Battle Of Sky Tower

Battle Of Sky Tower
42


__ADS_3

Setelah wanita itu berkomunikasi dengan seseorang, wanita itu terlihat mengerti dengan apa yang harus di lakukan..


Kemudian ia kembali ke tempatnya sekali lagi.


"Tuan Bagas.. Bisakah anda meminta mereka menyerang beberapa target untuk memeriksa Rank Mereka juga..?? " Tanya wanita itu.


"Tak masalah.. " Ucap Bagas.


Lalu setelah itu beberapa target muncul di sana, boneka target kali ini terlihat bergerak jauh lebih cepat dan menggunakan semacam pelindung di tubuh mereka..


Bagas memerintahkan semua Wyvrin miliknya untuk mulai menyerang setiap target yang ada di sana. Masing-masing menggunakan elemen yang mereka miliki.


Tak butuh waktu lama agar mereka bisa memusnahkan semua target di sana. Setelah itu terlihat petugas wanita itu kembali menghubungi seseorang lagi, dan kemudian ia terlihat mendapat instruksi dari telfon itu.


"Baiklah Tuan Bagas, selamat anda mendapatkan Rank S dalam penilaian kali ini.. " Ucap wanita itu.


"Rank S..? Tapi bukankah saya hanya bisa mengeluarkan monster Rank A..?? " Tanya Bagas.


"Ya kami tau, namun kami memiliki penilaian tersendiri untuk hal ini.. Dan ini juga adalah keputusan dari pusat, jadi saya tak bisa membantu menjelaskan semuanya.. "


"Baiklah aku mengerti.. Kalau begitu Terimakasih.. " Ucap Bagas.


"Sama-sama.. " Ucap wanita itu.


Setelah itu ia keluar dari sana untuk menemui Hana dan Hendrik.


Namun ternyata di sana sudah ada seseorang laki-laki umur sekitar tiga puluhan yang memakai jas hitam rapih menunggu nya..


"Hallo Tuan Bagas.. " Ucap laki-laki itu.


"Anda..?? " Tanya Bagas.


"Perkenalkan.. Saya Aldo perwakilan dari Asosiasi Oruscial Forces, bisakah saya menyita waktu anda sebentar.. ?" Tanya orang itu yang ternyata salah satu orang dari Asosiasi Oruscial Forces..


"Tak masalah.. " Ucap Bagas.


"Kalau begitu silakan ikuti saya. " Ucap Aldo.


Setelah itu Tuan Aldo membawa Bagas dan yang lainnya ke salah satu ruangan di sana. Sesampainya di sana sudah ada orang lain yang menunggu mereka..


Ia terlihat berumur sekitar empat puluh tahunan, memakai pakaian rapih dengan badan tegap berisi..


Ia terlihat seperti paman ramah dengan senyumnya itu.


"Silahkan duduk dimana pun kalian suka.. "Ucap orang itu.


Bagas dan yang lainnya mengangguk dan kemudian mulai duduk di sebrang orang itu, sementara tuan Aldo berdiri di samping orang itu.


" Ini mungkin pertama kali kita bertemu, jadi saya akan me. Perkenalkan diri terlebih dahulu.. "Ucap orang itu.


" Nama saya adalah Abraham Nasution.. Kalian bisa memanggilku Abraham atau Nasution, terserah kalian.. "


"Saya disini adalah ketua dari Asosiasi Oruscial Forces di Indonesia,


Dan untuk orang ini kalian sudah kenal bukan,..? Namanya Rivaldo ali Muhammad, ia adalah asisten ku.. " Ucap Tuan Abraham.


Argus dan yang lainnya mengangguk saat itu sebagai tanggapan.


"Saya akan langsung saja pada intinya, saya mengundang Anda bertiga karena dua tujuan.. " Ucap Tuan Abraham.


"Yang pertama untuk menyampaikan pesan..


Di sini ada beberapa berkas undangan dari beberapa Guild yang sudah ada saat ini.. "


Setelah Tuan Abraham mengatakan itu, Aldo di sampingnya mengeluarkan beberapa berkas dan menyerahkan ke Bagas dan lainnya..


"Undangan Guild..?? Tapi bukankah kami baru saja mendaftarkan diri dan bahkan belum ada setengah Jam kami secara resmi mendapat kan status Pengguna M.O.P...?? " Tanya Hana.

__ADS_1


"Itu memang benar..


Namun Nona, Anda melupakan kemajuan teknologi saat ini.. Semuanya data ujian kalian sebelum nya sudah sampai pada telinga mereka.. " Ucap Tuan Abraham.


"Saya tidak munafik di sini, namun walaupun sekeras apapun saya mencoba membatasi jumlah informasi untuk keluar.. Namun entah bagaimana mereka akan dengan mudah mendapatkan informasi kalian begitu kalian secara resmi terdaftar.. "


"Seharusnya butuh waktu satu hari sampai data kalian secara resmi memasuki data Web organisasi Oruscial Forces untuk semua pengguna M.O.P.. "


"Namun selalu saja ada tikus yang membocorkan informasi sebelum kami secara resmi mengumumkan itu, dan karena itulah kami bergerak cepat untuk mendatangi kalian agar kalian tak salah memilih nantinya.."


Sementara Tuan Abraham menjelaskan, Bagas sudah Melihat-lihat daftar Guild yang menginginkan untuk mengundang mereka..


Hampir semuanya adalah Guild besar, Guild besar adalah Guild yang memiliki setidaknya dua Rank S di dalamnya. Dan biasanya itu adalah ketua dan wakil nya..


Dan diantara Guild itu Bagas melihat Nama Guild yang tak asing untuknya.. Itu adalah guild Singa Merah..


Dari namanya saja Bagas bisa menebak siapa orang di balik Guild ini. Dan benar saja saat ia melihat ke dalam data guild itu ada satu nama yang tak asing.


Leonardo..!! Orang yang sebelumnya pernah membunuh Bagas dari belakang.


"Bisakah saya melihat daftar anggota Guild ini..?? " Tanya Bagas tiba-tiba.


"Guild singa merah sari Group Fernandez kah..?? Apa kau tertarik dengan Guild itu..?? " Tanya Tuan Abraham.


"Tidak.. Namun sebenarnya saya kenal ketua Guild ini dan saya hanya penasaran.. " Ucap Bagas.


"Baiklah.. " Ucap Tuan Abraham. Lalu ia mengangguk ke arah Aldo.


Aldo kemudian mengambil berkas lainnya dan menyerahkan ke Bagas. Bagas kemudian membaca berkas itu, di sana ada beberapa nama yang ia kenal.


Salah satunya adalah Jenita, mantan pacar Bagas yang telah mengkhianati nya.. Bagas tak terlalu memperdulikan nya dan terus membaca setiap nama dan Rank mereka..


Tiba-tiba ia tertarik dengan salah satu profil anggota Guild Singa Merah itu. Ia bukan Rank tinggi atau orang penting di perusahaan atau Group Fernandez..


Namun Bagas tertarik karena melihat wajah orang itu. Kemudian ia membaca datanya.


Orang itu bernama Bandi Hasan. Dan ia salah satu orang yang masuk Guild pada awal pendirian Guild itu.


Dan alasan Bagas tertarik dengan orang itu karena orang tersebut adalah orang yang telah membunuh Hana di kehidupan sebelumnya.


Saat itu Bagas belum bergabung dengan Guild Singa Merah dan belum mendapatkan Core Kirin..


Hana yang di kehidupan sebelumnya terpaksa berhenti kuliah dan bekerja paruh waktu, namun saat Bagas hendak menjemputnya, kebetulan kendaraan miliknya bocor dan membuat ia terlambat datang.


Dan saat ia datang ia melihat Hana mengalami peristiwa perampokan dan berakhir dengan ia terbunuh waktu itu sebelum Bagas sempat menolongnya..


Bagas langsung mengejar pelakunya namun Bagas melihat jika kebetulan perampok itu yang merupakan pengguna M.O.P yang membuatnya jauh lebih cepat dari Bagas.


Namun secara kebetulan ia bertemu Leonardo di jalanan dan ia berniat merampok mobilnya, namun ia salah sasaran dan akhirnya terbunuh oleh Leo..


Itu yang di katakan Leonardo saat Bagas sampai di sana.. Pada saat itu Bagas percaya kepada Leo, dan Leo juga menawarkan batuan untuk Bagas yang merupakan masih temannya..


Bantuan itu adalah untuk membantu Bagas mengurus pemakaman Hana, dan juga Leo menawarkan Bagas masuk ke Guild miliknya..


Karena Bagas belum menyerap Coret Leo juga membantu Bagas mendapatkan Core di pelelangan, dimana Leo meminjamkan sejumlah uang untuk Bagas yang nantinya akan Bagas kembalikan dari hasil perburuan di dungeon.


Namun kali ini Bagas kembali menyadari betapa Naif dirinya di kehidupan sebelumnya... Ia saat ini sadar dan mulai memikirkan kemungkinan lainnya, sepertinya kematian Hana tak sesederhana perampokan biasa..


Dan perampok itu juga bukan secara tak sengaja bertemu Leo.. Saat Bagas memikirkan kemungkinan Leo adalah dalang dari kematian Hana, ia semakin marah saat itu..


Tanpa ia sadari ia mulai membocorkan kemampuan matanya yang tersegel itu dan ia mulai terlihat berubah seperti orang lainnya. Hal itu cukup mengejutkan untuk semua orang di sana..


Terlihat jelas saat penutup matanya terlepas dengan sendirinya tanpa Bagas sadari, mata Hitam itu membuat semua orang di sana merasa kedinginan..


Terutama untuk Tuan Abraham.. Tuan Abraham sendiri adalah seorang M.O.P yang memiliki kemampuan untuk mengubah dirinya menjadi Monster..


Dan Monster yang ia serap adalah Monster

__ADS_1


Yang merupakan Monster Rank S.. Ia sangat peka dengan aura origi setiap orang, dimana ia bisa membedakan jumlah kekuatan origin orang lain hanya dengan melihat mereka..


Dan di sini ia terkejut dengan perubahan Origin milik Bagas, selain bertambah banyak.. Itu terasa seperti sesuatu yang sangat berbahaya dan suram..


Selain itu awalnya Tuan Abraham adalah veteran perang dan mantan anggota Perwira TNI. Fisik dan mentalnya mendukung semua kekuatan miliknya untuk bisa menduduki posisi ketua Asosiasi Oruscial Forces..


Dan lokasi Dungeon itu sendiri di rahasiakan oleh pemerintah, jadi Bagas tak mengetahui lokasinya dimana ia bisa mendapatkan Core Monster


Hana tau apa yang terjadi dengan Kondisi Bagas, itu mirip dengan saat dimana Bagas kehilangan kendali seperti sebelumnya..


"Kakak.. " Ucap Hana memegang tangan Bagas agar ia sadar kembali.


"Oh.. Maaf.. " Ucap Bagas.


Ia membenarkan posisi penutup matanya sekali lagi. Dan saat ia melakukan itu Aura yang sebelumnya keluar juga menghilang..


Abraham dan Aldo memperhatikan hal itu namun mereka tak mengatakan apapun..


"Jadi..?? Apa anda sudah memutuskan sesuatu..?? " Tanya Tuan Abraham.


"Ya.. Dari awal sebenarnya kami tak berencana masuk ke Guild manapun..


Jadi kami akan menolak semua tawaran ini.." Ucap Bagas.


"Itu melegakan.. " Ucap Tuan Abraham.


"Apakah anda mengharapkan kami menolaknya juga..?? "Tanya Hana.


" Ya.. "Jawab jujur Tuan Abraham tanpa basa-basi.


" Kenapa..?? "Tanya Hana.


" Itu karena kalian bersaudara.. "Ucap Tuan Abraham.


" Apakah ada masalah jika kami bersaudara..?? " Tanya Hana.


"Jika hanya salah satu dari kalian yang memiliki hasil penilaian sebagai Rank S, maka itu sebenarnya bukan masalah.. " Jawab Tuan Abraham.


"Dan masalahnya kalian berdua adalah Rank S.. Dan aku yakin jika satu dari kalian memilih salah satu Guild itu, maka yang satunya juga akan ikut masuk bukan..?? "


Bagas dan Hana mengangguk sebagai tanggapan..


"Saat ini hampir semua kekuatan Guild seimbang, dimana hanya ada dua Rank S di masing-masing Guild.. " Ucap Tuan Abraham.


"Dan jika kalian berdua masuk ke salah satu Guild pada saat bersamaan dan di guild yang sama, maka itu akan membuat keseimbangan Guild terganggu.. "


"Mereka akan memiliki Empat Rank S di dalam guild mereka. Dan itu tidak baik untuk semua kepentingan bersama.. "


"Oh tentunya juga anda Tuan Abdul.. " Ucap Tuan Abraham sambil tersenyum.


"Abdul lagi..?? " Gumam Hendrik sambil menutupi wajahnya..


Tuan Abraham tak paham dengan respon Hendrik, ia memang dari tadi sedikit melupakan Hendrik.. Namun respon Hendrik sepertinya bukan karena hal tersebut.


Lalu taun Abraham melihat ke arah Bagas dan Hana untuk mencari jawaban..


"Jangan perduli kan dia.. "Ucap Bagas.


" Baiklah.. "Ucap Tuan Abraham


" Kalau begitu karena kalian menolak penawaran mereka maka kita akan masuk ke tujuan lainnya..Dan itu adalah untuk meminta Anda sekalian untuk masuk ke dalam Asosiasi Oruscial Forces.. "


"Kami membutuhkan orang seperti kalian di Asosiasi.. Terutama anda Tuan Bagas Kara, kami bisa melihat dari semua tindakan anda bahwa anda adalah tipe seorang pemimpin. Dan kekuatan anda saya yakin lebih dari apa yang anda tunjukkan bukan..??. "


"Jadi maukah kalian bergabung dengan kami..?? "


.

__ADS_1


.


. Bersambung


__ADS_2