
Keesokan harinya tepat tujuh hari ujian di lakukan.
"Akhirnya semuanya sudah selesai juga.. " Gumam Bagas sambil merentangkan tangan dan anggota badannya yang telah lelah menunggu di sana.
"Waktunya keluar... "
Setelah itu Bagas menggunakan kembali penampilan yang sebelumnya ia gunakan pada saat memasuki Dungeon ini.
Karena saat ini penampilannya telah berubah karena Karasumaru sebelumnya. Jadi Bagas perlu memakai penyamarannya lagi sekarang.
Lalu Bagas mulai berjalan ke arah pintu keluar dungeon, ia tak mencoba mengambil Kristal origin di sana karena ia tidak sedang dalam penaklukan dungeon..
"Menunggu itu benar-benar sangat menyebalkan.." Ucap Bagas saat Bagas melihat waktu dan masih ada beberapa menit lagi sampai waktu benar-benar habis.
Setelah beberapa saat kemudian Argus melihat waktu sudah habis, jadi ia memutuskan untuk keluar sekarang..
Saat ia melihat di luar dungeon, sudah ada beberapa orang yang menunggu di sana. Mereka adalah orang-orang yang sebelumnya menjaga di sana dan orang yang memberikan pengarahan sebelumnya.
"Apakah hanya kamu..? " Tanya orang itu setelah menunggu beberapa saat setelah Argus keluar tak ada yang lainnya lagi..
"Ya.. Tak ada yang lain.. " Ucap Bagas.
Orang itu tak mengatakan apapun dan hanya menunggu beberapa saat. Setelah menunggu beberapa saat ia terlihat seperti memikirkan sesuatu..
"Apakah kau membunuh mereka semuanya..? " Tanya orang itu.
"Ia.. " Jawab Bagas.
"Lalu apakah kau membunuh yang lainnya juga..? " Tanya orang itu.
"Peserta, target dan monster.. Ya.. " Jawab Bagas.
"Apakah tak ada yang lain..? " Tanya orang itu.
"Aku tak tau, yang aku tau semuanya yang ada di sana adalah pesaing ku, atau Target..
Jadi aku tak paham tentang *ada yang lain* yang Anda katakan.. "Ucap Bagas.
" Baiklah.. Kalau begitu kau bisa melaporkan hasil ujian mu ini agar bisa mendapatkan identitas mu.. "Ucap orang itu.
Bagas mengangguk dan kemudian ia mengikuti salah satu penjaga di sana ke tempat lainnya.
Sementara itu orang yang sebelumnya itu melihat ke arah dungeon. .
" Apa yang terjadi dengan para pengawas..? "Gumam orang itu.
Ia menunggu para pengawas yang sebelumnya bersembunyi di dalam sana. Namun setelah menunggu sekian lama tak ada satupun yang keluar.
" Mari kita masuk dan periksa keadaan di dalam.. Apa yang mereka lakukan sampai tak keluar.. "Ucap orang itu.
Lalu ia bersama penjaga lainnya mulai memasuki dungeon itu.. Setelah mereka masuk dan melihat bagian dalam dungeon, mereka benar-benar terpana melihat kondisi saat ini di dalam.
" Apa yang terjadi di sini..?? "Ucap salah satu penjaga.
" Apakah ini ujian atau ini peperangan..?? "
Mereka melihat Dungeon yang awalnya seperti hutan lebat yang luas saat ini sudah menjadi dataran bebatuan yang penuh lubang di sana sini..
Tak ada tempat yang datar lagi dan tak ada sedikitpun pohon yang tersisa.. Bahkan tak ada tanaman apapun di sana rumput sekalipun sudah menghilang.
"Sial.. Cari yang masih selamat..!! " Ucap orang itu.
Lalu para penjaga mulai menyebar dan mencari di semua tempat, namun tak ada satupun tubuh yang tersisa di sana.
Tak ada yang selamat, tak ada mayat.. Semuanya lenyap..
"Apa yang sebenarnya Karasumaru lakukan sampai semua menjadi seperti ini. ? " Gumam orang itu.
"Benar. . Masih ada dia.. "
Lalu orang itu meletakkan tangannya dan mulai menyalurkan origin ke dalam tanah. Lalu setelah beberapa saat kemudian setelah melakukan itu tiba-tiba tanah di depannya mulai sedikit naik..
Dan kemudian seseorang keluar dari sana..
"Akhh.. Akhirnya semua ini berakhir juga.. " Ucap orang itu yang baru saja keluar dari tanah.
"Apa kau baik-baik saja..? Apa yang terjadi di sini..?? " Tanya orang itu.
__ADS_1
"Persetan.. Jika aku tau aku takan menerima tugas ini, dan aku takan mau melakukan hal yang sama jika ada seseorang yang seperti dia lagi.. "Ucap orang yang baru saja muncul dari tanah.
" Sial.. Kenapa kenapa kau tak mengatakan jika ada monster diantara salah satu orang itu..?? Tidak bukan dia lebih mirip iblis.. "
"Apa yang sebenarnya terjadi..? " Tanya orang itu.
"Jangan hanya mengeluh, lakukan tugas mu dengan benar.. Katakan apa yang sebenarnya terjadi.. "
"Sial.. Orang itu benar-benar mengerikan.. Ia bisa melakukan banyak hal yang tidak mungkin.. Lihat saja sekeliling mu.. " Ucap orang itu.
"Ini sepertinya adalah hasil percobaan kemampuan barunya.. "
"Tunggu.. Apakah kau mau mengatakan jika dia bisa membuat kemampuan lain yang tidak mungkin dilakukan oleh M.O.P miliknya..? " Tanya orang yang sebelumnya.
"Benar.. Aku bahkan harus bersembunyi di dalam darah sampai di dasar Dungeon untuk menghindari deteksinya.. "Ucap orang itu.
" Andai aku bisa keluar, aku akan meninggalkan pekerjaan ini.. Masa bodoh dengan sangsi yang akan aku Terima.. "
"Apakah dia juga membunuh para pengawas lainnya..? " Tanya orang yang sebelumnya.
"Secara teknis ya.. Namun itu ia lakukan bukan dengan kesengajaan.. " Ucap orang itu.
"Walaupun aneh mungkin jika kau mendengar seseorang yang membunuh banyak orang tak terlihat dengan tidak sengaja..
Namun itu kenyataan.. "
"Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi.. Dan kemampuan apa yang kau tau tentang dia.. " Tanya orang sebelumnya.
"Yang aku tau, ia memiliki kemampuan seperti data kita. Yaitu pemanggilan.. " Ucap orang itu.
"Namun sepertinya ia tak memiliki batas jumlah monster yang ia panggil..
Selain itu ia sepertinya juga bisa berubah menjadi monster lain dan meniru kekuatannya.. "
"Tunggu. Apakah artinya ia tak hanya bisa memanggil monster namun juga bisa berubah menjadi berbagai monster..? " Tanya orang sebelumnya.
"Bisakah kau tutup mulut dan biarkan aku menyelesaikan semuanya sekaligus..?? Aku benar-benar ingin pergi dari tempat ini segera.. " Ucap orang itu.
"Baiklah.. Kau lanjutkan.. " Ucap orang sebelumnya.
"Ya dia bisa melakukan hal itu seperti yang aku katakan sebelumnya.. " Ucap orang itu.
"Selain itu.. " Ucap orang itu sedikit ragu mengatakan apa yang ingin ia katakan.
"Ada apa..? " Tanya orang sebelumnya.
"Aku tak tau apakah ia memiliki kecepatan super atau apa.. Namun dia bisa membunuh banyak orang dalam sekejap mata.. " Ucap orang itu.
"Tak ada pergerakan atau serangan yang terlihat, secara tiba-tiba ia bisa berpindah tempat dan semua target miliknya tiba-tiba telah meninggal dengan leher terpotong.. "
"Apakah mungkin ia memiliki kemampuan waktu juga..? Tapi tak ada hal seperti itu seharusnya.. " Ucap orang sebelumnya.
"Aku tak tau, karena itu aku ragu mengatakan hal ini.. " Ucap orang itu.
"Selain itu ia juga memasuki ruang terlarang.. "
"Apa..??! " Teriak orang sebelumnya.
"Tunggu.. Tapi ia bisa keluar dengan aman, lalu bagian dia selamat..? "
"Mana aku tau, aku tak bisa melihat apa yang terjadi selama ia ada di dalam ruangan itu.. "Ucap orang itu.
" Baiklah.. Kau tulis laporan mu secara terperinci, jangan sampai ada yang terlewat sedikit pun.. "Ucap orang sebelumnya.
" Baiklah.. Kalau begitu aku akan meninggalkan tempat terkutuk ini.. "Ucap orang itu.
Lalu ia terlihat menyelam ke dalam tanah dan pergi dari sana.
Setelah menyaksikan ia pergi, orang itu kemudian mulai berjalan ke arah ruangan terlarang atau ruang Bos..
" Ini kosong..?? Apakah dia membunuh Bos..? Tapi bagaimana dia bisa lolos dari pengaruh Baku..?? "Ucap orang itu.
" Terlebih lagi dia hanya seorang diri seharusnya.. Bagaimana dia mengalahkan makhluk itu.. "
" Sial.. Monster macam apa yang sebenarnya Abraham ingin dimasukan ke Dark Legion..?? Apakah dia tak takut akan masalah..? "Ucap orang itu.
" Jika kekuatannya seperti yang telah di ceritakan, maka ia mungkin pantas menjadi DemiGod terkuat sekarang.. "Ucap orang itu.
__ADS_1
" Aku benar-benar tak sabar melihat laporan Karasumaru.. Semoga saja dia tidak akan melakukan sesuatu yang merepotkan.. "
.
.
. __________\=Skip\=_________.
Sementara itu Bagas pergi ke sebuah kantor, lalu di sana ia mulai menyelesaikan pembuatan identitas miliknya..
"Mari masuk.. Aku akan memandu Anda membuat bukti identitas Anda. " Ucap petugas itu.
Lalu petugas itu mengeluarkan plat logam seukuran buku dengan catatan profil Bagas sebagai Karasumaru di atasnya.
Di sana Bagas di perintahkan meneteskan darahnya ke sebuah plat besi yang telah berisikan data diri yang sebelumnya Bagas isi, lalu ia harus menyalurkan Original kedalamnya dan plat itu tiba-tiba mulai mengecil dan menjadi seukuran telapak tangannya..
"Silakan.. Anda bisa mencobanya.. " Ucap petugas itu.
"Untuk mengkonfirmasi identitas Anda, yang perlu di lakukan hanya menyalurkan kembali origin kedalamnya.. "
Bagas masih memperhatikan benda itu karena benda itu saat ini membentuk sebuah segi enam berwarna Hitam, dan saat Bagas menyalurkan origin miliknya maka plat itu akan memunculkan logo Dark Legion..
Logonya sendiri mirip malaikat maut dengan tulisan Dark Legion di bawahnya.
"Apakah sekarang aku bisa kembali..? " Tanya Bagas.
"Ya.. Namun kami tidak menyediakan transportasi, jadi anda bisa meminta pihak Anda menjemput anda.. " Ucap petugas itu.
"Tak masalah.. " Jawab Bagas. Lalu ia berjalan keluar dari sana dan mulai menelfon tuan Aldo.
"Hallo.. Ya, aku sudah selesai dengan ujian di sini.. " Ucap Bagas ke dalam telefon itu.
"Semuanya berjalan lancar Anda tak perlu khawatir.. "
"Tidak.. Aku menelfon sebenarnya untuk ini juga, aku takan kembali dengan Anda. Ada sesuatu yang perlu aku lakukan.. " Ucap Bagas.
"Jadi anda bisa kembali terlebih dahulu dan mengabarkan gak ini ke tuan Abraham. "
"Ya. Aku yakin, tenang saja.. Aku bisa kembali sendiri.. " Ucap Bagas.
"Baiklah.. Sampai jumpa di tanah air.. " Ucap Bagas lalu ia menutup telfon itu.
"Apakah ini saatnya melihat dungeon itu..? " Gumam Bagas.
"Namun apakah dungeon itu telah muncul..? Akan menyebalkan jika aku pergi kesana namun dungeon itu belum muncul juga.. "
Lalu Bagas memanggil salah satu pasukan burung miliknya. Dan terbang dari sana.
Saat ini tujuan Bagas adalah dungeon Serigala hitam.
Ia memiliki kemampuan ruang, itu adalah target Bagas saat ini.Bagas perlu pergi ke hutan yang lokasinya cukup jauh.
Jadi Bagas perlu terbang tinggi sebelum ia melesat sendiri dengan kemampuan terbang miliknya.. Ia tak ingin orang lain tau ia bisa terbang dengan kecepatan tinggi.
Setelah mencapai ketinggian tertentu Bagas mengubah penampilannya dan mulai memakai Armor malaikat jatuh miliknya dan mulai melesat dengan kecepatan tinggi..
Ia perlu mengitari Amerika karena letaknya cukup jauh dari lokasinya saat ini, tujuan Bagas adalah Giant Forest..
Setelah terbang untuk beberapa waktu akhirnya Bagas sampai di sana. Ia turun di tempat yang aman dan kemudian melepaskan semua pasukan kecil miliknya.
Dan Bagas juga membuat burung gagak, tikus dan binatang kecil lainnya untuk mulai mencari pencarian lokasi Dungeon itu.
Sementara semua pasukannya mencari, Bagas memutuskan mengisi perutnya.. Bagas menangkap beberapa burung dan binatang lainnya di hutan, kemudian ia memanggang nya..
Namun di saat dagingnya sudah matang dan siap makan, salah satu pasukannya atau lebih tepatnya tikus miliknya menemukan Lokasi dungeon..
"Apakah sudah di temukan begitu cepat..?? " Ucap Bagas.
"Kalau begitu aku akan kesana sekarang.. "
Setelah itu Bagas membuat portal cahaya dan menghilang dari sana, Bagas mucul lagi di depan tebing.. Dan di sana ada pintu dungeon di balik batu besar.
Bagas memasukinya dan kemudian ia melihat monster di dalamnya ternyata..
.
.
__ADS_1
. Bersambung.