Because Of Pizza

Because Of Pizza
Pengganggu


__ADS_3

Aryan, masih kesal karena Oma Rose. Apalagi Oma Rose, memutuskan untuk tinggal di rumahnya itu membuat Aryan, semakin betmood. 


Tak hanya jeweran dan ceramahnya yang panas, keadaan rumah pun semakin panas, Oma Rose, terus mengoceh dan mengatur ini itu, dari tata ruangan, dapur, hingga makanan dan masakan semuanya Oma Rose atur. 


Tari dan Aryan, hanya bisa mengangguk dan diam terus mendengarkan ucapan Oma Rose. Padahal keadaan rumah dan dapur begitu bersih dan rapi, begitu pun dengan bahan masakan yang baru saja di beli masih terlihat segar dan layak di masak.


Setelah melewati drama dan ocehan Oma Rose, membuat Aryan, dan Tari, lelah yang langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur empuknya. 


"Kamu sih kenapa telepon Oma segala jadi ribet gini, kan." Aryan, menyalahkan Tari, karena Tari, lah yang menghubungi Omanya.


"Ya maaf. Abis, kamu sih ngapain coba ada pesan kaya gitu aku kan jadi curiga." 


"Tapi gak setiap ada masalah harus telepon Oma dong." 


"Iya, iya maaf aku akui salah. udah dong jangan marah, dari pada marah mulu mending, kita buat cicit untuk Oma yuk!" Aryan, tercengang saat Tari, menggodanya. 


Aryan, pun membalikan tubuhnya menghadap Tari, yang tidur di sampingnya. "Tumben, kamu yang mulai biasanya aku yang suka mulai, masih pengen ya! Karena tadi siang gak cukup lama Hm!" Aryan, menaik-naikan ujung alisnya sambil menggoda istrinya. 


"Apaan sih! Bukan gitu, emang cewek gak boleh ngajak duluan?" ucap Tari, yang pipinya mulai bersemu merah.


"Siapa bilang, justru seneng apalagi kalau tiap hari." 


"Ish, maunya." 


"Ya jelas maulah, siapa sih yang gak mau." Aryan, tersenyum menggoda. "Ayo  kita mulai bikin cicit buat Oma." Aryan, yang menjadi agresif yang terus menempelkan tubuhnya dan terus memeluk Tari. 


"Ih, dokter mesum." 

__ADS_1


"Kamu sendiri yang ngajakin mesum." 


"Sabar dong!"


"Sudah gak sabar." 


"Adu, du du du duh, sayang pelan-pelan." Tari, mengomel saat Aryan, membuka pakaiannya dengan paksa dan membuat dirinya sakit.


"Husst … jangan berisik sayang nanti Oma denger." bisik Aryan, seraya menyimpan telunjuknya pada bibir Tari. Namun, karena mereka terlalu berisik membuat suara Oma Rose kembali terdengar. 


Tok, tok, tok,


"Aryan … Tari …."


"Ish, Oma, ganggu saja," umpat Aryan, yang baru saja ingin menyatukan aset miliknya dengan aset milik Tari, namun harus tertahan karena seruan Oma Rose. 


"Aryan … kalian ngapain sih berisik banget!" 


"Biarin saja sayang lagi tanggung." Aryan, tidak ingin mendengar ocehan Omanya namun suara Oma Rose terus saja mengganggunya. 


"Aryan … Tari …." 


"Astaga Oma …." Aryan, semakin kesal. Atas bawahnya kembali cenat cenut karena gagal dan gagal untuk melakukan pencetakan anak hingga Aryan, terpaksa berhenti dan turun dari ranjang yang hanya memakai boxernya lalu berjalan membuka, kan pintu.


"Oma, jangan ganggu please." 


"Abis suaranya terdengar, ribut-ribut gitu Oma jadi terganggu ah." 

__ADS_1


"Aduh Oma, emang Oma lagi ngapain sih! Bukannya tidur." 


"Oma lagi nonton BTS kesukaan Oma." Aryan, tercengang. 


"Oma, inget umur ngapain nonton BTS kaya anak muda aja." 


"Oma belum tua-tua banget kok!" 


"Ya tuhan, punya Oma kaya gini," gumam Aryan lirih  


"Kamu lagi ngapain sih! Abis mandi? Kok gak pakai baju." 


"Lagi buat cicit untuk Oma, jadi jangan ganggu," ucap Aryan, yang langsung menutup kembali pintu kamarnya membuat Rose terkejut.


"Buat cicit! Buat cicit kok berisik begitu gimana cara bikinnya. Aryan, pelan-pelan jangan kenceng-kenceng nanti roboh loh, ranjangnya." teriak Oma Rose di balik pintu. 


"Oma …." teriak Aryan, kesal karena terus saja di ganggu. 


"Aduh! Marah kayanya. Udah ah lanjut nonton BTS lagi. Oh Jungkook ku." Oma Rose kembali berlari menuju ruang tv untuk menonton k-pop kesukaannya. 


Sedangkan Aryan, kembali melanjutkan program pembuatan cicit untuk Omanya. Yang terus memompa aset miliknya tanpa henti membuat Tari, merasa lelah sehingga nafasnya terasa sesak dan tersengal-sengal. Peluh keringat membasahi tubuh keduanya. 


Sedangkan Oma Rose, dia asyik menari dan bernyanyi mengikuti alunan lagu yang Jungkook nyanyikan.


...----------------...


Menolak tua ya Oma hehe

__ADS_1


Ternyata Oma penggemar Jungkook Uh ... Oma 😘.


Jangan lupa like dan komentarnya ya buat Oma, hehe


__ADS_2