Become Rich With System

Become Rich With System
Bab 25


__ADS_3

Beberapa jam sebelumnya.


"Hei, bukankah itu tuan muda kedua dari keluarga Blake?"


"Benar, dia sepertinya dihajar oleh pria yang baru saja pergi."


"Tunggu, bukankah wanita yang bersama pria tadi itu Helen?"


"Ckck, ini berita besar, tuan muda kedua dari keluarga Blake dihajar karena seorang wanita."


Ryan segera menatap mereka dengan tajam ketika mendengar percakapan yang mereka lakukan, orang-orang itu segera diam dan menjauh, mereka tidak berani menyinggung tuan muda kedua dari keluarga Blake.


Ryan kemudian bangun dari tempatnya setelah melihat kepergian Lukas dan Helen, dia memandang mereka berdua dengan api kemarahan terpancar dimatanya. Dia sangat membenci Lukas karena sudah mengambil Helen, bahkan dia juga menghajarnya didepan umum.


"Kalian berdua, aku akan membalas atas rasa malu ini."


Dia kemudian mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang, begitu panggilan terhubung, dia segera berkata:


"Snake, bantu aku menghajar seseorang!"


"Tuan muda kedua, siapa yang berani menyinggung Anda di Pearl City ini?" Tanya Snake dari sisi lain telepon.


"Aku juga kurang tau tentangnya, tapi aku ingin memberinya pelajaran karena telah berani mempermalukanku!"


Mendengar itu Snake pun berkata, "Tenang saja tuan muda kedua, saya akan memastikan orang itu membayar atas perbuatannya."


"Informasi orang ini sangat minim, jadi aku akan mengirim lokasi yang akan dilewatinya nanti. Aku akan meminta orang-orangku untuk mengikutinya."


Ryan sama sekali tidak mengetahui informasi apapun tentang Lukas, jadi untuk saat ini, dia hanya bisa melakukannya dengan cara itu.


"Baiklah, tuan muda kedua. Hubungi saya lagi ketika Anda sudah mendapatkan lokasi yang akan dilaluinya."


Ryan mengakhiri panggilan dengan Snake setelah itu, kemudian dia menghubungi orang-orang dari keluarganya dan meminta mereka untuk mengikuti Lukas, dia juga mengirimkan gambar mobil Lukas pada mereka.


Ryan kebetulan melihat mobil Lukas lewat dari kaca restoran, jadi dia segera mengambil gambar mobil tersebut dan mengirimkannya pada orang-orang dari keluarganya.


"Heh, Helen, jangan harap kau bisa lepas dariku!"

__ADS_1


Ryan tidak berniat melepaskan Helen sama sekali, dia sudah sangat lama mengejarnya, namun selalu ditolak. Tapi dia tidak mungkin menyerah begitu saja, dia akan mendapatkan Helen bagaimanapun caranya.


"Jika dengan cara halus tidak bisa mendapatknmu, maka aku akan menggunakan cara kasar!"


Ryan sudah tidak peduli lagi dengan cara apa dia mendapatkan Helen, dia akan menggunakan segala cara bahkan dia akan menggunakan kekerasan untuk bisa mendapatkannya.


"Dan untuk pria yang menjadi pacarmu, aku akan membuatnya mengerti apa itu keluarga Blake, dia sudah sangat lancang meremehkan keluarga Blake!"


Kemarahan Ryan terhadap Lukas sudah tak terbendung lagi, Ryan tidak akan melepaskan Lukas dengan mudah karena sudah meremehkan keluarga Blake. Tidak hanya itu, Lukas bahkan berani menghajarnya didepan umum dan membuatnya menanggung malu.


"Aku akan membuatnya berlutut dan menjilati kakiku! Aku juga akan meniduri Helen dihadapannya!" Ryan sudah menyiapkan hukuman untuk Lukas.


Dia akan membuat Lukas kehilangan harga dirinya, dan setelah itu dia akan membunuhnya. Dia tidak akan melepaskan Lukas setelah mempermalukannya didepan umum.


"Hahaha, aku sudah tidak sabar untuk meniduri Helen dihadapannya." Ryan tertawa layaknya seorang penjahat.


Hanya dengan memkirkan dia meniduri Helen saja membuat ada tonjolan di celananya, melihat ada tonjolan itu membuat Ryan ingin melampiaskannya dengan wanita.


"Sepertinya aku harus meniduri wanita untuk melampiaskan hasratku yang sudah membara karena memikirkan Helen."


Ryan segera pergi ke hotel untuk meniduri seorang wanita agar hasratnya terpenuhi.


Sementara itu di tempat Snake.


Setelah menerima panggilan dari Ryan, Snake segera memanggil Louis dan bawahannya, dia segera memerintahkan mereka untuk menghajar seseorang.


"Louis, persiapkan dirimu. Ada pekerjaan penting yang harus kau lakukan."


"Kakak, pekerjaan apa itu?" Tanya Louis.


"Ini mudah saja bagimu, pekerjaan kali ini adalah menghajar seseorang. Aku yakin kau sudah terbiasa dengan itu." Kata Snake, dia tau Louis kurang pintar jika menyangkut sesuatu yang lain, namun untuk masalah berkelahi, Louis cukup bisa diandalkan.


"Kakak, yakinlah! Kami akan melakukan pekerjaan ini dengan baik." Louis berkata dengan penuh percaya diri.


Louis sangat yakin bisa melakukan pekerjaan tersebut, dia sudah terbiasa dengan berkelahi, jadi dia sangat percaya diri bisa menghajar orang tersebut.


'Asalkan bukan orang itu, siapapun akan aku hajar,' Louis mau tidak mau memikirkan Lukas.

__ADS_1


Dia dan para bawahannya sudah sangat trauma dengan Lukas, mereka bahkan tidak berani lagi ke lokasi tempat mereka bertemu dengan Lukas sebelumnya. Pukulan Lukas sudah sangat melekat dihati mereka.


"Hmm, aku baru pertama kali melihatnya." Kata Snake setelah melihat ada orang yang tidak dikenalnya diantara bawahan Louis.


"Kakak, ini adalah orang yang baru saja bergabung dengan kami. Hei, perkenalkan dirimu pada kakak Snake." Louis memanggil orang baru tersebut dan menyuruhnya memperkenalkan diri pada Snake.


Pria itu segera maju menghadap Snake dan memperkenalkan dirinya, "Kakak Snake, nama saya Ronny. Saya baru bergabung dengan Bos Louis beberapa hari lalu."


Jika Lukas ada disana, dia akan mengenali orang tersebut, ya, orang itu adalah Ronny yang sama yang dihajar oleh Lukas beberapa waktu lalu, mantan suami Monica, meski mereka belum resmi bercerai, namun Monica sudah tidak menganggapnya sebagai suaminya lagi.


"Apakah dia bisa berkelahi?" Snake tidak yakin kalau Ronny bisa berkelahi karena penampilannya.


Penampilan Ronny biasa saja, tidak ada yang istimewa darinya. Badannya juga tidak besar seperti bawahan Louis yang lain, jadi Snake tidak yakin dengan kemampuan bertarungnya.


"Kakak, dia memang tidak bisa berkelahi. Namun dia cukup pintar, sebelumnya dia bekerja sebagai pekerja kantoran." Louis menjelaskan.


Snake mengangguk dan memerintahkan Ronny kembali ke tempatnya semula, "Jadi begitu, kembalilah ke tempatmu."


"Baik!" Ronny segera kembali ke tempatnya semula.


Beberapa saat kemudian, Snake mendapatkan pesan dari Ryan. Ryan memberikan lokasi yang akan dilewati oleh Lukas.


"Louis, pergilah ke jalan xxxx dan cegat mobil mewah yang melewati daerah itu. Setelah itu hajar dia hingga babak belur."


Snake segera memberikan perintah pada Louis setelah mendapatkan pesan dari Ryan. Ryan memerintahkannya untuk membuat Lukas babak belur.


"Mobil mewah? Apakah kita akan menghajar anak dari keluarga kaya?" Tanya Louis, dia sedikit ragu setelah mendengar itu.


Jika mereka menghajar anak dari keluarga kaya, mungkin mereka tidak akan bisa menginjakkan kaki lagi di Pearl City. Karena keluarga kaya dapat dengan mudah memerintahkan banyak orang untuk membalas dendam pada mereka.


"Jangan khawatir, kita mendapatkan dukungan dari keluarga Blake. Siapa yang berani dengan keluarga Blake di Pearl City ini? Bahkan keluarga Lawrence akan berpikir dua kali untuk menghadapi mereka." Kata Snake dengan yakin.


Meski keluarga Lawrence adalah yang terkuat di Pearl City, namun mereka tidak akan berani melawan keluarga Blake tanpa berpikir dua kali. Jika mereka melawan keluarga Blake tanpa pikir panjang, mungkin mereka yang akan hancur.


Bahkan jika mereka menang, keluarga mereka akan mengalami kerugian yang sangat besar. Pada saat itu banyak keluarga kaya kelas dua yang akan menggantikan mereka, kemudian mereka akan butuh waktu yang sangat lama untuk bisa kembali.


"Kalau begitu tidak masalah." Louis akhirnya tentang setelah mendengar penjelasan dari Snake.

__ADS_1


Dia kemudian mengajak semua bawahannya untuk pergi ke lokasi yang dikirimkan Ryan, "Ayo semuanya, kita beri orang itu pelajaran! Tapi ingat, jangan sampai kita membunuhnya."


__ADS_2