawa.


***


Aku memasuki kelasku yang terdengar ribut dari luar. Kebanyakan dari mereka membahas tentang seorang pembawa pesan tersebut. Orang itu telah menjadi bahan gunjingan banyak orang. Banyak yang merasa tak percaya, merasa aneh atau takut hingga merasa penasaran dan mencoba untuk bisa menemui orang tersebut.


Yang aku dengar orang itu datang pertama kali ke kotaku, jadi banyak kesempatan untuk bertemu dengannya. Sebenarnya aku juga cukup penasaran tapi aku agak ragu dengan rasa penasaranku.


"Hai Nin! Lagi bahas apa?" tanyaku padahal tau apa yang sedang mereka bicarakan.


"Ini loh tentang orang pengantar pesan itu yang bikin heboh seluruh negri," jawabnya kalem tak seperti biasanya dengan raut wajah penasaran dan antusias.


"Iya Ran Lo mau ikut gak sama kita buat liat orang itu?" ajak Hesty menampakan wajah antusiasnya.


"Kagak ah kayaknya bakal macet dan belum tentu juga bisa lihat dia," jawabku menolak, lalu aku mendaratkan tubuhku di bangkuku.


Aku sebenarnya penasaran tapi bukankah polisi atau aparat lainnya tidak akan memperbolehkan untuk bertemu dengan pria itu. Lagi pula aku punya firasat buruk soal ini.


Bagaimana bisa sebuah kerajaan kuno yang sebatas mitos muncul menjadi sebuah fakta nyata yang menghebohkan dunia. Aneh! Apakah saat dunia ini terus berjalan maju dunia mereka tak bergerak sama sekali dan hanya memikirkan perang perang dan perang. Apakah mereka tidak lelah? Bagaimana mereka bisa terus hidup dan mengulang kembali masalalu nya? Mengulang kembali perang yang sudah lama tidak terjadi? Apakah mereka tidak bisa melupakan kejadian kelam itu kemudian berdamai? Bagaimana bisa? Dan soal pria pembawa pesan itu bisa saja kan ia hanya berpura pura agar viral dan terkenal? Tapi tatapannya seolah tak berbohong.


Bertubi tubi pertanyaan datang ke otakku tapi aku terus berpikir buntu.


Jika mereka kembali mengulang perang yang Beratus ratus tahun telah hilang dan terlupakan. Apakah mungkin mereka hidup abadi dan terus mengingat dendam yang melekat erat dan terus berperang hingga salah satunya menang?


Tidak itu mustahil. Beratus ratus tahun terlalu lama untuk mengingat kembali sebuah dendam bahkan dendam apapun itu aku tidak tahu?


***

__ADS_1


Tbc....


__ADS_2