ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta

ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta
Bab 20


__ADS_3

"Dasar anak nakal ...!"


Friska menjewer telinga Hideo dengan keras akibat kenakalan nya yang sudah keterlaluan.


"Sakiiit ibu ... huaaaaaa"


Hideo mulai menagis ketika di jewer dengan keras oleh ibunya.


"Kali ini kamu sudah keterlaluan Hideo... sepulang ibu belanja, kamu ibu kurung di kamar seharian!"


Bentak Friska yang terlihat kesal dengan sikap anaknya.


"Ummmm ...."


Hideo hanya mewek menangis, dan mengusap air mata dengan sikunya.


Friska pun melanjutkan perjalanan nya ke sebuah pusat perbelanjaan untuk membeli beberapa keperluan sehari-hari di sana.


Sesampai nya di sana, Friska sengaja menaruh Hideo duduk di sebuah keranjang dorong, agar anak nya tidak membuat onar yang akan mempermalukan dirinya lagi.


Di atas keranjang dorong, Hideo hanya duduk manis karena Friska mengancam nya untuk tidak berbuat onar dan bersikap baik selama ibunya fokus berbelanja.


Namun, hal tersebut ternyata percuma, mengingat Hideo adalah anak yang hyper aktif dan tidak bisa diam.


Saat Friska sedang fokus berbelanja, perlahan-lahan Hideo keluar dari keranjang dan pergi berkeliling ke seluruh pusat perbelanjaan untuk melihat-lihat.


Selama mengelilingi pusat perbelanjaan, Hideo melihat banyak sekali snack kesukaan nya yang terpajang di setiap sudut rak, lalu mencicipinya satu persatu.


Hideo pun membawa keranjang nya sendiri untuk membawa makanan yang ia sukai sebanyak mungkin dengan tingkah polosnya. sampai salah seorang satpam melihat nya, lalu menghampirinya.


"Nak... apa yang kamu lakukan di sini? apa kamu ke sini bersama orang tuamu?"


Tanya satpam salah seorang satpam sambil berjongkok menatap Hideo.


"Iyaa, aku kesini sama ibu."


Jawab Hideo, sambil mengunyah snack yang ia bawa.


"Ibumu di mana?"

__ADS_1


Tanya satpam itu lagi.


"Ibuku ...."


Hideo menoleh ke area sekitar dan tidak melihat ibunya lagi.


"Yang mana ibumu nak?"


Satpam tersebut mulai terlihat khawatir.


"Tadi ada di sini..."


"Kalau begitu, kamu pasti terpisah dari orang tuamu. ayo... ikut ke pos, nanti kita cari ibumu menggunakan pengeras suara yang ada di sini."


Ajak satpam tersebut dengan ramah.


"Ibuku bilang, aku tidak boleh berbicara dengan orang asing, apa lagi sampai ikut ajakan orang asing."


Tutur Hideo dengan polosnya.


"Hahaha... ternyata kamu anak yang pintar, tapi saya ini petugas keamanan di sini, nanti kita cari ibumu sama-sama. mau?"


Sambil mengusap kepala Hideo, Satpam tersebut mencoba membujuk nya untuk ikut ke pos keamanan bersamanya.


"Nama mu siapa nak? biar saya bisa menyebutkam namamu menggunakan pengeras suara ini"


Tanya satpam tersebut.


"Namaku Hiideo om satpam..."


Jawab Hideo, sambil menjilati remah-remah snack yang lengket di jari-jari nya.


"Tes... tes ... perhatian! bagi pengunjung yang merasa kehilangan anak bernama Hideo, harap segera melapor menuju pos di lantai 2, terima kasih atas perhatian nya."


Dengan pengeras suara, Satpam tersebut meng-informasikan kepada seluruh pengunjung yang merasa kehilangan anak untuk segera melapor.


"Aku mau coba pakai itu om satpam."


Pinta Hideo yang penasaran dengan pengeras suara tersebut.

__ADS_1


"Eeh... ini bukan mainan anak manis, alat pengeras suara ini hanya di pergunakan untuk keadaan genting saja.


Kamu duduk saja di sini saja ya, sembil menunggu orang tuamu datang."


Tak berselang lama, Friska datang ke pos satpam dengan ekspresi panik menanyakan keberadaan anaknya.


"Pak satpam... dimana Hideo anak saya?!"


Tanya Friska dengan ekspresi cemas.


"Nyonya orang tua nya Hideo?"


Tanya satpam tersebut, sambil menunjuk.


"Iyaaa, saya ibunya Hideo...


Dimana anak saya pak?!"


"Anak anda sedang duduk di sini... lohhh... kemana dia?


Tadi saya suruh anak anda duduk di sini."


Satpam tersebut sangat kaget ketika Hideo sudah tidak ada lagi duduk di sebelahnya.


"Dimanaaa anak saya paaak ...!


Friska pun menarik-narik baju satpam tersebut dengan paniknya.


"Iya-iya... mohon tunggu sebentar ya nyonya. Breaaak...breaak... semuanya monitor, ada seorang anak yang tersesat dengan ciri-ciri memakai pakaian sekolah berwarna kuning kotak-kotak, dan memakai sebuah topi bundar. semua nya berpencar. cari anak tersebut sampai ketemu."


Dengan menghunakan walkie talkie, Satpam tersebut memerintah semua anak buah nya untuk segera mencari Hideo.


Semua satpam pun berpencar mencari Hideo yang kembali menghilang di sebuah pusat perbelanjaan.


Setiap lantai, setiap lorong, mereka sisir agar Hideo bisa dengan segera mereka temukan.


Namun, salah seorang satpam menemukan Hideo sedang berada di frozen es, tempat menyimpan banyak sekali ice cream.


Hideo terlihat sedang memakan banyak sekali ice cream. bahkan, seluruh pakaian dan wajah nya penuh dengan ice cream yang belepotan.

__ADS_1


*******


Next bagian 21


__ADS_2