Battle Of Sky Tower

Battle Of Sky Tower
23


__ADS_3

Di kediaman Bagas dan Hana.


"Akhirnya aku bisa lebih cepat dari kaka.. Hehehee.... " Ucap Hana. Sambil turun dan berjalan ke pintu Rumahnya bersiap untuk masuk.


"Ya walaupun kaka memiliki kemampuan curang, sekarang aku bisa lebih unggul dalam kecepatan.. "


"Ya.. Kaka memang orang yang curang.. " Ucap Bagas. Tiba-tiba muncul dari dalam rumah..


"Kaka..??? Bagaimana kaka bisa tiba-tiba ada di rumah..?? Padahal sebelumnya aku yakin kaka masih di belakang dan tak pergi sampai aku bahkan tak melihat kaka terbang..? " Tanya Hana.


"Apa kau ingin tau..?? " Tanya Bagas.


"Jangan bilang ini juga sama seperti yang sebelumnya..?? " Tanya Hana.


"Benar.. " Ucap Bagas.


.


.


. __________\=Skip\=_________.


Beberapa waktu sebelumnya. Di luar Dungeon Dark Elf itu.


"Apakah kita takan mencari Dungeon lainnya..? " Tanya Hana.


"Tidak untuk sekarang.. Walaupun kita tidak kelelahan secara fisik dan bisa mengisi kembali Origin yang telah kita gunakan, namun kelelahan mental juga perlu kita pikirkan.. " Ucap Bagas


"Mungkin hal itu tak terlalu terlihat, namun efek dalam pertempuran bisa menentukan keberhasilan kita.. " Ucap Bagas.


"Jika kita terlalu lelah secara mental mungkin kita bisa salah mengambil keputusan atau tergesa-gesa dalam bertindak dan tak bisa membuat keputusan yang terbaik untuk kita.. "


"Jadi liburan dan istirahat juga perlu kita perhatian. Jangan terburu-buru, lagipula kaka masih belum tau secara pasti lokasi tempat lainnya untuk sekarang.. " Ucap Bagas.


"Baiklah aku mengerti.. " Ucap Hana.


"Bagaimana cara kita pulang..?? Apakah kita akan terbang lagi..?? "


"Ya.. " Jawab Bagas.


"Namun Jika kamu ingin menikmati perjalanan, kita bisa naik kendaraan, mungkin sekitar sepuluh jam atau mungkin lebih.. Bagaimana.. ?? "


"Tidak.. Mari kita terbang saja.. Dan kali ini aku pasti bisa lebih cepat dari kaka.. " Ucap Hana..


"Mari kita lihat seberapa cepat kamu sekarang.. " Ucap Bagas.


"Baik.. Rrraaaawwwww....!!!!! " Hana memasuki mode Dragonifikasi.


"Masih belum.. Elementasi..!! "


Lalu tubuh Hana mulai di selimuti angin dan ia mulai melayang, terlihat Sayap Naga langit miliknya saat ini berubah menjadi sayap Angin seperti sebuah pendorong pada jet..


"Aku siap.. " Ucap Hana.


"Baik kau bisa mulai kapan saja.. "Ucap Bagas.


" Apa kaka tak bersiap-siap..?? " Tanya Hana


"Baiklah.. Yang kalah harus memasak nanti ok..? " Ucap Hana.


"Tak masalah.. Aku sarankan kamu memikirkan menu apa yang akan kita makan..


Karena kaka yakin kamu akan memasak kali ini.. " Ucap Bagas.


"Tidak mungkin.. Kali ini Hana akan menang.. " Ucap Hana.


"Kalau begitu aku akan mulai.. "


Setelah mengatakan itu Hana langsung melesat pergi dari sana. Bagas hanya tersenyum dan tak terburu-buru, ia duduk di sana dengan santai sambil melihat ke arah Hana terbang di malam hari..


Berkat M.O.P Cahaya yang ia dapatkan, Bagas dapat melihat dengan jelas bahkan di malam hari. Jadi ia masih bisa melihat Hana walaupun terbang cukup jauh di langit malam.


Terlebih lagi ia juga mendapatkan kemampuan yang hampir sama dengan Mata Hana, ia bisa melihat sesuatu yang sangat jauh seperti mata naga.


Namun alasan awal Bagas tak memilih Dark Elf untuk Hana itu karena kemampuan Dark Elf yang Bagas tau tak mempengaruhi fisik, jadi Bagas lebih memilih Sky Dragon karena selain kekuatan fisiknya yang luar biasa itu juga memeberi banyak kemampuan lainnya.


Jika Bagas tau Dark Elf memiliki kemampuan Cahaya, mungkin ia akan berubah pikiran dan akan memberikan Coret Dark Elf ini untuk Hana..


Setelah menunggu beberapa saat dan Hana sudah tak terlihat lagi, Bagas kemudian mulai bersiap-siap.

__ADS_1


"Mari mulai.. Elementasi..!! " Ucap Bagas.


Lalu cahaya di tangannya mulai menjadi menyala, itu adalah tanda matahari putih miliknya.


Dan Bagas sekali lagi melihat semuanya melambat dan mulai berhenti bergerak.


"Aku akan mencoba menggunakan kegelapan juga.. Sihir kegelapan.. Dark Creation - Fallen Angel Armor (baju besi malaikat jatuh.)..!! " Ucap Bagas.


Lalu tubuhnya mulai di selimuti baju besi hitam, dan enam sayap mulai muncul di belakangnya.


Namun tiba-tiba perubahannya itu lenyap dan Bagas kembali ke keadaan semula. Bagas mengerutkan keningnya saat melihat ia gagal menggunakan dua kemampuan berbeda kali ini..


"Apakah cahaya dan kegelapan tak bisa do pakai di satu waktu..?? " Gumam Bagas.


Lalu Bagas melihat Tanda matahari Putih di telapak tangannya masih ada, dan ia akhirnya memutuskan melepaskan elementasi miliknya terlebih dahulu untuk menghemat waktu pemakaian.


Pasalnya sebelum ini ia sadar bahwa selain batas waktu pemakaian Elementasi Cahaya, ia juga di batasi oleh waktu pendinginan kemampuan itu.


Dan itu memkaan waktu sampai satu jam sebelum Bagas bisa menggunakan lagi jika ia memakai sampai cahaya itu hilang sepenuhnya seperti sebelum ini.


"Kalau begitu sepertinya aku harus mencari cara untuk mempercepat pergerakan saat dalam mode elementasi.. " Ucap Bagas.


"Langkah cahaya yang di pakai Dark Elf itu sepertinya cukup bagus, dan itu prinsip pemakaiannya sepertinya mirip dengan langkah bayangan juga..


Kalau begitu mari coba.. "


Setelah itu Bagas mencoba mengaplikasikan Langkah kegelapan dengan element Cahaya..


Butuh beberapa percobaan sampai akhir Bagas berhasil..


"Ini cukup bagus.. Walaupun mirip tapi setidaknya aku punya variasi jika salah satu element tak dapat di gunakan.. " Ucap Bagas.


"Setelah ini aku sepertinya juga harus melatih kemampuan cahaya untuk membuat baju besi atau sejenisnya.. "


Lalu Bagas kembali menggunakan kemampuan Elementasi dan kemudian menggunakan langkah cahaya untuk mempercepat pergerakannya.


Dan hanya butuh beberapa saat baginya untuk menyusul Hana di udara, saat ini sudah setengah perjalanan untuk sampai di rumah.


Sepertinya jika Bagas tak menggunakan kemampuan Elementasi dan hanya mengandalkan armor malaikat jatuh miliknya, dapat di pastikan ia takan bisa menyusul Hana sekarang..


Bagas melihat ia masih memiliki waktu penggunaan Elementasi sekitar setengah dari keseluruhan waktunya, jadi ia mempercepat gerakannya..


Dan akhirnya saat Elementasi hampir berakhir Bagas sudah sampai di wilayah jakarta, lalu ia membatalkan Elementasi dan kemudian menggunakan langkah cahaya lagi untuk sampai di rumah.


"Sepertinya Elementasi membutuhkan banyak usaha agar bisa mengurangi waktu pendinginannya.. "Ucap Bagas.


" Ini memang bagus dalam pertempuran, namun jika masuk dalam masa Cooldown maka itu bisa bahaya.. "


"Aku harus hati-hati agar tak menghabiskan masa pakai Elementasi dalam satu kali penggunaan, ini bisa aku gunakan untuk menyelamatkan kami nantinya.. " Ucap Bagas.


"Lupakan.. Lebih baik masuk dan mandi, Hana masih akan butuh beberapa waktu untuk ia sampai di sini.. "


Setelah Bagas selesai Mandi, tak lama kemudian Hana sampai di sekitar rumah..


Bagas kemudian berjalan ke arah pintu masuk rumah untuk menyambut Hana.


Di sana Bagas bisa mendengar perkataan Hana di luar, ia hanya tersenyum saat mendengar Hana berfikir ia masih belum sampai..


"Akhirnya aku bisa lebih cepat dari kaka.. Hehehee.... " Ucap Hana. Sambil turun dan berjalan ke pintu Rumahnya bersiap untuk masuk.


"Ya walaupun kaka memiliki kemampuan curang, sekarang aku bisa lebih unggul dalam kecepatan.. "


"Ya.. Kaka memang orang yang curang.. " Ucap Bagas. Tiba-tiba muncul dari dalam rumah..


.


.


. __________\=Skip\=_________.


Sementara Hana Mandi. Bagas mulai menandai peta dengan pengetahuan tentang monster di dalam Dungeon.


Bagas hanya mengetahui jenis Dungeon itu dan lokasi yang belum jelas saja. Jadi ia perlu membuat peta agar mempermudah rencana pencarian miliknya.


Selain Slime di bantargebang, Dungeon Lizarman dan Wyvrin di Brebes, lalu Kirim di cilacap, dark Elf di merapi dan Dungeon Drake dan Naga langit di Kalimantan. Bagas masih memiliki beberapa pengetahuan Dungeon lainnya.


Antara lain di sekitar bali ada Dungeon Naga Air, lalu ada Dungeon Garuda di sekitar daerah jakarta. Namun Bagas tak bisa memastikan dimana lokasi pastinya.


Lalu ada kelelawar api di gunung Salak. Manusia serigala dan Haraimau di sekitar Jambi, dan juga nantinya akan banyak muncul Dungeon seperti Chimera di Jakarta namun itu semua adalah waktu setelah semua orang tak lagi bisa menyerap Core.

__ADS_1


"Orc dan Charberus sepertinya akan muncul di Kalimantan, singa bersayap api dan Anjing larva sepertinya juga akan ada di Jawa Timur. Namun itu masih lama.. " Bagas terus mengingat setiap Dungeon yang ia ketahui.


Saat ini Dungeon yang bisa ia temui di Indonesia hanya sedikit, dan kebanyakan ada di luar negeri, masih ada waktu satu tahun lagi sampai semua Dungeon yang bagas ketahui baru akan muncul.


"Apakah aku perlu ke luar negeri..?? " Gumam bagas.


Di luar negri saat ini ada banyak Dungeon yang sudah muncul. Dungeon Naga es di Antartika. Hydra di Yunani. Leviathan ada di Afrika, Phoenix di rusia.


Lalu di Himalaya ada Elf es, lalu ada Musang ekor sembilan di Korea. Dan masih banyak lagi sebenarnya.


"Ini sedikit membingungkan.. Diantara semuanya adalah Monster yang memberikan kemampuan cukup bagus.. " Gumam Bagas.


"Benar.. Masih ada Dungeon di sekitar Cirebon yang masih belum aku temukan..


Itu seharusnya adalah Crocodile Dragon.. "


"Tapi dimana itu..?? Aku cuman tau lokasinya di Cirebon tanpa tau lokasi pastinya..


Sial, apa aku harus menyisir setiap sudut kota Cirebon..?? " Gumam Bagas.


"Ada apa kaka..?? " Tanya Hana yang baru keluar setelah mandi.


"Apakah ini semua lokasi Dungeon selanjutnya..?? "


"Ya.. Namun semua itu baru akan muncul setelah beberapa bulan atau satu tahun lagi, kaka tak tau kapan itu akan benar-benar muncul.. " Ucap Bagas.


"Yang kaka tau saat ini belum ada Dungeon lainnya lagi yang ada di Indonesia.. "


"Jadi kita takan melakukan apapun..?? " Tanya Hana.


"Untuk saat ini Ya.. " Ucap Bagas.


"Namun sebenarnya ada banyak lagi Dungeon kecil seperti Slime tipe racun, Giblin, Orc, dan Monster lainnya dengan Rank C ke bawah.. "


"Apakah kita perlu mencarinya juga..?? " Tanya Hana.


"Tidak untuk sekarang..


Kaka masih mencari lokasi Dungeon lainnya untuk sekarang.. " Ucap Bagas.


"Monster lain yang akan memberikan kemampuan khusus lainnya kaka tak tau untuk sekarang.. "


Benar, masih banyak lokasi Dungeon di Indonesia.. Namun Bagas tak tau lokasinya. Dan salah satu Lokasi Dungeon incaran Bagas saat ini sebenarnya adalah Dungeon Golem Batu.


Itu adalah Core yang pernah di milik oleh mantan temannya di kehidupan sebelumnya..


Itu sebenarnya bukan Core yang memberikan daya serangan kuat, namun tipe pertahanan.. Bagas ingin mengambil Core ini sebelum Dungeon mulai ditemukan.


Karena walaupun Bagas ingin mendapatkan Core itu, ia tak ingin menghalangi Mantan temanya untuk mendapatkan itu.


"Kaka punya dua target untuk kita selanjutnya. Namun kaka masih perlu mencari lokasi tepatnya.. " Ucap Bagas


"Dungeon apa itu dan dimana..?? " Tanya Hana.


"Cirebon, Dungeon Crocodile Dragon.. Itu sangat cocok untuk mu.. Dan satunya adalah ada di Ambon, Golem Batu.. " Ucap Bagas.


"Kaka akan membuat banyak binatang gelap untuk mencari lokasinya mulai sekarang, dan kamu bisa beristirahat atau melakukan apapun yang kamu mau.. "


"Baiklah, kalau begitu aku akan tidur.. " Ucap Hana.


"ettss.. Tidur itu nanti, kau harus menepati perjanjian kita dulu.." Ucap Bagas sambil tersenyum.


"Kaka ingin aku memasak sekarang..?? Ini sudah malam.. " Ucap Hana.


"Itu kan kamu sendiri yang membuat perjanjian ini ingat..?? " Ucap Bagas.


"Kaka menyebalkan.. " Ucap Hana sambil cemberut.


Lalu ia masuk ke dapur untuk memasak.


.


.


. Bersambung


#Note. Mohon maaf jika ada yang tersinggung menyangkut Monster yang Thor tulis di setiap daerah di atas.


Semua itu hanya Fiksi atau karangan Thor tanpa ada niatan untuk menyinggung siapapun..

__ADS_1


Terimakasih.


__ADS_2