
Ratu Evenor mulai menyadari bahwa Hideo adalah garis keturunannya yang berasal dari masa depan, walaupun sebenarnya ia sendiri tidak tahu, bagaimana cara Hideo bisa berada di zamannya yang sekarang.
Tanpa memberi tahu Hideo bahwa dirinya merupakan keturunan seorangĀ bangsa Atlas yang tidak lain adalah keturunannya sendiri. Ratu Evenor pun memberikan kekuatan 13 prajurit suci Bangsa Atlas kepada Hideo.
Baginya, hanya Hideo yang pantas memiliki kekuatan tersebut karena Hideo memiliki hati emas yang tidak akan pernah dirasuki oleh kegelapan, walau sekecil apapun itu.
Hanya Ratu Evenor lah satu-satunya bangsa Atlas yang dapat melihat kegelapan dalam setiap hati seseorang, termasuk kegelapan di dalam diri Putrinya sendiri.
Berbeda dengan Princes Aleina, Hideo justru memiliki hati yang tidak akan pernah di rasuki oleh kegelapan saat dirinya memilkii kekuasaan dan kekuatan yang besar.
Bagi Ratu Evenor, Hideo memiliki semua hal yang di butuhkan sebagai seorang Raja Atlas sejati untuk menjadi pelindung bumi, sekaligus seluruh kehidupan di galaxy Milky Way.
Ratu Evenor pun berpesan kepada Hideo, kelak suatu saat dirinya harus memecah ke 13 kekuatan suci bangsa Atlas tersebut kepada 13 orang terpilih, agar kekuatan tersebut menjadi suatu keseimbangan untuk melindungi dunia dari kekuatan jahat yang akan merasuki setiap hati manusia.
Di sisi lain....
Leomord, Lyra dan Spix sudah memperhatikan Hideo dari jarak jauh. Mereka adalah pengawal khusus Putri Aleina. Mereka di tugaskan oleh Putri Aleina untuk memata-matai pergerakan Hideo saat bersama dengan ibunya. Dan apabila mereka mempunyai kesempatan, Putri Aleina memerintahkan mereka bertiga untuk membunuh Hideo tanpa di ketahui oleh sang Ratu.
...Leomord...
...Lyra...
"Putri Aleina tidak akan suka mendengar kabar ini."
Ucap Spix, kepada dua rekannya. Leomord dan Lyra.
"Sebaiknya kita segera beritahu Sang Putri tentang kabar ini, karena makhluk rendahan itu tidak pantas menerima kekuatan ke-13 prajurit suci Atlantis"
Balas Leomord yang tidak suka dengan keputusan Ratu Evenor ketika ia memberi Hideo kekuatan suci bangsa Atlas.
"Jika ada kesempatan, biar kami yang menghabisi anak itu."
Ujar Lyra kepasa Spix
"Baiklah, kalau begitu aku segera pergi melaporkan hal ini pada sang Putri."
Spix pun pergi meninggalkan kedua rekan nya untuk melaporkan apa yang mereka dengar kepada Princes Aleina.
"Kapan kita mulai bergerak?"
Tanya Leomord pada Lyra.
"Saat anak itu tidak sedang bersama Ratu, kita akan menuntaskan perintah Sang Putri."
Ucap Lyra dengan menatap lekat Hideo dari jauh.
Tiba-tiba....
__ADS_1
Nuala melcorry muncul di belakang mereka berdua.
"Kalian sedang memata-matai Hideo bukan? biar aku tebak...
Pasti Putri Aleina yang memerintahkan kalian."
Ujar Nuala yang seolah sudah tahu rencana mereka untuk menghabisi Hideo.
Mereka berdua pun kaget, dan langsung berbalik menatap Nuala Melcorry.
"Siapa kau...!"
Tanya Leomord.
"Hmm... menurut informasi yang ku dengar, dia datang bersama anak itu saat mereka berdua mencoba menyusup kota."
Ujar Lyra yang sudah mencari tahu tentang Nuala sebelumnya.
"Itu berarti... kita harus mengahabisinya juga disini."
Ajak Leomord.
"Untuk menjadi pengawal seorang Putri Atlantis, kalian pasti di pilih dengan sangat ketat melalui berbagai aspek, terutama dari segi kekuatan.
akan tetapi... level kekuatan kita terlalu jauh berbeda."
Dengan tatapan sinisnya Nuala merendahkan kekuatan yang di miliki oleh Leomord dan Lyra.
Leomord dan Lyra pun menyerang Nuala dengan sangat cepat. namun, Nuala Melcorry membuka ruang dimensi menuju tempat yang kosong untuk menghabisi mereka berdua.
Ucap Leomord, melihat dimensi yang kosong tersebut.
"Sepertinya kita sedang berada di dimensi yang berbeda."
"Ituu artinya... dia...."
Sahut Leomord kepada rekannya.
"Ya... kau benar sekali.
dia adalah bangsa Atlas dari Planet Wasp 12."
"Apa yang ingin kau lakukan di bumi? bangsa Atlas planet wasp 12 tidak di izinkan berada di planet ini!"
Ujar Leomord yang merasa bahwa Nuala tidak semesti nya berada di bumi.
"Itu semua bukan urusanmu. Dewa sirius lah yang mengutusku untuk menjaga planet ini dari jauh."
Balas Nuala yang sudah menyiapkan pedang cahaya-nya untuk menyerang Lyra dan Leomord.
"Kita habisi saja dia di sini."
__ADS_1
Ucap Lyra.
Tiba-tiba, Nuala pun mulai menyerang mereka berdua tanpa mereka sadari.
Sebuah cahaya berbentuk pedang tiba-tiba sudah menghujam mereka berdua tepat di dada mereka masing-masing.
"Sejak kapan pedang cahaya ini berada di sini?"
Sambil melihat dadanya, leomord mengeluarkan banyak darah dari mulutnya.
"Uuhukk... Uhuuuk... seperti ini bakat alam yang di miliki Bangsa Atlas planet wasp12?! Leomord... bertukar...!"
Lyra pun menguarkan banyak darah dari mulutnya. lalu mereka merubah tubuh mereka menjadi bentuk elemen alam.
Bakat alam Leomord adalah elemen angin, sedangkan bakat alam Lyra adalah air dan es.
Leomord pun bertukar menjadi berbentuk angin, sedangkan Lyra tubuhnya berubah mencair menjadi air.
Leomord mengeluarkan sebuah tornado yang sangat besar dengan di dukung oleh kekuatan Lyra yang mampu membuat ratusan kristal es berbentuk seperti pisau.
Kekuatan tornado Leomord kemudian di kombinasikan dengan pisau es milik Lyra Untuk menyerang Nuala secara bersamaan.
"Pengalaman bertarung ku jauh melebihi kalian berdua, serangan seperti itu tidak akan mampu melumpuhkan ku."
Ucap Nuala, ketika ia mulai di serang oleg Lyra dan Leomord secara bersamaan.
Nuala hanya diam saat menerima serangan tersebut, karena serangan mereka tidak melukai Nuala sedikitpun walau tubuhnya di serang badai tornado yang di dalam nya terdapat ratusan kristal es berbentuk pisau.
"Tidak mungikin! dia tidak mempan terhadap serangan kombinasi kita."
Leomord terbelalak melihat Tubuh Nuala yang seolah tidak merasakan apapun setelah menerima serangan mereka berdua.
"Seperti nya serangan jarak jauh tidak akan mempan.
kalau begitu, sebaik nya kita berikan serangan langsung."
Leomord dan Lyra pun bergerak dengan sangat cepat dan mereka menyerang Nuala dengan kekuatan alam mereka masing-masing secara langsung kepada Nuala.
Lyra menyerang dengan kekuatan es, sedangkan leomord membuat tubuhnya menjadi sebuah angin tornado yang bergerak secara vertikal menyerang Nuala.
Boooooooom....
serangan secara langsung kepada Nuala membuat sebuah ledakan yang sangat amat besar. bahkan membuat kekuatan es tersebut menguap karena di kombinasikan dengan kekuatan angin dan tercipta lah sebuah kabut.
Saat kabut tersebut perlahan-lahan mulai pudar, Nuala melcorry tetap berdiri sambil memegang kepala Leomord dan Lyra yang sudah terpenggal oleh kekuatan cahaya miliknya.
Saat sebelum Lyra dan Leomord mengubah tubuh mereka menjadi elemen angin dan air, Nuala terlebih dahulu mengeluarkan kekuatan cahaya nya yang mampu memadat, lalu memenggal kepala mereka berdua secara cepat.
"Sekarang sudah selesai."
Ucap Nuala, dengan berbalut darah musuh di sekujur tubuh nya.
__ADS_1
*******
next bagian 34