
"Kegelapan tak terbatas..!!! Gluttony..!!! " Ucap Bagas.
Lalu Hisapan langsung muncul di tangan miliknya dan langsung menyerap orang itu
"Akkhhh....!!!! " Teriak orang itu sebelum akhirnya ia benar-benar menghilang..
Setelah proses selesai Bagas duduk di sana mencoba memahami apa yang ia dapatkan..
Ini adalah pertama kalinya Bagas melakukan hal seperti ini dimana ia Menemyerap orang lain bukan monster lain.
Lalu tanpa ada yang menyadarinya, ada tato merah darah muncul di tangan Bagas dan mulai menjalar ke bagian tubuhnya yang kemudian mulai berkumpul lagi..
Namun sebelum tato baru muncul, tiba-tiba tato gagak milik Bagas sedikit bersinar pada bagian matanya.. Kemudian rantai yang mengelilinginya langsung terlihat memanjang dan mengikat tato itu dan benar-benar terlihat mulai menyerap tato itu..
Dan tato Gagak yang awalnya hitam pekat saat ini mulai terlihat sedikit kemerahan sekarang.. Setelah itu tiba-tiba segel di mata kanan Bagas bersinar kemerahan dan kemudian setelah itu mulai menutupi seluruh tubuh Bagas.
Lalu Jubah hitam Bagas tiba-tiba menghilang dan memperlihatkan sosok hitam duduk di sana dengan dua tanduk di kepalanya dan terlihat ekor muncul dari belakang sosok itu.
Lalu sesaat kemudian sosok yang awalnya Bagas itu membuka matanya dan memperlihatkan mata sebelah kirinya merah darah dengan tanpa iris di bagian tengahnya sama sekali.. Sementara di sebelah kanan masih tertutup oleh segel itu mulai terbuka dan memperlihatkan mata Hitam pekat sekarang..
"Akhirnya..!! Aku bebas.....!!!! " Teriak sosok itu.
Jika Bagas melihat ini atau Hana, mungkin mereka akan tau siapa ini.. Karena itu adalah wajah atau tampilan sisi lain dari Bagas..
Karasumaru.. Nama yang Bagas pakai saat ini benar-benar keluar..
"Hahaha.. Bagas, kau masih terlalu polos.. Biar ku tunjukkan apa itu seni pembantai yang sesungguhnya..!! " Teriak Karasumaru.
Lalu ia mengeluarkan api gelap di tangannya, itu adalah kemampuan yang sebelumnya di segel..
Lalu api itu berubah menjadi pedang api besar berwana hitam.
"Seni pembantai bukan hanya membunuh semua lawan, namun memberikan lawan kesempatan untuk merasakan ketakutan sebelum ia mati.. "
Flame Swords..! " Ucap Karasumaru.
Setelah itu sosoknya langsung menghilang dari sana, menggunakan kemampuan Abyss Step untuk mengejar sisa Narapidana dan peserta yang masih tersisa..
.
.
. __________\=Skip\=_________.
Di sebelah lainnya..
"Sial.. Aku harus bersembunyi sekarang.. " Ucap salah satu Narapidana, ia terus berlari karena dungeon itu sangat luas hampir seperti dunia kecil sendiri...
"Monster macam apa yang di bawa oleh mereka, jika seperti ini aku takan bertahan.. " Ucap orang itu.
Ia berhenti di balik pohon untuk istirahat sebentar karena merasa sudah cukup jauh..
"Apa kau butuh minuman..?? " Tiba-tiba terdengar suara seseorang..
"Ya jika boleh.. " Ucap orang itu masih belum sadar..
"Tunggu..!! Siapa.. ..! Sebelum orang itu menyelesaikan Kata-katanya saat ia sadar tiba-tiba ia bisa melihat tubuhnya secara terbalik dan pandangnya mulai berputar..
" Apa yang terjadi..?? "Gumam orang itu sebelum meninggal ia melihat sosok hitam dengan tanduk di kepalanya memegang pedang besar..
Karasumaru sudah berdiri di sampingnya dan memotong kepalanya dengan pedang besar itu.
" Lalu ambil sendiri di alam bawah sana.. "Ucap Karasumaru sambil tersenyum.
" Satu selesai, mari menuju yang lainnya.. "Ucap Karasumaru.
" Bersiaplah.. Kalian semua..!! Aku akan datang untuk memotong leher kalian, jadi lebih baik kalian bersiap-siap dan bersihkan leher kalian..!! "Teriak Karasumaru mentransmisikan suaranya ke semua peserta dan narapidana yang tersisa..
Lalu ia kembali menghilang dan setiap kali ia muncul maka akan ada kepala lainnya yang terlepas dari badannya..
" Dua.. "
"Tiga.. "
__ADS_1
"Empat..!! "
..
.
.. Hitungan demi hitungan dari Karasumaru terus terdengar di sana dan setiap hitungan menandakan satu kepala lepas..
"Dua lima..!!
Baiklah, enam belas orang lagi yang tersisa.. Jadi siapa yang akan mendaftarkan lebih dulu untuk pergi ke alam bawah..?? !! " Ucap Karasumaru.
"Sayang sekali para pengawas itu pergi, kalau tidak aku bisa membuat semuanya lebih menarik.. " Gumam Karasumaru..
"Lupakan.. Aku akan bersenang-senang dalam enam hari ini.. "
"Baiklah.. Jika tak ada, mari kita mainkan Game yang menyenangkan..
Sampai enam hari kedepannya setiap hari aku akan membuat hari-hari kalian seperti di neraka.. !! " Ucap Karasumaru.
"Namun sebelum itu.."
Karasumaru kemudian mengangkat tangannya ke atas dan membuat sebuah Lingkaran yang kemudian menyebar ke segala arah..
"Saya telah menyegel seluruh tempat ini, jadi kalian tidak akan bisa keluar lagi..
Jadi mati kita mulai untuk Hari pertama yaitu hari ini adalah Game dunia Miasma(¹).. !! Mari kita mulai game pertama..!! "
"Mimikri..!!" Ucap Karasumaru.
Lalu tiba-tiba sosok Karasumaru berubah menjadi monster dengan perpaduan antara Ular dan kadal..
Ia memiliki badan ular dengan delapan kaki menopang tubuhnya.. Makhluk itu memiliki warna hitam dan hijau di tubuhnya dengan tanduk menonjol di atas kepalanya.
" Basilisk..!! " Teriak Karasumaru.
"Game pertama di mulai..!! "
Setiap tanaman di sana akan terlihat langsung mengering dan keriput..
Dan tak hanya tanah, namun udara juga mulai terlihat kabut berwarna hijau gelap.
"Lalu mari kita tambah yang lainnya.. " Ucap Karasumaru sambil melepaskan berbagai pasukan serangga beracun miliknya untuk memburu semuanya.
Di berbagai tempat semua peserta dan narapidana yang tersisa mendengarkan itu sangat kesal dan marah..
Ujian yang awalnya berlangsung untuk memburu para narapidana dan dan monster malah berubah menjadi Game neraka versi Karasumaru..
"Sial.. Siapa dia sebenarnya..!! " Ucap salah satu orang yang naik ke ketinggian untuk mengindari racun.
"Brengsek.. Dia meracuni semuanya termasuk sumber makanan dan minuman.. " Ucap salah satu orang lainnya lagi di tempat lain.
"Jika seperti ini apa kami harus bertahan dengan menahan lapar selama tujuh hari..? "
Berbagai keluhan lainnya juga terjadi di berbagai tempat persembunyian setiap orang. Mereka mengalami nasib yang sama, namun ada juga beberapa orang yang mencoba menyerang Bagas atau Karasumaru sekarang ini.
Namun mereka bernasib sial karena bahkan sebelum mereka sempat mendekati Karasumaru mereka akan terkena racun terlebih dahulu..
Namun sebenarnya apa yang tidak mereka sadari adalah Karasumaru sebenarnya hanya meracuni permukaan Tanah di sana saja tanpa meracuni lebih dalam lagi..
Jadi jika mereka bersembunyi di dalam ke dalam tanah tertentu, maka mereka akan aman..
Di saat mereka memikirkan harus melakukan apa, tiba-tiba suara Karasumaru kembali terdengar..
"Dengar..!! Aku masih berbaik hati saat ini, kalian tak perlu khawatir jika tidak ada makanan.. Sebab saya telah menyisakan beberapa monster yang telah aku berikan kekebalan Racun sebelumnya, jadi kalian bisa memburu mereka sebagai makanan..
Dan ada juga beberapa daerah yang tidak terkena racun sebagai Zona aman.." Ucap Karasumaru.
"Namun, itu hanya bisa di pakai oleh satu orang..
Dan diantara monster yang saya katakan sebelumnya ada juga yang memiliki kandungan Racun tinggi.. Jadi hati-hati lah..!! Hahahhaaa....!! "
Setelah mengatakan itu sosok Basilisk raksasa itu tiba-tiba menghilang dan tak terlihat, hal ini membuat mereka yang merencanakan membunuh Karasumaru gagal..
__ADS_1
Mereka terpaksa mau tidak mau harus mengikuti Game yang di buat Karasumaru jika ingin selamat..
Pasalnya ada salah satu peserta yang ingin menginformasikan hal ini ke luar namun ternyata saat bagian tubuhnya melewati penghalang, itu langsung menghilang..
Jadi sekarang Selain harus menghindar dan melawan berbagai serangga beracun, mereka juga harus berjaga-jaga dari serangan monster atau peserta lainnya..
Di tambah lagi sekarang hanya sedikit tempat yang aman dari racun.. Mereka harus saling berebut satu sama lainnya agar bisa selamat..
Saat ada yang menemukan lokasi aman dan ada yang mengetahuinya juga, maka pertempuran takan terhindarkan lagi..
Selain itu saat mereka berburu monster yang sengaja Bagas silahkan juga mereka masih harus hati-hati agar tidak di manfaatkan oleh yang lainnya atau mereka mendapatkan daging beracun..
Tak ada satupun dari mereka yang bisa beristirahat dengan tenang pada saat itu..
Hari pertama berlangsung dengan penuh kewaspadaan sepanjang hari, lalu hari berikutnya pun akan segera datang..
Ada lima orang meninggal pada game pertama itu, satu karena terkena racun, dua tak beruntung memakan daging beracun dan dua lainnya mati dalam perebutan zona aman.
Tepat pada pukul tujuh pagi tiba-tiba...
"Baiklah.. Game pertama berakhir, sayang sekali lima diantara kalian tak beruntung.. " Suara Karasumaru kembali terdengar di dungeon itu.
Pada saat itulah mereka menyadari jika racun telah menghilang. semua Misama menghilang dengan sendirinya membebaskan semuanya dari kekhawatiran mereka..
Bahkan mereka yang masih hidup namun terkena racun juga tiba-tiba racun di tubuhnya menghilang dan ia sembuh..
"Namun kalian tak perlu khawatir,.. Karena pada hari ke-dua ini akan ada Game lainnya yang lebih menarik yang telah aku siapkan.. " Ucap Karasumaru..
"Dasar kau iblis sialan..!! " Teriak seseorang di salah satu tempat..
"Terimakasih atas pujiannya.. " Ucap Karasumaru.
"Brengsek..!! Jika kau berani keluar dan lawan kami..!! " Teriak peserta lainnya..
"Jangan tidak sabar ok.
Akan aku jelaskan game selanjutnya yaitu Game Domain dewa Matahari.. Mari kita mulai game ke dua ini.."ucap Karasumaru.
" Game Dewa Matahari..? Mungkinkah..?? "Ucap seseorang memikirkan kemungkinan apa yang akan terjadi.
"Domain Lava..!! " Lalu setelah Kata-kata itu terdengar, lantai atau tanah di dungeon mulai terlihat berubah menjadi Lava panas..
Namun anehnya setiap batu atau pohon tidak meleleh dan hanya tanah saja yang terlihat membara..
Beberapa orang mengira itu ilusi dan mencoba lava itu, namun ternyata panas lava di tanah benar-benar nyata dan bukan ilusi..
"Dan mari sedikit meriahkan suasana di sini..
Penciptaan Golem.. Keluar lah para minions..!! " Ucap Karasumaru.
Setelah itu banyak binatang mirip anjing dan lalat Lava keluar dari tanah dan mulai berkeliaran memburu orang yang tersisa..
"Sekarang.. Game kedua resmi di mulai, selamat menikmati..!! " Ucap Karasumaru.
"Sial.. Jika kau tertangkap, aku bersumpah akan memotong mu menjadi seribu bagian..!! " Teriak salah satu dari mereka.
Mereka yang tak bisa menemukan tubuh Karasumaru pun akhirnya menyerah mencari lokasinya dan mulai mencari tempat aman..
Karena sama seperti sebelumnya dimana Karasumaru menyediakan tempat aman, namun kali ini karena jumlah yang tersisa hanya sebelas orang.. Maka jumlah tempat aman hanya ada sembilan tempat..
Jadi mau tidak mau salah satu dari mereka harus merebutkan tempat aman dengan yang lainnya..
.
.
. Bersambung.
#Note. buat yang ga tau..
(¹) Miasma Definisi/arti kata 'miasma' di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah racun yang keluar dari tanah atau rawa.
miasma (Μίασμα, Yunani Kuno: "polusi"), sejenis "udara buruk".
__ADS_1