ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta

ATLANTIC 2 - Fire Of God Olympus Sparta
Bab 39


__ADS_3


...Retrorika...


Retrorika merupakan anak bungsu dari Shin Vrechter dan Friska Matsu. Ia memiliki sifat yang tomboy, keras kepala dan suka melakukan hal tanpa berfikir panjang terlebih dahulu.


Selama 8 tahun, Retrorika hanya mengenyam pendidikan home shooling di rumah, dan di awal tahun ini. Friska berencana memasukan Retrorika ke salah satu sekolah menengah pertama Swasta agar ia mau bergaul dengan orang lain dengan harapan, ia mau merubah penampilan nya seperti selayaknya seorang perempuan.


"Ibu... kapan Hideo pulang dari kemah?"


Tanya Retrorika, sambil memperhatikan ibu nya yang sedang melipat pakaian.


"Mungkin besok sudah pulang."


"Ohh begitu...hmmm."


"Selama tidak ada kakak di rumah, apa kamu merasa kesepian?"


Tanya Friska.


"Tidak juga kok bu."


"Jangan menyembunyikan perasaanmu, bilang saja kalau kamu kangen dengan kakak."


"Ngapain harus kangen dengan Hideo. dia itu sering mencuri cokelat ku di kulkas, mencuri ice cream ku dan selalu saja bersikap jahil. cuma kak Malik dan kak Axxel yang bersikap baik di rumah ini. bahkan, si duo maut itu juga sama saja."


Ucap Retrorika yang selalu kesal melihat tingkah kakak-kakak nya. Hideo, Viona & Viola.


"Sekarang kakak-kakak mu itu sedang sibuk dengan urusan mereka masing-masing.


Malik selalu sibuk dengan pekerjaan nya bersama Ayah, Axxel sibuk dengan kuliah nya, Hideo, Viona & Viola juga sama.


apa kamu tidak bosan terus-terusan sekolah di rumah?"


"Hmm....."


"Ibu dan ayah sudah sepakat mendaftarkan mu di salah satu sekolah Swasta, kamu mau kan Retrorika?"


"Iya..."


Dengan wajah cemberut, Retrorika seolah tidak suka jika harus bersekolah secara formal di sekolah.


Dua hari kemudian, Retrorika pun di antar ke sekolah oleh Friska di hari pertama nya sekolah.


"Ibu...aku tidak suka pakai rok...!"


Ucap Retrorika yang tidak pernah menggunakan rok sebelum nya.


"Tapi peraturan sekolah mewajibkan murid perempuan nya menggunakan rok."


"Ya ampunn... risih bu..."


"Kamu cuma belum terbiasa saja sayang."

__ADS_1


Ucap Friska, sambil menyiapkan peralatan sekolah Retrorika.


Retrorika pun di antar menuju kelas seperti anak TK oleh ibu nya.


Tok...tok..tok... suara pintu


"Selamat siang pak guru, saya mau mengantarkan anak saya ke kelas baru nya."


Dengan memberi hormat selayak nya tradisi orang jepang, Friska pun meminta izin untuk mengantarkan anak nya masuk ke kelas.


"Ya, silahkan masuk."


Ucap Mr. Anthonic, Guru baru Retrorika.


"Mohon bimbingan nya pak guru."


Friska pun duduk menunggu anak nya di luar kelas.


Tiba-tiba, salah seorang anak mengejek Retrorika karena ia di perlakukan oleh ibunya seperti anak TK.


"Sudah gede kok sekolah nya masih di antar mama sih... Hahahaha."


Ejek Randy, salah satu murid paling nakal di kelas Retrorika.


Semua murid pun tertawa.


"Diaaaam...!


Ujar Mr. Anthonic kepada Retrorika.


"Hallo, namaku Retrorika Vrechter, salam kenal."


"Haiii Retrorika......"


Sapa semua murid di kelas.


"Nahh Retrorika, kau boleh duduk di bangku tengah."


Ucap Mr. Anthonic.


"Terima kasih pak???"


"Panggil saya Mr.Anthonic."


"Baik Mr Anthonic."


Pelajaran pun di mulai, dan Retrorika mulai beradaptasi dengan lingkungan baru di sekolah nya.


"Ran, anak ini cantik banget.


kau bisa tidak pdkt sama dia? secara kau itu kan terkenal di sekolah ini."


Ucap Noah, teman Randy.

__ADS_1


"Betul itu Ran, kau itu kan penakluk seluruh cewek di sekolah ini. jadi mana mungkin kau kesulitan mendekati nya. Ayolah."


Timpal Michael, yang juga merupakan salah satu teman Randy.


"Kita lihat nanti..."


Sambil memandangi Retrorika, Randy berharap ia bisa menarik perhatian Retrorika.


Ketika jam istirahat tiba, Friska pun mengeluarkan bekal makan siang anak nya dan ingin menyuapi nya di sekolah.


"Sayang, ibu sudah siapkan bekal makan siang dari rumah, sekarang makan dulu ya. ibu suapin."


Ucap Friska yang mau menyupi anak nya di sekolah.


"Ya ampun.... ibu kok bikin malu sih...?! liat.. semua nya ngetawain kan."


Retrorika tampak malu dengan anak-anak lain karena perhatian ibu nya yang terlalu berlebihan.


"Tapi ibu sudah buat ini untuk mu."


"Ibu pulang saja ke rumah, biar pulang sekolah nanti,  Retrorika naik taxi."


Bisik Retrorika sambil menahan malu.


"Kamu yakin bisa sendiri pulang sendiri?"


"Ibu... usiaku memang baru 14 tahun, tapi aku tidak bodoh."


"Ya sudah, kalau begitu ibu pamit. kamu yang semangat belajar nya ya sayang."


Friska pun pamit dan mencium kening anak nya.


Setelah Friska pulang, Retrorika pun berjalan mengamati seisi sekolah.


Retrorika berkeliling memperhatikan sekolah baru nya yang cukup megah. namun, saat ia sedang asyik memperhatikan seisi sekolah nya. tiba-tiba sekumpulan anak nakal mencoba menarik perhatian nya.


"Suuit...suit... sendirian aja? mau di temenin gak?"


Ucap Noah yang mencoba menggoda Retrorika.


"Dari pada jalan sendirian, mending kita temenin, ya gak? hahaha"


Timpal Michael yang juga mencoba menarik perhatian Retrorika.


"Mau bareng ke kantin? tenang aja, semua pedagang di sekolah ini takut sama aku, karena ayahku pemilik sekolah swasta ini."


Randy pun mencoba merangkul Retrorika.


Seketika, Retrorika pun menghajar wajah Randy tepat mengenai hidung nya hingga berdarah, bahkan Retrorika menendang ******** Noah dan perut Michael hingga mereka terjatuh.


*******


next bagian 39

__ADS_1


__ADS_2