Barista Cafe Jomblo

Barista Cafe Jomblo
Part 45


__ADS_3

Bulan yang tengah asyik meracik kopi tiba-tiba dikagetkan dengan suara gaduh di depan pintu, ternyata ada Sarah yang sedang marah-marah, ia langsung menghampiri Bulan lalu menarik pergelangan tangan Bulan.


Menariknya hingga bulan mengaduh, pelanggan lain yang melihat malah menjadi histeris karena kegaduhan yang Sarah buat. Bulan langsung melepaskan tangannya dari cengkraman Sarah.


Sarah hendak menampar Bulan tapi Bulan tepis, bahkan Bulan mendorong tubuh Sarah hingga terjatuh.


"Beraninya kamu Lan." Sarah mencoba berdiri lagi.


"Apa? kenapa aku harus nggak berani, memangnya kamu siapa?" Bulan balik menantang Sarah.


"Aku benci kamu Lan, kamu ambil semua yang aku punya, kamu jahat,"ucap Sarah. Bulan terkekeh, "Heh, ngaca, nggak punya kaca di rumah? yang jahat itu ya jelas kamu."


"Kamu ambil papah, kamu ambil Arkan." Bulan memicingkan matanya, Sarah ini amnesia apa oneng sih.


"Heh, sadar diri dong, bangun woy keong racun, cangkang mu miring tuh, kamu nggak sadar kamu yang sudah mengambil milik aku semua, hah, sekarang kamu malah berbalik tuduh aku setelah semuanya terungkap, bagus banget yah, "ucap Bulan emosi. Sarah ini cukup menjengkelkan, otaknya mendadak pindah di dengkul, atau ingatannya yang pindah di dengkul, suka ngadi-ngadi kalau ngomong.


"Gara-gara kamu Ibu ku sekarang jadi tahanan polisi." Bulan terkejut. Tahanan polisi.


"Jangan ngarang kamu." Sarah mengambil ponselnya lalu memperlihatkan kondisi ibunya saat ini.


Bulan terkekeh, "Itu karena kesalahan ibu kamu sendiri, aku yang lebih menderita, aku harus putus kuliah, aku harus bekerja banting tulang untuk keluarga, dan Ibuku juga menderita, gara-gara fitnahan dari keluarga kalian, Ibu ku sampai stroke, jadi jangan sok menderita di sini, kalian itu sedang di Azab sama Allah." Bulan lalu meninggalkan Sarah, ia tidak mau berdebat panjang lebar dengan manusia tidak tahu malu itu.


Bulan meminta izin pada Riko jika dirinya ingin bertemu ayahnya sebentar, ia ada keperluan dengan Ayahnya. Riko mengizinkannya. Bulan lalu bergegas menuju kantor ayahnya.


Sesampainya di kantor Ayahnya, Bulan di kejutkan dengan sosok Arkan yang berpapasan dengannya di lobby kantor. Bulan menatapnya sinis, dasar si kampret, kemarin bilangnya sudah keluar, nyatanya, masih bekerja di sini. Haduh please deh, kalau masih suka berdusta, jangan suka berjanji macam-macam.


Arkan yang melihat kedatangan Bulan langsung tersenyum simpul, ia lalu menghampiri Bulan tanpa rasa canggung sedikitpun. Entahlah, Sarah dan Arkan ini memiliki sifat yang sama. Sama-sama nggak tahu diri.


"Lan, tumben kamu kesini?" tanya Arkan. Bulan mengendikan bahunya, "Kenapa memangnya Mas, biar kamu nggak ketahuan yah kalau masih kerja di sini?" sindir Bulan sambil tersenyum sinis.


"Bukan gitu Lan, Ayah kamu memanggil aku lagi, karena aku sangat dibutuhkan disini, makanya demi Ayah kamu, aku kembali lagi." Bulan menghembuskan nafasnya dengan kasar. Sak karepmu wae lah.

__ADS_1


Bulan mengabaikan Arkan, ia bergegas menaiki lift menuju ruangan Ayahnya. Arkan ternyata mengukutinya.


"Lan, aku bekerja disini juga untuk menata masa depan kita, biar kalau kamu mau apa aja aku bisa beliin."


Bulan semakin muak dengan Arkan. Semua itu tidak cukup untuk mengobati luka ini. Arkan salah besar jika mengiming-imingi Bulan dengan harta benda. Bulan masih tidak merespon.


Hingga akhirnya sampailah Bulan di lantai atas tempat Ayahnya bekerja. sebelum masuk Bulan mengetuk pintu terlebih dahulu, setelah ada jawaban dari Ayah yang mempersilahkan masuk, Bulan langsung masuk.


Ayah melirik ke arah pintu, ia tersenyum senang melihat putrinya mau mengunjunginya.


"Assalamualaikum Yah."


"Waalaikumsallam." Pak Permana lalu mempersilahkan Bulan duduk. Bulan segera duduk.


"Tumben Bulan kesini?"tanya Ayah.


"Ayah kenapa penjarain Bu Laras?" tanya Bulan langsung saja pada intinya karena Ia tidak ingin basa-basi. Pasti akan mengganggu ayahnya bekerja.


"Ya memang sudah sewajarnya kan, dia sudah melakukan kejahatan fatal, Ayah laporin dua-duanya dan Ayah juga sudah mengajukan gugatan cerai di pengadilan agama."


"Terus nanti Sarah gimana Yah?" Pak Permana terkejut, putrinya itu memang sangat baik, di saat seperti ini Bulan masih memikirkan Sarah, tapi Sarah masih saja terus jahat pada Bulan.


"Nanti Ayah akan fikirkan lagi. Bulan, kembali ayo ke rumah," Bujuk pak Permana.


Bulan menggeleng, "Kalian bukan suami istri lagi, jadi nggak baik kalau tinggal bareng."


Pak Permana menghela nafasnya, "Bulan, Ayah ingin mengobati Ibumu sampai sembuh, Ayah tidak akan melakukan hal macam-macam, Ayah sudah tua. Ayah ingin menebus kesalahan semua kesalahan Ayah pada Ibumu. Tolong pertimbangkan lagi, kamu mau kan Ibu sembuh?" Ayah Permana memang paling bisa merayu. Apalagi titik lemah Bulan ada pada Ibunya.


"Nanti Bulan fikir kan lagi. Bulan masih ada kerjaan Yah, Bulan pergi dulu, Assalamualaikum." Bulan segera beranjak dari tempat duduknya lalu berlari kecil membuka pintu, setelah itu ia kembali lagi ke cafe jomblo.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


(THOR kemane aja LuπŸ˜†πŸ˜† Disono up saben hari, disini seenak jidat lu.🀭🀭🀭.Haduh rasanya aku mau mundul alon-alon dari si biru, Aku mau cetak-cetak buku aja sama fokus di si Ijo, tapi itu baru rasanya. Aku kenal kalian disini, tapi disini semakin lama semakin tidak nyaman untuk Author. Syedih aku tuh, 5 novel ku terkontrak disni, sehari dibayar 10rb, AjTP 6rb, PAMP 2rb, KH, 1rb, SC2000 400 perak, BCJ 1rb, Author mau nangis😭😭 karena nulis itu nggak seperti ngadon gorengan Mak, nulis itu ah ga bisa dijelasin dengan kata-kata dah susahnya.


Tapi aku nggak akan pindah disini, hanya saja q ga bisa update disini setiap hari, q jg punya cita-cita, mimpi dan keinginan besar, disni tidak d hargai, ya aku seharusnya memilih pergi kaya Otor2 yg lain, tp q masih disni, walaupun jadinya aku nyabang sana sini, karena sebenarnya aku udah nggak nyaman disni, makin mencekik. Kalau kalian sayang Mak San, baca krya mak san yah di KBM Aplikasi 😘😘😘.)

__ADS_1


(Sekarang mau di bully atau dikatain apa emak udah pasrah, q ga bakal goshting kaya gebetan kalian, q tetap disni, hanya saja ga sering, maklum ini kan bini tua si NT. lagi anget sama bini muda disana, d si ijoπŸ˜†πŸ˜†)



__ADS_2