ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta

ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta
Bab 47


__ADS_3

...Tidak semua saudara adalah keluarga...


"Jangan bercanda!


sebenarnya ada hubungan apa antara keluarga ku dengan mu?!"


Dengan lantang Hideo mempertanyakan nama Vrechter yang di sebut oleh Fhay.


"Itu semua tidak penting untuk kau ketahui karena kau akan mati di sini. Tapi satu hal yang pasti, bahwa tidak semua saudara adalah keluarga."


Hideo tidak mengerti apa yang di maksud oleh Fhay. Karena bagi nya, jalan terbaik untuk situasi saat ini adalah kabur.


"Ini benar-benar gawat! Aku tidak bisa melawan orang ini, dia sangat kuat. Tapi aku juga tidak mungkin bisa kabur, karena teman-teman nya pasti dengan segera mengepung ku."


Ucap Hideo dalam hati.


Hideo tidak memiliki cara lain, selain melawan fhay. karena bagi nya, ia sudah di kepung tanpa bisa kabur ke mana pun.


"Kau fikir kami akan menyerangmu bersamaan? hahahahaha.... aku tidak perlu bantuan untuk menghabisi serangga seperti mu. Ayo... tunjukan bakat alam mu itu padaku."


Seru Fhay Vrechter yang mencoba menantang Hideo.


Seketika, Hideo teringat gaya bertarung Princes Aleina saat ia bertarung dengan nya di Olympus Sparta.


Tanpa berfikir panjang, Hideo berencana menggunakan teknik yang sama saat ia di serang oleh Princes Aleina.


Dengan mengeluarkan petir berbentuk pedang, Hideo pun melemparkan nya ke arah Fhay dengan sangat cepat.


Swiiiingg...


pedang tersebut menancap ke tanah setelah Fhay berhasil menghindarinya.


"Itu percuma saja."


"Ini belum selesai!"

__ADS_1


Hideo pun bergerak zig-zag untuk meraih pedang nya tersebut dan menghunuskan pedang itu menuju Fhay.


"Dia cepat sekali...!"


Ucap Asmodeus, yang kaget melihat kecepatan berlari Hideo.


Namun, Walau gerakan Hideo sangat cepat, Fhay mampu membaca serangan nya dengan sangat mudah. Fhay pun mematahkan pedang petir Hideo menggunakan tangan api miliknya.


"Cara bertarung mu cukup unik, dari mana kau mempelajari itu?"


Tanya Fhay, sambil mencekik leher Hideo.


Tiba-tiba.....


Nuala muncul tepat di sebelah kanan Fhay tanpa ia sadari sebelum nya.


Nuala muncul secara tiba-tiba melalui dimensi ruang dan waktu karena merasakan bahwa Hideo sedang dalam bahaya.


Saat Nuala melakukan serangan menggunakan kekuatan cahaya, seketika Fhay pun merubah tubuh nya menjadi separuh prajurit suci Atlantis dan separuh iblis.



Dengan kondisi sebelah tangan nya yang putus, Nuala masih sempat menarik Hideo dan memilih untuk kabur.


Mereka pergi menghilang melewati dimensi ruang dan waktu milik Nuala dengan cepat ketika Nuala membuka portal dimensi nya.


"Fhay, kau lihat itu?"


Tanya Gregor pada Fhay.


"Ternyata kita kedatangan tamu yang tidak pernah kita duga."


"Sepertinya mereka menghilang ke sebuah dimensi ruang dan waktu."


Asmodeus langsung menyadari bahwa Hideo dan Nuala pergi ke sebuah dimensi paralel ruang waktu.

__ADS_1


"Itu artinya... Dia adalah bangsa Atlas yang berasal dari planet Wasp 12. Hmm.... ini menarik."


Fhay menyeringai ketika mengetahui bahwa ada bangsa Atlas lain selain diri nya dan Shin kakak nya.


"Lalu apa rencanamu setelah ini?"


Tanya Gregor yang menatap Fhay dengan tajam nya.


Awalnya Fhay mengira bahwa Shin yang mereka serang pada saat itu bukanlah Shin yang mereka cari selama ini, karena Shin sudah merubah seluruh penampilan fisiknya dan menyembunyikan bakat alam milik nya.


Namun, saat setelah Fhay mengetahui bahwa Shin tersebut adalah orang yang mereka cari selama ini, ia pun membuat sebuah rencana agar Shin mau menunjukan identitas asli nya kepada nya


"Dia tidak akan menunjukan siapa dirinya yang sesungguhnya jika kita tidak memancing nya."


Ungkap Fhay, setelah ia memikirkan sebuah rencana.


"Kau harus ingat! jangan sampai ambisi mu membuat mu itu membuat mu lupa dengan tujuan utama kita. Tujuan kita adalah mencari pedang rantai dan kapak milik Dewa hazzard."


Dengan lantang, Asmodeus memperingat kan Fhay tentang tujuan mereka yang sesungguh nya.


"Kau tidak usah menceramahi ku Asmodeus! Kalau kau berani menceramahi ku lagi, aku tidak akan segan-segan membunuh mu."


Seketika, mereka pun menghilang tanpa jejak setelah bulatan hitam muncul di belakang mereka.


Di sisi lain, Nuala dan Hideo kabur menuju dimensi kosong untuk memulihkan diri mereka masing-masing.


Efek serangan Fhay sangat fatal, sehingga membuat mereka berdua menderita luka yang cukup parah.


Nuala pun mengobati dirinya sendiri menggunakan media kristal, sedangkan Hideo tidak sadarkan diri setelah bahu kanan nya menderita luka bakar.


"Cih... orang itu...! Bagaimana dia bisa membangkitkan kekuatan prajurit suci dan mengkombinasikan nya dengan kekuatan iblis? Dari mana dia mendapatkan nya?!"


Nuala erbicara dalam hati sambil mengobati lukanya yang cukup parah.


******

__ADS_1


next bagian 48


__ADS_2