ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta

ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta
Bab 16


__ADS_3

"Hmm... Apa hanya itu kemampuannya? Ini tidak sesuai dugaanku."


Gregor mulai terlihat ragu dengan kebenaran bahwa Malik adalah keturunan bangsa Atlas yang menguasai kekuatan dari Tau ceti E.


Mr X 2 yang hanya memperhatikan pun melompat dari atas pohon mendekati Gregor.


"Kau yakin dia orangnya?"


Tanya Gregor pada Mr X 2.


Mr X 2 hanya menatap Malik yang tengah sekarat tanpa berbicara sepatah kata pun.


"Dia bukanlah salah satu bangsa Atlas yang kita cari. Dia terlalu lemah untuk menjadi seorang bangsa Atlas."


Gregor merasa bahwa mereka salah sasaran, karena bangsa Atlas Tau ceti E tidak mungin bisa di kalahkan dengan mudah.


"Sebaiknya kita pergi dari sini, sebelum seseorang melihat kita.


Tapi... aku tidak akan pernah melepaskan pengawasanku terhadap keluarga dari anak ini"


Mr X 2 masih merasa bahwa Malik adalah salah satu bangsa Atlas yang ia cari selama ini. Namun ia tidak mempunyai petunjuk pasti untuk membuktikan nya.


"Pengamatan mu sudah salah, dia bukanlah evolusi Tau ceti E sang prajurit Atlas."


Mr X 2 masih merasa bahwa Malik adalah anak dari Shin Vrechter, sang manusia Atlantis terakhir yang ia cari-cari selama ini untuk ia habisi.


Namun prasangka nya sedikit berkurang, karena Malik tidak menunjukan bakat alam apapun ketika ia menerima serangan dari Gregor.


Mr X 2 berfikir, jika memang Malik adalah seorang bangsa Atlas evolusi Tau ceti E, Seharusnya ia melihat pergerakan sebuah benda dengan cepat dan memiliki pertahanan tubuh yang kuat seperti baja, Karena itu merupakan kekuatan bangsa Atlas yang berasal dari Planet Tau ceti E.



...Mr x 2 bermata merah...


Tanpa mendapatkan bukti apapun, mereka pun pergi dan menghilang tanpa jejak setelah sebuah lubang hitam muncul di belakang mereka.

__ADS_1


Namun di sisi lain, Nuala melcorry tiba-tiba muncul dari di mensi ruang waktu dan terjun dari atas langit untuk menyelamatkan Malik yang saat itu hampir mati.


Nuala melcorry mencoba mengobati Malik dengan menggunakan media kristal dan mantra-mantra aneh agar luka yang di alami oleh Malik segera bisa sembuh.


Dengan bantuan media kristal, sel darah putih di tubuh Malik mulai bekerja dengan sangat cepat menutup luka nya secara alami. sedangkan sebuah mantra-mantra aneh tersebut, berfungsi menyembuhkan luka bagian dalam dan membunuh semua bakteri yang ada pada benda tajam pada tubuh Malik.


Nuala melcorry memangku Malik dan mengeluarkan cahaya hijau dari telapak tangan nya agar Malik tidak mengingat apapun ketika dirinya di serang oleh Gregor.


Di waktu yang bersamaan, Axxel yang sedang menyusul Malik pun tanpa sengaja melihat kakaknya sedang di obati oleh orang yang tidak ia kenal.



...Nuala melcorry...


"Apa yang terjadi dengan Malik?!  kau ini siapa!"


Dengan waspada, Axxel menanyai Nuala yang sedang mengobati Malik.


"Ternyata makhluk di dimensi ini tidak memiliki sopan santun."


"Apa maksudmu?!"


Tanya Axxel dengan raut wajah tegang.


"Kau ini pasti Axxel, cucu dari Numala dan anak dari Shin vrechter"


Sambil menghela nafas, Nuala menyebut-nyebut nama Numala dan Shin vrechter.


"Apa?! Bagaimana kau bisa tau nama ku?"


Tanya Axxel penasaran dengan menjaga jarak aman dari Nuala.


"Tidak sopan menanyakan pertanyaan terus menerus dengan pendahulu mu.


Aku Nuala melcorry, keturunan sekunder dari bangsa Atlas."

__ADS_1


Nuala memegang bahu kanan nya dengan tangan kiri, seraya memperkenalkan dirinya.


"Aku tidak mengerti yang kau ucapkan, sebenarnya apa yang kau lakukan pada Malik?!"


"Dasar kau makhluk rendahan. Kau itu hanya memiliki separuh darah bangsa Atlas dan separuh darah manusia bumi."


Nuala mulai terlihat emosi dengan raut wajah kesal nya ketika Axxel terus menerus bertanya padanya dengan tidak sopan.


"Bangsa Atlas apa yang kau maksud?!"


Nuala pun pergi meninggalkan Axxel menuju ke arah jalan raya. dan di saat mobil melewatinya. tiba-tiba Nuala menghilang tanpa jejak.


Seketika, Malik pun tersadar tanpa mengingat apapun tentang serangan yang dilakukan oleh Gregor terhadapnya, setelah Nuala menghapus ingatan nya.


"Malik ...!"


Axxel mencoba membopong Malik yang mulai sadar setelah pingsan.


"Axxel... apa yang kau lakukan di sini.? dimana aku?"


Tanya Malik yang terlihat bingung.


"Kau tidak mengingat apapun?"


Dengan mengeryitkan dahi nya, Axxel bertanya.


"Tidak, aku tidak ingat apa yang terjadi. tapi yang pasti, kepalaku sakit sekali."


Malik meringis kesakitan menahan rasa sakit di kepalanya.


Melihat kondisi Malik, Axxel merasa bahwa Nuala melakukan sesuatu terhadap Malik, dan ia tidak tahu apa yang di lakukan oleh Nuala terhadap Malik kakaknya.


*******


Next bagian 17

__ADS_1


__ADS_2