Battle Of Sky Tower

Battle Of Sky Tower
61


__ADS_3

"Sial..Teleportasi..?? Dia ternyata bisa menggunakan Teleportasi.. Ini sedikit menyusahkan"ucap Bagas.


" Tapi ini hal yang bagus, artinya selain element kegelapan ia memiliki kemampuan ruang yang aku butuhkan.. "


"Namun aku harus lebih hati-hati mulai sekarang.. " Gumam Bagas.


Lalu Bagas melihat Raja tanpa kematian itu mengangkat tangan kirinya, lalu sebuah bola berwarna hijau gelap muncul di tangannya dan langsung menembakkan bola itu ke arah Bagas.


Bagas Menghindari bola itu namun tiba-tiba bola itu langsung meledak dan mengeluarkan asap hijau gelap yang tebal menyelimuti seluruh ruangan itu.


"Racun..?? " Ucap Bagas.


"Untuk orang lain mungkin ini bagus, tapi bagiku.. Ini percuma..


Element kegelapan - Jarum neraka..!!"


Dari sudut pandang No Life King dari arah Kabut Racun tiba-tiba muncul sebuah Tombak panjang yang sangat cepat mengarah padanya..


Ia langsung berteleportasi sekali lagi dan muncul di tempat lainnya, setelah kabut menghilang terlihat Bagas masih baik-baik saja..


Lalu ia kembali mengangkat tangannya dan kemudian salah satu cincinnya menyala dan kemudian sebuah bola api besar muncul di tangannya yang langsung ia lemparkan ke arah Bagas..


Lalu di ikuti cincin lainnya yang mulai menyala satu persatu, dari sana muncul bola air, angin, lalu batu besar dan bola petir yang ia tembakan ke arah Bagas secara beruntun..


"Sepertinya benar itu Artefak cincin Element.. Aku bisa menjualnya dengan harga bagus nantinya.. " Gumam Bagas sama sekali tidak takut melihat rentetan serangan yang mengarah ke arahnya..


"Saatnya mengisi ulang kekuatan ku.


Kegelapan tak terbatas..!!! Gluttony..!!! "Teriak Bagas.


Setelah itu Bagas mulai menghisap semua serangan yang mengarah ke arahnya satu persatu..


Melihat itu No Life King sedikit tak percaya, ia masih terus mengeluarkan serangan lainnya namun kali ini ia mengeluarkan serangan bersamaan bukan satu persatu..


Namun hasilnya masih sama, Bagas masih menyerapnya sama seperti sebelumnya..


"Terima kasih untuk membantu mengisi kekuatan ku lagi.. Jadi sekarang giliran ku untuk menyerang.. " Ucap Bagas.


"Element kegelapan - Proyektil Ruang..!! "


Bagas mulai membuat bola-bola kecil di tangannya, kemudian ia langsung mengendalikannya untuk menyerang Monster No Life king itu..


Sosok itu mulai berteleportasi terus menerus untuk menghindari serangan Bagas, lalu ia tiba-tiba berhenti berteleportasi dan kemudian mengeluarkan semacam asap hitam di depannya..


Anehnya serangan proyektil ruang Bagas seperti menghilang begitu masuk ke dalam asap itu..


"Element ruang lainnya..?? " Gumam Bagas.


Itu adalah penggunaan element ruang yang hampir mirip dengan kemampuan Black Hole milik Bagas.


Sepertinya asap hitam itu bisa menyerap apapun yang masuk ke dalamnya dan mengirim ke ruang atau dimensi yang berbeda..


Setelah asap itu menghilang, Terlihat No Life King mengangkat tangannya sekali lagi. Dan kali ini yang muncul adalah sebuah bola besar berwarna hitam..


"Bola kegelapan kah..? Atau bola ruang..? " Gumam Bagas.


"Aku tak bisa meremehkannya..


Element kegelapan - Absolut Darkness..!! "


Bagas juga membuat bola hitam yang memiliki ukuran sama bahkan lebih besar dari bola hitam milik Monster No Life king itu..


Lalu ia melemparkan tepat ke arah serangan No Life king itu, kedua bola hitam itu saling berbenturan dan terlihat saling menelan satu sama lainnya..


Dan keduanya membesar dan meledak hingga menelan banyak hal di sekitar sana, Bagas dan Monster No Life king itu saling menjauh dari ledakan kedua bola itu.


Sosok No Life king itu kemudian memunculkan lebih banyak Undead dengan Bola kristal di tangannya itu..


Dan jumlahnya kali ini jauh lebih banyak dari sebelumnya. Melihat itu Bagas mengerutkan keningnya, karena jumlahnya terlalu banyak kali ini..

__ADS_1


"Mimikri - Phoenix..!! " Ucap Bagas.


Ia langsung berubah menjadi Phoenix besar dan melayang di sana, Bagas langsung menggunakan kemampuannya untuk membakar semua Undead yang ada di sana..


Namun selain Skeleton warior yang lainnya terlihat masih bisa bertahan walaupun telah mengalami kerusakan.. Mereka bisa meregenerasi kerusakan itu.


Kemudian Bagas mengubah bentuknya dan menjadi Golem kayu.. Dan mulai menghancurkan mereka..


Bagas kemudian menggunakan akar darah untuk mencoba mengenai sosok No Life king itu, namun ia bisa menghindarinya dan menggunakan kemampuan api untuk membakar semua akar yang Bagas buat.


Namun tanpa Monster itu sadari Bagas telah berubah kembali menjadi seperti semua dan muncul tak jauh dari lokasinya menggunakan kemampuan Abyss step miliknya..


"Element kegelapan.. Dunia tombak kegelapan..!! " Ucap Bagas dengan cepat.


Lalu banyak tombak mulai muncul dengan sangat cepat di segala tempat..


Sosok No Life king itu sedikit telat menyadarinya sehingga mengenai bahu kanan dan tangan kirinya, itu membuat tangan kanannya terputus mulai dari bahunya dan juga tangan kiri atau lebih tepatnya dari pergelangan tangannya terputus.


Sementara sosok No Life king langsung berteleportasi ke tempat lainnya untuk menghindari serangan itu.


Bagas tak menyia-nyiakan kesempatan itu langsung mengambil dua barang yang telah jatuhkan.


Apa yang Bagas incar memang Bola kristal dan cincin di jari No Life king tersebut..


"Bagus.. Dengan ini aku takan ragu untuk menyerap mu nantinya.. " Ucap Bagas.


Setelah menyimpan benda itu Bagas melihat ke arah No life King, dan terlihat sosok itu telah memulihkan lagi kedua tangannya..


"Regenerasi..?? Sepertinya sosok yang aku hadapi kali ini benar-benar mengerikan..


Pantas di kehidupan ku sebelumnya tak ada catatan orang yang pernah menyerapnya.. " Ucap Bagas.


Di kehidupan Bagas sebelumnya sosok no life king ini menjadi salah satu sosok yang sangat di takuti karena tak ada satupun yang bisa mengalahkannya..


Ia sampai keluar dari dungeon dan menjadikan salah satu wilayah di sekitar sini menjadi daerah kekuasaannya, sampai akhir ia kembali ke dungeon dan masuk ke dalam Sky Tower..


Tak ada yang Bagas ketahui setelah itu, karena ia masuk ke tower lain yang berbeda dengan tower yang Bagas masuki..


Bagas menggunakan mode gelap untuk menghindari setiap serangan itu dan mulai mendekati sosok No Life King..


Namun setiap kali Bagas berhasil mendekatinya, sosok no life king itu langsung menghilang dari sana dan menjaga jarak..


Sepertinya ia hanya bisa menggunakan kemampuan ruang, dan kegelapan tanpa bisa memanggil Undead lagi..


Jadi bisa di pastikan jika No Life King itu menggunakan bola kristal sebelumnya untuk memanggil para Undead..


Terlihat mata dari sosok No Life King itu menyala lebih terang dan tiba-tiba ia meraung keras ke atas..


Dan kemudian sosok itu mulai terlihat berubah, ia merobek jubah yang menutupinya dan kemudian banyak taji tulang yang mulai muncul si punggungnya..


Selain itu ukurannya juga membesar serta kuku-kukunya juga memanjang membentuk cakar tajam..


"Rage..?? Sial, berapa banyak kemampuan yang ia miliki.. " Ucap Bagas.


"Mungkin seperti ini perasaan mereka yang selama ini melawan ku.. "


Sosok no life king itu langsung melesat dan menyerang Bagas dari jarak dekat menggunakan taji dan cakar miliknya..


Terlihat setelah marah ia mengubah gaya bertarungnya dari yang sebelumnya menggunakan serangan jarak jauh menjadi jarak dekat..


Mereka berdua bertarung dengan sengit karena Bagas sebelumnya telah meningkatkan kemampuan fisiknya terutama reflek dan reaksi gerakannya menjadi jauh lebih cepat sekarang..


Ia bisa mengimbangi pertarungan jarak dekat dengan sosok No Life king itu.


"Coba satu ini..!! Tombak Thor..!! " Teriak Bagas mencoba menggunakan kemampuan petir dengan menggunakan Tombak yang ia buat dari element Kegelapan miliknya.


Dan ternyata itu berhasil, Bagas bisa membuat serangan menggunakan tombak itu membentuk Tombak besar yang keseluruhannya terbuat dari petir..


Hal itu langsung membuat Sosok No Life King melesat menabrak dinding dungeon di sana dan membuat lubang besar..

__ADS_1


Setelah asap debu menghilang terlihat sosok No Life King itu mengalami banyak cedera dimana bagian tubuh bawahnya menghilang menyisakan tubuh atas saja..


"Ini kesempatan..!! " Ucap Bagas.


Lalu sosoknya melesat dan muncul di depan sosok No Life king itu, lalu..


"Kegelapan tak terbatas..!!! Gluttony..!!! "


Lalu sebuah hisapan mulai muncul dan mulai menelan sosok No Life king itu. Karena sosok itu telah kehilangan bagian tubuhnya membuat Bagas mudah menyerapnya..


Setelah sosok No Life king itu benar-benar menghilang, tanda hitam di tubuh Bagas menjadi jauh lebih hitam daripada yang sebelumnya..


Lalu tiba-tiba sosok Bagas mulai menjadi semakin hitam hampir mirip seperti saat ia kehilangan kendali tubuhnya dan di kendalikan oleh Karasumaru..


Namun perbedaannya tak ada tanduk di kepalanya dan matanya tidak berubah juga..


Bagas juga memperhatikan perubahan pada dirinya..


Namun kali ini Bagas masih benar-benar sadar dan mengendalikan kesadaran nya sendiri.


"Apa yang terjadi kali ini..?? " Gumam Bagas.


Dan pada saat itu tiba-tiba tubuh Bagas mulai kabur dan terlihat mulai seperti bayangan..


Dan pada akhirnya saat tubuh Bagas benar-benar kabur dan menghilang dari sana, Bagas melihat semuanya yang ada di sana menjadi seperti ruangan dimana segala hal berwarna hitam putih..


"Dimana ini..?? " Ucap Bagas.


Lalu tiba-tiba semuanya kembali seperti semula lagi.. Semua warna di sana telah kembali normal seperti sebelumnya.


"Apa yang sebenarnya terjadi sebelumnya..?? "Gumam Bagas.


Warna tubuh Bagas juga telah normal kembali, tidak ada keanehan lainnya yang muncul pada tubuh Bagas..


" Apakah mataku mengalami kebutaan warna..?? Tapi itu tidak mungkin.. "Gumam Bagas.


" Atau mungkinkah..?? "


Bagas memiliki beberapa tebakan di dalam pikirannya saat ini, jadi ia ingin mencobanya dan menguji apakah itu benar atau tidak..


Kemudian Bagas membuat tikus dan gagak dari penciptaan element kegelapan miliknya Dan membiarkan tikus dan gagak itu untuk sedikit menjauh dari Bagas..


Bagas kemudian menggunakan kemampuan untuk berbagai penglihatan dengan mereka. setelah ia bisa melihat tubuhnya sendiri dari sudut pandang yang berbeda, Bagas kembali mencoba merasakan apa yang sebelumnya ia alami..


Beberapa detik berlalu, beberapa menit kemudian sampai hampir satu jam akhirnya tubuh Bagas mulai memudar secara perlahan..


Bagas mencoba mempercepat hal itu sampai akhir Bagas bisa melihat tubuhnya benar-benar menghilang dari tempat ia berdiri, ia membatalkan kemampuan untuk berbagai penglihatan miliknya dan melihat dari sudut pandang nya lagi..


Bagas bisa melihat semuanya sama seperti sebelumnya dimana warna di sana menjadi hitam dan putih..


Kemudian Bagas memerintahkan tikus dan gagak sebelumnya untuk mendekati tempat Bagas berdiri sebelumnya atau saat ini..


Namun anehnya mereka melewati tubuh Bagas begitu saja, itu bagaikan Bagas menjadi hantu saat ini. Tak bisa di lihat dan juga tak bisa di sentuh..


Bagas mencoba menyentuh mereka namun juga gagal, Bagas kembali menggunakan kemampuan berbagai penglihatan dan melihat bahwa dimana ia berdiri dari sudut pandang lainnya ia tak ada di sana..


"Ini.. Apakah aku memasuki dunia atau dimensi lainnya..? " Gumam Bagas.


"Atau apakah ini artinya elementasi Kegelapan milikku berhasil sekarang..?? "


Bagas sangat senang saat itu, namun setelah mengingat lagi ia sedikit tak puas


"Tapi ini terlalu lama.. Aku bahkan butuh waktu hampir satu jam untuk memasuki elementasi.. Sial, satu jam jika itu pertempuran maka semuanya akan berakhir.. "Ucap Bagas.


" Lupakan.. Aku perlu melatih ini lagi mulai sekarang, dan untuk saat ini..


Aku perlu melihat apa yang aku dapatkan dari No life king itu.. "


.

__ADS_1


.


. Bersambung.


__ADS_2