ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta

ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta
Bab 17


__ADS_3

Pernyataan Shin


Axxel pun berupaya membawa Malik pulang dengan membopong nya sampai ke rumah.


Setibanya di rumah, Shin sangat kaget melihat Malik pulang dengan kondisi baju nya yang kotor terkena banyak debu dan pasir.


"Apa yang terjadi dengan kakakmu Malik?"


Seketika Shin berdiri dari kursi setelah melihat Axxel membopong Malik pulang ke rumah.


"Tadi aku melihat kakak terbaring di taman, sepertinya dia habis pingsan ayah."


Jawab Axxel sambil membopong Malik.


"Malik..., benar apa yang di ucapkan Axxel barusan?"


Tanya Shin lagi.


"Entah lah ayah, aku..., tidak mengingat apa-apa.


Eeeergghh"


Malik mengerang kesakitan memegangi dada nya.


"Kamu tidak apa-apa nak?!" Tanya Shin yang terlihat sangat  khawatir.


"Ayah tidak perlu khawatir, dada ku hanya sedikit sesak."


Sambil memegang dadanya, Malik menahan rasa sakit yang masih terasa.


"Axxel, bawa kakakmu ke kamarnya. Biarkan dia beristirahat."


Shin menyuruh Axxel untuk membawa Malik ke kamarnya.


"Tidak perlu ayah, aku bisa berjalan sendiri."


Malik mulai berjalan dengan perlahan, sambil menahan rasa sakit di dadanya.


"Ayah....Aku ingin bertanya sesuatu, boleh?"


Tanya Axxel singkat.


"Apa pertanyaanmu ada hubungan nya dengan kakak mu?"

__ADS_1


Shin bertanya balik kepada Axxel.


"Dari mana ayah bisa tau?"


"Ayah hanya menebak saja.


Coba ceritakan pada ayah, apa yang ingin kamu tanyakan, dan apa yang sebenarnya terjadi pada kakakmu Malik."


Shin merasa bahwa Axxel ingin menanyakan suatu hal yang serius terhadapnya.


"Apa ayah mengetahui sesuatu tentang sebuah bangsa, ras atau semacam nya?"


"Sebuah bangsa? apa maksudmu Axxel?"


Dengan memalingkan wajahnya, Shin berupaya menutupi ekspresinya yang mulai kaget dengan pertanyaan Axxel yang menjurus ke sebuah bangsa.


"Sebuah bangsa yang bernama bangsa Atlas, Apa ayah tahu sesuatu tentang itu?"


Dengan tatapan serius, Axxel bertanya pada ayahnya.


Shin sangat kaget setelah mendengar Axxel menyebut nama bangsa Atlas.


"Ya..., ayah tahu...


Tanya Shin, tanpa menatap langsung.


"Saat Malik pingsan, seseorang menyelamatkan nya dan dia mengaku sebagai keturunan sekunder dari bangsa Atlas."


Jawab Axxel setelah melihat Nuala melcorry yang mengaku sebagai bangsa Atlas sekunder.


"Apaaa....!!! bagaimana ciri-ciri  fisiknya?"


Shin berbalik menatap Axxel dengan ekspresi nya yang kaget.


"Penampilan nya tidak seperti manusia biasa, dia memiliki rambut panjang putih keemasan, bola mata berwarna hijau dan memiliki telinga yang runcing."


Axxel menjelaskan nya dengan detail kepada ayahnya tentang apa yang ia lihat.


Shin seolah tidak percaya dengan apa yang telah ia dengar dari Axxel.


Selama ini, Shin sempat mengira bahwa dirinya lah keturunan bangsa Atlas terakhir yang tersisa setelah kematian ibunya dan beberapa saudara kandungnya.


Namun, Shin teringat ucapan Orion nebula yang menyatakan bahwa dirinya bukanlah satu-satunya nya bangsa Atlas yang masih hidup di muka bumi. melainkan ada 9 bangsa Atlas keturunan murni yang masih hidup sampai detik ini.

__ADS_1


"Ayaah....! Ayah kenapa tiba-tiba melamun."


Axxel mengejutkan Shin yang tiba-tiba melamun setelah mendengar ucapan nya tentang bangsa Atlas.


"Axxel... yang kamu lihat itu adalah salah satu keturunan bangsa Atlantis."


Shin menjelaskan bahwa sosok yang sempat ia lihat itu merupakan salah satu seorang bangsa Atlas/Atlantis.


"Ayaah bilaang apa!..., bangsa Atlantiiiis?!"


Axxel benar-benar kaget setelah mendengar pernyataan ayah nya.


"Bangsa Atlas adalah sebutan lain dari bangsa Atlantis. sejatinya nama bangsa tersebut adalah bangsa Atlas, Namun seiring waktu dalam perjalanan sejarah, Nama tersebut berubah dari Atlas menjadi Atlantis."


Sambil berjalan memegangi dagu nya, Shin menjelaskan kepada Axxel sambil berfikir, apakah benar yang di lihat oleh Axxel merupakan salah satu bangsa Atlas.


"Ayah yakin? bukankah dalam sejarah, cerita bangsa tersebut hanyalah sebuah dongeng? dalam sejarah, peradaban Atlantis telah musnah dan peradaban mereka dinyatakan hilang beribu-ribu tahun yang lalu karena sebuah bencana alam."


Axxel masih seolah tidak percaya dengan pernyataan ayah nya dan menaggap peradaban Atlantis itu hanya bualan semata.


"Dalam sejarah yang dikaji beberapa ilmuan di seluruh dunia, tidak sepenuhnya benar dan juga tidak sepenuhnya salah. Bangsa Atlantis sempat memiliki peradaban baru pasca kehancuran tersebut."


Shin menjelaskan bahwa setelah kehancuran Atlantis, para penduduk nya mulai membuat sebuah peradaban baru. yaitu di sebuah pulau yang tidak di deteksi oleh satelit sekalipun, dimana di sanalah tempat Ibunya berasal.


"Bagaimana ayah bisa tau semua itu? di dunia ini, Tidak ada satupun ilmuan yang berspekulasi tentang eksistensi bangsa Atlantis setelah kehancuran tersebut."


Tanya Axxel dengan penuh keraguan.


Shin sempat mengingat masa lalu nya ketika ia masih tinggal bersama semua anggota keluarganya dan Proffesor Hardy.


Selama 15 tahun lebih, Proffesor Hardy mengkaji tentang asal usul dari mana tempat Numala ibunya Shin berasal. sampai pada suatu hari, Professor Hardy berhasil mengemukakan bahwasanya mereka adalah keturunan bangsa Atlantis yang hilang dari semua bukti berupa sejarah, kemampuan bakat alam, kecerdasan, tingkah laku, pola fikir dan bukti-bukti lain yang mendukung semua teori nya.


"Ayah tau semua itu..."


sambil memalingkan wajahnya, Shin menjelaskan bahwa ia tahu semuanya.


"Ayah tau dari mana?"


Tanya Axxel lagi yang mulai semakin penasaran.


"Ayah tau karena ayah adalah salah satu keturunan bangsa Atlantis yang hilang tersebut."


*******

__ADS_1


Next bagian 18


__ADS_2