ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta

ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta
Bab 32


__ADS_3


Ratu evenor memerintahkan seluruh pengawal kerajaannya untuk menyambut kedatangan Nuala dan Hideo karena Ratu sangat senang menerima tamu asing seperti Hideo.


Hideo pun terlihat sangat senang di sambut Ratu Evenor yang sangat ramah dan baik hati tersebut. namun, tidak bagi seluruh penduduk istana. terlihat jelas bahwa mereka semua tidak menyukai kedatangan makhluk rendahan seperti Hideo datang ke istana mereka bersama makhluk Atlas asing yang tidak mereka kenal sebelumnya. itu karena, Nuala memiliki aura bakat alam yang berbeda dengan bangsa Atlas lain di istana.


Nuala pun menyadari bahwa Hideo dan dirinya tidak di terima oleh penduduk kerajaan di istana tersebut.


Nuala tidak di terima lantaran Nuala adalah bangsa Atlas yang seharusnya belum ada di zaman Ratu Evenor, karena Dewa sirius belum mengutus diri nya untuk tinggal di bumi pada saat Ratu Evenor masih menjadi seorang Ratu.



"Ayo... jangan sungkan untuk mencicipi hidangan kami, hidangan para bangsa Atlas."


Ajak sang Ratu, sembari mempersilahkan Hideo dan Nuala untuk duduk di meja makan.


"Waaaah, seperti nya makanan di sini enak-enak Nuala. ayo tunggu apa lagi. jangan sok jaim begitu, kamu pasti lapar kan Nuala? hhe."


"Cih... anak ini benar-benar tidak bisa membaca situasi."


Dalam Hati Nuala menggerutu mengocehi Hideo.


"Hei, Ayo lah. jangan malu-malu Nuala."


Ajak Hideo yang sudah duduk duluan di meja makan kerajaan.


"Kalau saja kau ini adalah musuh ku, mungkin gigi mu itu sudah lama aku rontokan sampai berceceran ke bokong."


Ucap Nuala dengan kesal.


"Hahahaa, kau ternyata suka bercanda juga ya Nuala."

__ADS_1


"TIDAK! suatu saat pasti akan ku lakukan, karena aku sangat ingin melakukan nya."


Nuala sudah hilang kesabaran melihat tingkah Hideo yang tidak bisa menjaga sikapnya di depan para penduduk Atlas. bahkan di hadapan seorang Ratu sekalipun.


Nuala hanya khawatir, dengan bertemunya mereka dengan Ratu Evenor akan merubah ramalan yang akan terjadi di masa yang akan datang.


Ratu Evenor pun mengajak anak nya yang bernama Princes Aleina Vrechter untuk bertemu dengan Hideo.


Princes Aleina memiliki sifat yang sangat amat sombong, bahkan ia tidak sudi bertemu dengan Hideo saat Ratu Evenor mencoba mengenalkan mereka berdua.



...Princes Aleina...


...(putri ratu evenor)...


"Apa makhluk itu penduduk Bumi ibu Ratu?"


Tanya Princes Aleina kepada Ibu nya, Ratu Evenor.


Tanya Sang Ratu pada putri mahkota nya.


"Salam Putri, namaku Hideo."


Sambil mengulurkan tangan nya, Hideo berusaha bersikap ramah terhadap Princes Aleina.


Princes Aleina pun menepis tangan Hideo.


"Ibu sudah mengotori istana ini dengan mengundang orang yang berbeda kasta dengan kita."


Ujar Aleina dengan sombong nya.

__ADS_1


"Sombong banget sih...! huuuh."


Bentak Hideo kepada Princes Aleina.


"Jaga bicaramu di depan Putri Atlantis!"


Mikhail pun tidak terima ketika Princes Aleina di bentak oleh Hideo.


"Aku tidak perlu membuang waktu di sini, dan untuk ibu ratu. aku tidak suka makhluk ini berada di sini!"


Dengan menatap Hideo penuh kebencian, Princes Aleina pun pergi meninggalkan istana.


Sementara itu, Ratu Evenor melihat bahwa seluruh penduduk bangsa Atlas memiliki kegelapan dan kesombongan di dalam diri mereka, walau kegelapan itu masih sangat kecil bersarang di dalam hati mereka.


Berbeda dengan Hideo yang baru saja ia kenal, Ratu Evenor justru menilai Hideo memiliki hati yang sangat baik dan tidak akan mungkin di rasuki kegelapan. terlebih lagi, Ratu Evenor merasakan bahwa Hideo memiliki kekuatan bangsa Atlas yang tersembunyi di dalam diri nya. itu karena, hanya dia yang dapat merasakan kekuatan tersembunyi tersebut.



Setelah menyambut Hideo dan Nuala untuk makan bersama dengan nya, Ratu Evenor pun mengenalkan seluruh kebudayaan bangsa Atlas kepada Hideo, sekaligus mengajaknya berkeliling kota Atlas menggunakan alat transportasi khusus kerajaan. yaitu kereta pegasus yang terbuat dari emas.


Berhari-hari Hideo tinggal di kerajaan tersebut karena sang Ratu merasa sangat dekat dengan Hideo. bahkan, Ratu Evenor menganggap Hideo sebagai salah satu keluarga kerajaannya.


Di suatu hari di sebuah taman, Ratu Evenor mengajak Hideo berjalan-jalan untuk melihat pemandangan.


Namun, Ratu Evenor sangat terkejut setelah melihat sekilas bayangan Hideo berubah menyerupai Raja suci bangsa Atlas yang ada pada ramalan kuno.



...Hideo (dalam pengelihatan Ratu Evenor)...


"Haaah! d'diaaaa......"

__ADS_1


*********


Next bagian 33


__ADS_2