
--------Kembali ke tempat Bagas------
"Ha.. Ha.. Ha.. Sial.. Mimpi apa lagi itu.. " Ucap Bagas begitu ia terbangun dari mimpinya..
"Apakah itu masa lalu Karasumaru..?? " Gumam Bagas.
"Jadi ia di khianati di Dunia nya..?? Dan sepertinya ia juga mengalami hal yang hampir sama denganku.. "
"Namun.. Serangan terakhir itu..?? " Gumam Bagas memikirkan apa yang ia lihat pada mimpi itu.
"YinYang..?? Itu bukan kegelapan dan cahaya atau ruang dan waktu sepertinya.. Lalu itu artinya Karasumaru membuat sesuatu yang membuat kelompok yang menyebut diri mereka dewan di Dunianya bahkan cemburu.. " Ucap Bagas.
"Apakah ada keistimewaan lain dari kemampuan itu..?? "
"Sepertinya lain kali aku perlu berbicara dengan lebih baik saat bertemu dengannya lagi.. " Ucap Bagas.
"Lupakan... Mari buat makanan dulu lalu lihat keluar dungeon.. "
Setelah itu Bagas menyiapkan makanan untuk dirinya sendiri, apa yang ia makan masih sama.. Hanya daging monster bakar sederhana saja..
Ia tak membawa bahkan makanan lainnya, jadi hanya itu yang bisa ia makan selama seminggu ini..
"Aku benar-benar ingin cepat pulang dan makan nasi.. " Gumam Bagas saat ia menikmati daging panggang itu.
.
.
. __________\=Skip\=_________.
Sementara itu tuan Aldo sudah sampai di Indonesia dan kemudian langsung menggunakan helikopter untuk kembali ke gedung Asosiasi Oruscial Forces..
Sesampainya di sana ia langsung menuju ruangan tuan Abraham. Lalu ia mengetuk pintu sebelum masuk ke sana.
"Masuk.. Oh itu kau Aldo..? Dimana Bagas..? Bagaimana tesnya..?? " Tanya tuan Abraham
"Tesnya lancar, ia lolos tes itu.. " Ucap Aldo.
"Ia tak ikut kembali dan berkata ada urusan yang ingin ia lakukan di sana, dia akan kembali sendiri nantinya.. "
"Itu bagus.. " Ucap Tuan Abraham.
"Jadi.. Apakah ada orang lain selain Bagas yang lolos..?? "
"Tidak.. Ia satu-satunya.. " Jawab tuan Aldo.
"Oh.. Sepertinya ia benar-benar melakukan hal itu.. Hahhaha.."ucap tuan Abraham.
" Apakah anda tidak takut masalah dari negara lain..?? " Tanya Aldo.
"Negara mana..?? Apa yang perlu di takutkan, kita tidak melanggar aturan apapun. Jadi apa yang bisa mereka masalahkan..?? " Ucap Abraham.
"Walaupun saya bukan keturunan orang Indonesia murni karena ayah ku dari luar negeri, namun saya berdarah Indonesia.. "
"Kita dari dulu selalu menjunjung keberanian jika kita benar, bahkan saat jaman dulu para pendahulu hanya menggunakan bambu untuk berperang.. " Ucap Abraham.
"Lantas kita yang memiliki senjata lebih baik, kemampuan lebih baik saat ini kenapa harus takut masalah jika kita benar...?? "
"Saya paham akan hal itu, namun walaupun demikian negara lain belum tentu akan menerimanya.. " Ucap Aldo.
"Mereka mungkin tidak akan bisa berbuat apa-apa terhadap kita atau negara kita, namun bagaimana dengan Bagas..?? "
"Kau tak perlu khawatir dengan dia.. " Ucap Abraham.
"Kau mungkin tak tau selain karena jumlah origin miliknya yang mengerikan, saya bisa merasakan sesuatu yang jauh lebih berbahaya masih tertidur di dalam dirinya.. "
"Dan aku yakin.. Walaupun mereka membuat masalah untuk nya, dia akan bisa menyelesaikannya.. " Ucap Abraham.
"Lagipula.. Tak mungkin satu negara akan bergerak hanya karena beberapa orang saja, jadi kita tak perlu khawatir.. "
"Jadi.. Apakah anda punya rencana untuk membantu Bagas jika ia di kejar oleh mereka..?? Dan apa organisasi Dark Legion tidak akan membuat masalah untuk Bagas..??" Tanya Aldo.
"Selama itu bukan urusan pribadi, aku akan membantunya.. Jika memang mereka ingin membuat masalah, mereka hanya akan bisa melakukan dengan melewati cara gelap.. " Ucap tuan Abraham.
"Karena cara terang-terangan itu mustahil.. Mereka takan berani.. "
Tuan Abraham tersenyum saat mengatakan itu.. Ia punya beberapa cara untuk menangani masalah seperti itu, selain itu ia juga punya alasan lain dan punya modal untuk keberaniannya itu..
__ADS_1
Jadi ia percaya diri untuk membantu Bagas dan membiarkan dia melakukan semuanya di ujian itu.
Pada saat itu tuan Abraham melihat layar monitor laptop miliknya, ia mendapatkan pesan..
Lalu ia tiba-tiba tersenyum dan kemudian tertawa..
"Hahahaa... Kau baca ini.. " Ucap tuan Abraham. Ia memutar laptopnya agar bisa di baca oleh Aldo.
"Ini..??!! " Ucap Aldo.
"Bagaimana anda mendapatkan laporan ini..?? "
"Belum waktunya kau mengetahui hal ini.. " Ucap Tuan Abraham
"Jadi apakah menurutmu mereka masih berani..?? "
"Aku rasa tidak.. " Ucap Aldo.
"Hanya orang bodoh yang akan mencoba menganggu dan membangunkan iblis itu.. "
Di layar monitor itu terlihat laporan dari ujian Bagas dan terdapat foto akhir dari dalam Dungeon itu, serta laporan menghilangnya semua peserta dan bahkan pengawas yang ada di dalam.
"Keperibadian ganda kah..?? Ini semakin menarik.. "
.
.
. __________\=Skip\=_________.
Sementara itu di sisi Bagas saat ini ia sedang menuju Dungeon selanjutnya yang di temukan di sana oleh binatang buatannya..
Lokasinya sendiri lumayan jauh dari lokasi Dungeon sebelumnya. Perlu beberapa waktu untuk sampai di sana..
Bagas tidak terbang melainkan berlari melewati hutan, karena saat ini masih siang hari jadi ia tidak ingin terbang di langit..
Setelah sampai di lokasi Bagas langsung masuk untuk mengeceknya, dan kali ini adalah lokasi Dungeon yang benar.
Itu adalah Dungeon target Bagas sebenarnya, di dalam Dungeon Bagas melihat sekelompok Skeleton solder, Dark Knight, dan ada juga Dullahan..
Namun di sini Dullahan itu tidak menenteng kepalanya atau memegang Cambuk, ia memegang pedang besar di satu tangannya sementara kepalanya tidak ada di sana..
"Sepertinya kali ini aku berada di lokasi yang benar.. " Ucap Bagas.
"Undead sangat cocok jika aku menggunakan kemampuan element Cahaya, namun kali ini aku tak boleh menggunakan nya.. Sayang sekali.. "
"Lupakan.. Mari lakukan sama seperti sebelumnya.. " Gumam Bagas.
Lalu ia menggunakan Armor miliknya lagi, dan ia membuat tombak dari api hitam miliknya sekali lagi..
"Mari coba peningkatan kekuatan fisik baru ku.. " Ucap Bagas..
Setelah itu ia melesat ke arah skeleton terdekat dan memukulnya dengan tombak miliknya, karena baik skeleton warior/soldiers, Dark knight atau Dullahan.. Mereka pada dasarnya memiliki badan Tengkorak..
Perbedaannya Dark Knight memiliki badan jauh lebih besar dari keduanya dan memakai Armor berat, tameng dan pedang di tangannya.
Sedangkan untuk Dullahan ia memiliki ukuran badan sedikit lebih besar dari skeleton biasa, ia memakai Armor besi menutupi seluruh tubuhnya dan kuda tengkorak yang berbalut armor juga..
Lalu untuk skeleton warior hanya mengenakan armor tipis di badan celana dan helm, lalu ia memegang pedang besi di tangan mereka..
Namun di sini skeleton warior memiliki jumlah yang jauh lebih banyak dari yang lainnya..
Mereka memiliki kelebihan yang sama, yaitu selain element cahaya semua serangan element kurang berpengaruh kepada mereka..
Namun serangan fisik memiliki kerusakan yang jauh lebih besar jika melawan mereka.. Jadi memilih Tombak untuk Bagas adalah pilihan terbaik daripada pedang..
Bagas mulai menghancurkan setiap tengkorak yang ada di sana dengan mudah, namun saat Dark Knight mendekati Bagas sedikit kesulitan..
Selain ukuran mereka Dark knight memiliki armor yang cukup tebal dan kuat, jadi butuh beberapa usaha untuk menghancurkan mereka..
Bagas mengincar kepala mereka karena baik Skeleton biasa ataupun Dark knight memiliki kelemahan yang sama yaitu bagian kepala mereka..
Selama Bagas bisa menghancurkan kepala mereka artinya ia memang, namun tidak dengan Dullahan..
Jadi untuk Dullahan Bagas hanya perlu menghancurkan mereka atau membuat kerusakan parah seperti melubangi nya, hal ini sebenarnya sedikit menyedihkan untuk Bagas...
Karena dengan melakukan ini Bagas tidak akan bisa membangkitkan mereka lagi, karena bagian tubuh mereka tidaklah komplit setelah di hidupkan..
__ADS_1
Namun Bagas tidak perduli, ia terus melawan mereka. Bagas bagikan menari diantara banyaknya skeleton di sana..
Itu seperti masuk ke dalam kawanan semut, Bagas langsung dikerubungi oleh mereka...
Sementara Bagas terus menghancurkan setiap tengkorak yang mendekatinya
"Sial.. Ini tak ada habisnya..!! " Gumam Bagas. Saat ia menusukkan tombak miliknya ke salah satu Dullahan di sana.
"Kalau begitu.. " Ucap Bagas.
Kemudian ia melompat ke atas dan terbang di langit-langit. Lalu ia mengangkat tangannya ke dapan dan kemudian dari telapak tangan Bagas muncul seperti cairan hitam dan mulai membentuk bola kecil seukuran bola baseball..
"Mari selesaikan ini segera..
Element kegelapan - Proyektil Ruang..! "
Lalu Bagas kembali membuat bola itu terbang menghancurkan setiap Monster di sana satu persatu
Untuk setiap Dullahan Bagas sengaja mengenai bagian yang berbeda tiap mereka. Karena ia ingin mencoba membangkitkan mereka nantinya dengan memanfaatkan bagian tubuh yang berbeda-beda..
Bagas terus terbang sambil terus menghancurkan setiap monster di sana sampai ia melihat pintu ruang Bos..
Dan ternyata alasan kenapa para monster tak ada habisnya itu karena pintu bos Dungeon ini tetap terbuka dan mengeluarkan monster secara terus menerus..
"Sial.. Ternyata Bos Dungeon ini bisa memasok monster di Dungeon, aku tak tau akan hal ini sebelumnya.. " Ucap Bagas.
"Sepertinya aku perlu berhati-hati lain kali.. "
Setelah selesai menghancurkan setiap monster di luar, Bagas langsung memasuki ruangan Bos dengan terbang..
Di sana sambil terus mengontrol proyektil itu Bagas memperhatikan sosok Bos Dungeon itu.
Itu adalah sosok tengkorak lainnya yang memakai jubah compang-camping, mahkota di kepalanya..
"No life king. . " Ucap Bagas.
Ya yang menjadi Bos kali ini adalah Raja tanpa kehidupan, No life king. Atau raja undead..
Tangannya memegang sebuah bola kristal berwarna merah kehitaman. Sementara tangan satunya lagi kosong namun terdapat lima cincin di masing-masing jaringannya.. Saat Bagas melihat itu ia cukup senang.
"Sepertinya ada hadiah lainnya telah menanti.. " Ucap Bagas.
"Karena kau menggunakan pasukan, maka aku juga akan mengeluarkan pasukan ku..
Element kegelapan - Dark Troops.. !!"
"Keluar lah pasukan ku. .!! " Teriak Bagas.
Setelah itu semua pasukan Bagas keluar dari bayangan.
Kali ini Bagas mengeluarkan semuanya, karena hampir semua berbentuk monster. Hal ini membuat pasukan Bagas mudah di kenali..
"Hancurkan semuanya..!!! " Ucap Bagas memerintah mereka.
Kemudian semua pasukannya melolong dan langsung melesat untuk menghancurkan setiap monster undead musuh.
Di sisi lain di saat pasukan Bagas mulai menyerang, No Life King itu tampak marah..
Terlihat matanya yang awalnya kosong sekarang mengeluarkan cahaya api.
Ia lalu mulai melayang di atas langit-langit sama seperti Bagas.
Lalu ia mengangkat bola Kristal itu dan kemudian banyak tentakel kegelapan mulai terbentuk di belakangnya..
Tentakel itu terlihat seperti hidup, ia langsung mengarahkan Tentankel itu ke arah Bagas seperti sebuah Cambuk..
Bagas menggunakan tombaknya untuk menghalau serangan itu, namun saat ia fokus pada tentakel itu. Bagas tidak menyadari jika No Life king itu telah menghilang dan tiba-tiba muncul di belakang Bagas.
Ia lantas menembakkan api dari tangannya dan mengenai Bagas hingga terpental..
"Sial..Teleportasi..?? Dia ternyata bisa menggunakan Teleportasi.. Ini sedikit menyusahkan"
.
.
. Bersambung.
__ADS_1