ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta

ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta
Bab 34


__ADS_3

...Princes Aleina vs Hideo...


Setelah mendengar informasi dari salah seorang pengawalnya tentang Hideo yang mendapatkan kekuatan 13 prajurit suci bangsa Atlas, Putri Aleina pun sangat marah dan menghancurkan seisi tahta kerajaan menggunakan bakat alam petir hitam miliknya.


Putri Aleina juga mendengar kabar bahwa Ratu Evenor mempercayakan kekuatan suci tersebut karena menaggap hanya Hideo lah satu-satunya orang yang pantas mendapatkannya.


...*******...


...k****ebun anggur...


Saat Hideo menemani Ratu Evenor memetik buah anggur di salah satu kebun kerajaan, putri Aleina pun datang dengan ekspresi kesal dengan membawa puluhan pengawal untuk menantang Hideo bertarung, sekaligus meminta penjelasan terhadap sang Ratu tentang semua yang telah ia dengar.


Gleetaaaaak.... Suara keranjang yang berisi banyak anggur, setelah Putri Aleina mendendangnya.


"Apa yang kau lakukan putriku?"


Tanya Sang Ratu, kepada Putri Aleina.


"Pertanyaan itu seharusnya di tujukan kepada anda sendiri ibu Ratu, apa yang sebenarnya ibu Ratu inginkan dari anak ini?!"


Tanya Aleina dengan kesal menatap Ibu nya.


"Maksudmu apa?"


Tanya Sang Ratu yang tidak mengerti maksud ucapan Putri Aleina.


"Ibu Ratuku yang agung. tanpa mengurangi rasa hormatku padamu, aku hanya ingin bertanya. kenapa ibu Ratu memberikan makhluk menjijikan ini sebuah kekuatan 13 prajurit suci bangsa Atlas? seharusnya kekuatan itu hanya di miliki para bangsa Atlas sebagai pelindung planet ini."


Ucap Putri Aleina dengan kesal atas keputusan ibu nya.


"Kau mengirim pengawal pribadimu untuk memata-matai Hideo dan mengikuti ibu?"

__ADS_1


Tanya Ratu Evenor yang seolah tidak percaya anaknya sendiri memata-matai dirinya.


"Itu semua tidak penting, yang paling penting adalah ibu Ratu harus ingat! aku adalah Putri mu. Satu-satunya Putri mahkota di saat ibu Ratu kelak akan turun tahta, dan kekuatan tersebut seharusnya menjadi milik ku!"


"Sebenarnya apa penting nya sih kekuatan itu? kalo kau mau, ya sudah ambil saja. sebenarnya aku sedikit bingung ketika Ratu memberikan kekuatan itu pada ku."


Ujar Hideo yang berusaha mengklarifikasi kesalah pahaman antara Sang Ratu dan Putrinya.


"Kau! Dasar makhluk rendah!


aku kemari membawa surat resmi kepada sang Ratu untuk menantangmu dalam duel di Olympus Sparta besok. akan ku tunjukan bahwa makhluk rendah seperti mu tidak pantas menerima kekuatan Pengawal Dewa, karena kau bukanlah keturunan bangsa Atlas."


Princes Aleina pun membawa sebuah petisi resmi untuk menantang Hideo dalam duel Arena Olympus Sparta.


"Loooh, tidak...tidak...tidak.


aku tidak suka berkelahi, terutama jika lawannya adalah perempuan." Hideo membuat alasan karena dirinya takut bila harus bertarung melawan putri Aleina yang merupakan keturunan bangsa Atlas.


Dengan mengejutkan, Ratu Evenor pun menyetujui tantangan Putri Aleina terhadap Hideo.


Tiba-tiba, Nuala pun muncul entah dari mana datangnya.


"Yang mulia Ratu. maaf kalau hamba lancang. sepertinya hal itu merupakakan ide yang buruk karena Hideo tidak memiliki kekuatan alam apapun Untuk bertarung."


Nuala pun memprotes keputusan sang Ratu karena ia yakin, Hideo akan kalah dalam duel.


"Hideo memilikinya... sebuah bakat alam yang tersembunyi di di dalam diri nya."


Sambil tersenyum, Ratu Evenor menatap Nuala.


"Persiapkan dirimu, akan ku buat kau menyesal berada di sini Hideo!"

__ADS_1


Dengan nada mengancam, Putri Aleina pun mencoba membuat Hideo ketakutan.


Mendengar ucapan Putri Aleina, Hideo pun merasa sedikit takut menerima tantangan, karena ia menyadari bahwa dirinya tidak mungkin bisa menandingi kekuatan bangsa Atlas seperti Putri Aleina.


Ke esokan hari nya...



Semua bangsa Atlas berkumpul di Olympus Sparta, setelah Ratu Evenor mengutus para prajuritnya untuk mengumumkan duel warrior antara Putri Aleina sang Putri Atlantis, melawan Hideo sang penjelajah dari negeri yang tidak di kenal.



Olympus Sparta sendiri adalah arena duel para bangsa Atlas yang berbentuk seperti coloseum, dan duel warrior adalah salah satu tradisi bangsa Atlas untuk mengadu kekuatan bakat alam para bangsa Atlas.


Para bangsa Atlas mempersiapkan duel Sparta sebagai sebuah tradisi untuk menyambut hari besar bangsa Atlas atau sebuah pesta rakyat. dan duel Sparta selalu menjadi pembuka di setiap perayaan tersebut.


Para pengawal bangsa Atlas meniupkan terompet yang terbuat dari cangkang untuk memulai pertandingan. terdengar sorak sorai seluruh penduduk Atlas yang memenuhi kursi untuk menyaksikan duel antara Putri Aleina Vrechter melawan Hideo Vrechter.


Bendera bangsa Atlas mulai di kibarkan, lalu sebuah drum di tabuh untuk menyambut para Sparta yang akan bertarung di Arena.


Para Sparta di kenakan atribut perang yang terbuat dari baja, dan masing-masing dari mereka memegang sebuah pedang dan tameng untuk melindungi diri.


Tidak ada peraturan khusus untuk duel tersebut, kecuali mereka dilarang untuk saling membunuh.


Terlihat, wajah gugup Hideo yang memikirkan nasibnya jika harus bertarung melawan Putri Atlantis.


"Ini gawaaat.... kalau ada kesempatan, sebaiknya aku segera kabur dari sini."


"Ucap Hideo dengan keringatnya yang mengucur deras.


********

__ADS_1


next bab 35


__ADS_2