Balas Dendam Saudara Kembar

Balas Dendam Saudara Kembar
Ketahuan Juga


__ADS_3

Setelah mendengar penjelasan dari Dokter Ridwan dan juga saran dari Ola, Olive telah mantap dan yakin dengan keputusannya.


"Baiklah, dok. Saya terima cinta anda, tapi untuk ke pelaminan saya belum siap sekarang. Kita jalani dulu saja ya, sekaligus untuk bisa saling memahami kekurangan dan kelebihan kita masing-masing," ucap Olive.


"Wah, aku senang sekali mendengar akan hal ini. Karena inilah waktu yang telah aku tunggu sejak lama. Terima kasih ya, Olive." Dokter Ridwan menggenggam kedua tangan Olive seraya menciumnya.


Olive merasa malu dengan perlakuan manis darinya.


Saat ini Dokter Ridwan sedang merasakan kebahagiaan yang tiada terkira karena gayung bersambut, Olive membalas cintanya.


"Olive, aku janji tidak akan membuatmu sakit atau menderita seperti apa yang telah mantan suamimu lakukan dulu padamu. Aku juga akan setia, cintaku ini hanya untuk dirimu," janji Dokter Ridwan di dalam hatinya.


Sementara di dalam hati Olive juga terbesit begitu banyak ungkapan kata.


"Semoga kali ini aku tidak salah dengan menerima cinta dari Dokter Ridwan," batinnya.


Mereka pun tak lagi berksta tetapi melanjutkan dengan makan, karena pesanan makan siang telah tersaji di meja hadapan mereka.


Lain situasi di rumah Sugawa. Dimana saat ini Mela sedang gelisah karena kini Sugawa semakin posesif pada dirinya.


"Ela, pokoknya aku tak ingin kamu kelayaban di luaran sana sendirian. Dan aku akan selalu mendampingi kamu kemana pun kamu pergi, karena aku tak ingin ada pria lain yang berulah padamu," ucapnya.


"Mas, kenapa makin hari tingkahmu itu makin menyebalkan saja? jika tahu seperti ini aku takkan menikah denganmu," ucap Mela ketus.


"Aku seperti ini karena begitu besarnya rasa cinta ini padamu, Ela. Aku tak mau kamu dekat dengan lelaki mansnspun, seperti kamu dekat dengan anakku si Rocky," sindir Sugawa.


"Jika kamu tak ingin anakmu dekat denganku, seharusnya kamu itu jujur padanya tentang siapa aku ini. Kamu enggan mengakui aku ini istrimu, tetapi kamu cemburuan seperti ini," ucap Mela ketus.


"Berapa kali sih aku harus mengatakan padamu jika apa yang aku lakukan untuk kebaikan kita bersama," ucap Sugawa.

__ADS_1


"Itu bukan untuk kebaikan bersama, hanya untuk kebaikanmu saja. Giliran anakmu dekat saja denganku, kamu ngomel-ngomel nggak ada juntrungannya."


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata mendengar dan melihat pertikaian mereka.


"Prok prok prok prok"


Seseorang menampakan diri sambil bertepuk tangan seraya tersenyum sinis menatap ke arah Mela dan juga Sugawa.


"Rokcy?" serentak keduanya terbelalak melihat tiba-tiba ada Rocky.


"Kenapa, kalian kaget melihat aku tiba-tiba ada di sini?" tanya Rocky menatap sinis ke arah Mela dan Sugawa.


"Aku tak menyangka kalian telah membohongiku! Ella aku pikir kamu wanita yang baik ternyata seperti ini?"


"Papah, aku pikir papah juga orang tua yang baik tetapi kenapa tega juga berbohong padaku menutupi bahwa Ela ini adalah istri papah?"


"Kenapa kalian hanya diam saja pasti kalian sedang mencari alasan yang tepat untuk membohongiku lagi tentang hal ini kan?"


Rocky sudah benar-benar marah besar dia sudah benar-benar tak bisa mentolerir tindakan Sugawa dan Mella.


"Rocky, duduklah dulu mari kita bicarakan hal ini dengan hati dan pikiran yang tenang. Jangan dengan emosi yang membara seperti ini. Kenapa kamu pulang secara tiba-tiba tidak mengatakan pada papah, apalagi kamu baru beberapa hari pulang bukan?" tabya Sugawa menutupi rasa gugupnya.


"Jujur saja, Pah. Sebenarnya aku itu belum kembali ke luar negeri, aku hanya bermalam di sebuah hotel karena aku juga merasa ada sesuatu hal yang mencurigakan di antara kalian berdua dan ternyata memang seperti ini terbukti kecurigaanku selama ini," ucap Rocky ketus.


"Pantas saja pada saat aku berada di sini, Papah selalu saja mengusir aku untuk lekas kembali ke luar negeri. Papah takut kan kebohongan papah akan terbongkar seperti ini?" sindir Rocky.


"Rocky, papah minta maaf. Memang yang papah lakukan ini adalah suatu kesalahan besar, tetapi papah melakukan ini juga karena terpaksa."


"Papah tahu jika papah menikah lagi kamu tidak akan merestui pernikahan papah. Tetapi papah harus melakukan hal ini karena berkat Ella nyawa papah terselamatkan hingga masih bisa menghirup udara segar sampai detik ini."

__ADS_1


Mendengar penjelasan yang papahnya katakan Rocky tersenyum sinis.


"Pah, membalas budi pada Ella itu tidak harus dengan menikahinya. Bisa kan papah memberinya uang dalam jumlah yang besar, itu juga bisa untuk membalas budi atas apa yang telah Ela lakukan pada papah," ucap Rocky ketus.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Rocky kini Sugawa sudah tidak bisa memberikan alasan yang tepat lagi untuk pernikahan yang telah dilakukan bersama Ela itu.


"Dan kamu Ella, apa yang ingin kamu katakan padaku coba aku ingin mendengarnya?" tanya Rocky menatap sinis pada Ella.


Ella tak bisa membalas tatapan mata Rocky dia malah mengalihkan tatapannya ke arah lain.


"Aduh, bagaimana aku bisa beralasan pada Rocky jika sudah seperti ini tidak ada satu kata pun yang bisa untuk aku gunakan membela diri terhadap Rocky," batinnya panik dan cemas.


"Ella, aku sangat kecewa padamu dan juga menyesal telah mengenalmu. Bahkan sempat merajut kasih denganmu secara tersembunyi jika ternyata kamu ini adalah ibu tiriku."


"Jika aku tahu kalau kamu adalah ibu tiriku aku tidak akan mungkin mengungkapkan perasaan cinta padamu dan yang anehnya kamu juga menyambut cintaku ini."


Dengan terbongkarnya pernikahanmu ini telah membukakan mata hati dan pikiranku bahwa kamu itu bukanlah wanita yang baik melainkan wanita yang bermuka dua! bisa-bisanya kamu sudah menjadi istri papahku tapi pada saat aku mengutarakan perasaan cinta, kamu menerimanya begitu saja! dasar wanita murahan dan tak tahu diri!"


Mendengar segala yang dikatakan oleh Rocky hati sugawa menjadi ikut murka.


"Apa jadi kamu sempat menjalin kasih dengan Ella?" ucap Sugawa melotot ke arah Rokcy.


"Papah tak usah menyalahkan diriku, seharusnya papah koreksi diri sendiri. Jika pada saat itu papah mengatakan yang sebenarnya aku tidak akan mungkin melakukan hal ini karena aku tak tahu jika Ella itu adalah istri papah!" ucap lantang Rocky.


"Ella, aku tidak menyangka. Aku pikir kamu seorang malaikat karena kamu telah menolongku pada waktu itu, tega sekali kamu menghianati pernikahan kita dengan anak kandungku sendiri."


Kini giliran Sugawa menghardik Ella, akan tetapi dia tak bisa berkata apapun.


Hingga pada akhirnya, Sugawa mengucapkan kata talak saat itu juga pada Mela, di hadapan Rocky. Dan memintanya pergi dari rumah.

__ADS_1


__ADS_2